Connect with us

Lifestyle

Mengapa Belum Ada Kasus Novel Coronavirus di Indonesia?

Sejak kemunculannya pada akhir 2019, novel coronavirus telah menginfeksi lebih dari 30.000 orang dari 28 negara. Berdasarkan data Worldometer, penyebaran virus ini tidak hanya meliputi negara-negara di Asia, tapi juga Eropa seperti Spanyol dan Belgia. Akan tetapi, mengapa hingga kini tidak ada kasus novel coronavirus di Indonesia?

Mungkinkah novel coronavirus menyebar di Indonesia?

Sumber: Business Insider Singapore

Novel coronavirus yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok, adalah bagian dari famili virus berukuran besar yang disebut coronavirus. Virus berkode 2019-nCoV ini biasanya ditemukan pada mamalia dan menjadi penyebab sejumlah gangguan pernapasan.

Sebagian besar coronavirus memicu gangguan pernapasan umum seperti flu dan pilek. Namun, tipe coronavirus lain bisa memicu penyakit yang lebih berbahaya seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) atau Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang sempat merebak di Indonesia tahun 2003.

Penyebaran coronavirus penyebab SARS, MERS, dan wabah yang berasal dari Wuhan sama-sama berawal dari hewan. Pada kasus SARS, virus yang menjangkiti kelelawar berpindah ke musang, lalu berpindah lagi ke manusia yang mengonsumsinya.

Novel coronavirus yang ditemukan di Wuhan juga diduga kuat berasal dari kelelawar. Peneliti di Tiongkok meyakini bahwa virus ini awalnya berpindah dari kelelawar ke ular. Kemudian, penularan terjadi ke manusia yang mengonsumsi ular.

Advertisement

Konsumsi ular mungkin terdengar tak lazim. Namun, faktanya ada banyak negara yang memiliki minat besar terhadap konsumsi daging hewan liar, termasuk Indonesia. Selain ular, peminat daging hewan liar mungkin juga tidak asing dengan kelelawar, tikus, dan musang.

Hewan-hewan tersebut hanyalah segelintir contoh dari sekitar 100 jenis hewan liar yang dijual di Pasar Huanan, Tiongkok. Pasar ini diyakini menjadi titik awal penyebaran novel coronavirus. Mengingat Indonesia pun memiliki pasar hewan liar, novel coronavirus mungkin saja dapat menyebar di sini.

Coronavirus kemungkinan pernah ada di Indonesia

Sumber: Wikimedia Common

Novel coronavirus memiliki peluang menyebar ke Indonesia melalui kelelawar pemakan buah. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. drh. Agus Setiyono, M.S., Ph.D, APVet, ahli patologi Fakultas Kedokteran Hewan IPB, sebagaimana dikutip dari Kompas.

Ia melakukan penelitian dengan Pusat Penelitian dan Pengendalian Zoonosis Hokkaido University, Jepang, untuk mengetahui jenis virus yang menjangkiti kelelawar pemakan buah. Mereka mengambil sampel kelelawar dari beberapa wilayah di Indonesia.

Penelitian tersebut menemukan adanya enam virus baru pada kelelawar pemakan buah di Indonesia, salah satunya adalah coronavirus. Sementara itu, lima virus lainnya yakni:

Advertisement
  • polyomavirus
  • alphaherpesvirus
  • gammaherpesvirus
  • bufavirus
  • paramyxovirus

Coronavirus pada kelelawar pemakan buah di Indonesia memang bukan virus yang sama dengan novel coronavirus di Tiongkok. Meski demikian, ini membuktikan bahwa famili coronavirus pernah ada di Indonesia dan mungkin dapat menyebar kembali.

Prof. Agus juga menyatakan bahwa kelelawar dapat berpindah habitat ke wilayah yang jauh mengikuti musim buah di wilayah tersebut. Ia menyarankan masyarakat Indonesia agar tidak bersentuhan dengan kelelawar, apalagi mengonsumsinya guna mencegah penyebaran coronavirus.

Lalu, mengapa novel coronavirus belum ditemukan di Indonesia?

pasien suspek coronavirus

pasien suspek coronavirus

Belum ada penelitian yang dapat menjelaskan mengapa kasus novel coronavirus tidak terdengar di Indonesia. Sebagian besar ilmuwan hanya melempar dugaan berdasarkan faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan virus bertahan hidup.

Menurut beberapa sumber, berikut adalah faktor-faktor yang mungkin memengaruhi penyebaran coronavirus di Indonesia:

1. Suhu udara

Menurut penelitian dalam jurnal Clinical Microbiology Reviews, virus memperbanyak diri dengan lebih cepat pada suhu di bawah 37 derajat celsius. Studi lain pun menyebutkan bahwa suhu terbaik bagi penyebaran virus influenza adalah 5 derajat celsius.

Advertisement

Coronavirus bisa saja menyebar di Indonesia, tapi Indonesia merupakan negara tropis dengan rata-rata suhu udara yang cukup tinggi. Suhu yang tinggi tersebut mungkin saja menghambat penyebaran sejumlah virus, termasuk coronavirus.

Virus penyebab flu biasanya juga lebih mudah menyebar pada udara yang dingin dan kering. Ini sebabnya orang-orang lebih sering terjangkit flu pada akhir tahun ketika suhu udara menurun dan musim penghujan dimulai.

2. Paparan sinar matahari

Sinar ultraviolet (UV) dari matahari telah lama digunakan sebagai desinfektan alami, umumnya pada produksi air minum kemasan dan fasilitas medis. Dr. William Schaffner, spesialis penyakit infeksi di Vanderbilt University School of Medicine di Tenessee, AS, turut menyebutkan bahwa sinar UV juga berpotensi membunuh virus.

Berbeda dengan negara-negara yang lebih dingin, penyebaran coronavirus di Indonesia bisa jadi terhambat karena Indonesia terpapar sinar matahari sepanjang tahun. Sinar matahari memancarkan radiasi yang bisa menguraikan protein, mengubah struktur, dan menurunkan kemampuan virus dalam menginfeksi. 

Advertisement

Kendati demikian, perlu diketahui bahwa coronavirus adalah virus yang mengandung RNA, bukan DNA. Virus RNA biasanya lebih tahan terhadap sinar matahari. Maka dari itu, hubungan antara sinar matahari dan coronavirus masih perlu dikaