Connect with us

Lifestyle

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Bagi Anda yang menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, perlu menjaga pola hidup sehat dengan rutin berolahraga. Salah satu olahraga untuk penderita hipertensi, yaitu senam. Apa saja manfaat yang dapat diperoleh dari senam untuk penderita hipertensi? Apa saja gerakan senam yang bisa dilakukan?

Manfaat senam untuk penderita hipertensi

Seseorang disebut memiliki hipertensi atau tekanan darah tinggi bila memiliki tekanan darah sebesar 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Sementara tekanan darah normal berkisar di angka 120/80 mmHG

Tekanan darah yang terlalu tinggi akan mengganggu sirkulasi darah. Hal ini bisa mengakibatkan komplikasi hipertensi dan kondisi kesehatan yang lebih parah, seperti penyakit jantung, stroke, atau bahkan kematian.

Oleh karena itu, seseorang yang menderita hipertensi perlu menjaga tekanan darahnya tetap terkendali agar risiko komplikasi dapat berkurang. Selain mengonsumsi makanan untuk penderita hipertensi, olahraga rutin pun harus dilakukan.

Advertisement

Senam merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan untuk penderita hipertensi. Pasalnya, olahraga ini membuat tubuh Anda melakukan banyak pergerakan, tetapi tetap aman.

gerakan senam

The Blood Pressure Association dari Inggris menyatakan, seseorang dengan tekanan darah tinggi harus dapat meningkatkan aktivitas fisiknya dengan cukup aman. Aktivitas fisik yang meningkat dan rutin dilakukan dapat mengurangi tekanan darah seseorang.

Hal ini bisa terjadi karena aktivitas fisik, seperti senam, dapat memperkuat jantung. Dengan jantung yang kuat, aliran darah yang dipompa jantung ke seluruh tubuh dapat berjalan dengan baik tanpa perlu ada upaya keras dari jantung. Secara bersamaan, jantung yang kuat dapat mengurangi tekanan darah ke arteri.

Advertisement

Selain itu, senam pun memiliki manfaat lainnya bagi kesehatan fisik dan mental, yaitu:

  • Meningkatkan fleksibilitas atau kelenturan tubuh.
  • Memperkuat tulang.
  • Meningkatkan kepercayaan diri.
  • Meningkatkan fungsi kognitif, seperti konsentrasi dan fokus.
  • Meningkatkan kedisiplinan dan kemampuan sosial.

Macam-macam senam untuk penderita hipertensi

Untuk mengurangi tekanan darah tinggi, senam perlu dilakukan secara rutin. Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga bulan dalam melakukan olahraga senam untuk dapat melihat dampaknya pada tekanan darah.

Banyak jenis senam yang bisa dilakukan untuk penderita hipertensi. Berikut ini senam-senam yang bisa Anda lakukan untuk dapat mengurangi tekanan darah Anda:

1. Senam aerobik

aerobik

aerobik

Salah satu jenis senam yang dikenal banyak orang, yaitu senam aerobik. Senam aerobik merupakan salah satu jenis dari olahraga aerobik. Adapun olahraga aerobik lainnya, seperti jalan cepat, joging, bersepeda, atau berenang.

Sebagaimana jenis olahraga aerobik lainnya, senam aerobik berkaitan dengan kerja jantung. Aktivitas fisik ini mengontrol jumlah oksigen yang masuk ke otot yang dapat membantu membakar kalori serta meningkatkan detak jantung. Detak jantung yang meningkat dapat pula meningkatkan pemompaan darah ke seluruh tubuh.

Advertisement

Senam aerobik merupakan serangkaian gerak yang diiringi dengan musik. Biasanya senam ini dipandu oleh instruktur dan peserta senam tinggal mengikuti gerakannya. Bagi penderita hipertensi, senam aerobik yang dianjurkan, yaitu low-impact aerobic atau senam aerobik yang dilakukan dengan intensitas ringan.

Lakukanlah senam aerobik secara rutin, paling tidak 30 menit setiap hari. Dengan senam aerobik yang rutin, jantung Anda akan semakin kuat dan tekanan darah Anda akan semakin terkontrol.

2. Senam lantai

gerakan senam lantai

gerakan senam lantai

Berbeda dengan senam aerobik, senam lantai tidak diiringi dengan musik. Sebagaimana namanya, senam lantai dilakukan sepenuhnya di atas lantai dengan menggunakan alas matras.

Senam lantai dapat meningkatkan aktivitas fisik penderita hipertensi tanpa perlu menggunakan banyak energi. Olahraga ini pun bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran fisik dan kemampuan gerak serta meningkatkan kekuatan, kelenturan, kelincahan, dan keseimbangan tubuh.

Advertisement

Gerakan senam lantai biasanya terdiri dari berguling, melompat, bertumpu pada tangan atau kaki untuk menjaga keseimbangan serta gerakan lainnya. Sebaiknya lakukanlah senam lantai bersama dengan instruktur agar dapat melakukan gerakan dengan tepat untuk menghindari cedera.

3. Senam irama

rhytmic gymnastics

rhytmic gymnastics

Serupa dengan senam aerobik, senam irama pun menggunakan irama musik untuk mengiringi gerakannya. Senam irama atau yang juga disebut dengan senam ritmik merupakan perpaduan antara seni dan olahraga, dengan adanya unsur dansa atau balet.

Senam irama bisa dilakukan tanpa alat atau dengan alat. Alat yang sering digunakan, yaitu tongkat, bola, pita, atau alat lainnya. Seni pada senam ini membuat senam irama digemari oleh banyak wanita.

Senam irama membutuhkan kelenturan, kelincahan, dan kekuatan tubuh dalam setiap gerakannya. Oleh karena itu, berlatih senam irama secara rutin dapat menjaga keburagan tubuh bagi penderita hipertensi.

Advertisement

4. Senam tera

olahraga untuk lansia

olahraga untuk lansia

Salah satu senam yang dikenal di Indonesia, yaitu senam tera. Senam tera adalah olahraga fisik dan mental yang menggabungkan gerakan tubuh dengan teknik pernapasan.

Gerakan-gerakan pada senam tera dilakukan secara teratur dan harmonis. Adapun beberapa studi menunjukkan aktivitas fisik yang teratur dapat menurunkan tekanan darah seseorang. Selain itu, meski dilakukan secara perlahan dan tidak menghasilkan banyak keringat, senam ini juga dapat menjaga kebugaran tubuh.

Senam tera umumnya merupakan olahraga untuk lansia karena minim risiko cedera. Namun, bagi penderita hipertensi, senam ini pun cocok dilakukan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan senam hipertensi

Sebelum memulai senam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi penderita hipertensi. Hal ini perlu dilakukan agar aman untuk tubuh Anda dan manfaatnya untuk menurunkan darah tinggi pun dapat terasa secara maksimal.

Advertisement

Ada baiknya penderita darah tinggi berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memulai program olahraga atau senam. Dokter akan memberikan panduan olahraga atau senam yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

  • Mulai senam hipertensi dengan pemanasan

Perlu diingat, apapun olahraga atau senam yang ingin Anda lakukan, Anda harus memulainya dengan pemanasan. Pemanasan dapat membuat tubuh Anda lebih fleksibel, sehingga Anda lebih mudah dalam bergerak serta membantu Anda mencegah cedera saat berolahraga.

  • Segera ke dokter bila muncul gejala

Meski olahraga, seperti senam, dibutuhkan untuk penderita hipertensi, Anda pun perlu segera berhenti berolahraga bila mengalami tanda atau gejala tertentu. Gejala tersebut, seperti nyeri dada, leher, rahang, atau lengan, sesak nafas, pusing atau pingsan, atau detak jantung yang tidak teratur.

Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah senam telah memengaruhi tekanan darah Anda, yaitu rutin mengecek tekanan darah Anda. Periksalah tekanan darah Anda ke dokter atau gunakan alat untuk mengukur tekanan darah di rumah.

Bila Anda memiliki alat ukur tekanan darah, Anda bisa mengukur tekanan darah Anda sebelum dan setelah berolahraga secara rutin setiap hari. Meski demikian, Anda pun perlu tetap berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan hipertensi Anda dengan tepat.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport10 jam ago

Hasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick

Nasional12 jam ago

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif

Opini13 jam ago

Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?

Banten13 jam ago

Pelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif

Nasional1 hari ago

MA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah

Hukum1 hari ago

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional2 hari ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten2 hari ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintahan3 hari ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pemerintahan3 hari ago

Pilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026

Sport3 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Melbourne Victory 2-0 di ACL Two, Balsa Sekulic Cetak Brace

Nasional4 hari ago

LSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas

azerbaijan_stockers, Fresh milk in a mug and jug on wooden table (Magnific)
Lifestyle4 hari ago

Kandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga

Banten4 hari ago

Amal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten

Pemerintahan4 hari ago

porprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026

Serba-Serbi4 hari ago

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini, Rabu 28 Oktober 2026: Setu Berpotensi Hujan Sedang

Serba-Serbi4 hari ago

Teks Sumpah Pemuda

Nasional4 hari ago

Hery Haryanto Azumi Apresiasi Konser Andrea Bocelli, Serukan Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Jabodetabek1 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Serba-Serbi5 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport5 hari ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport6 hari ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Populer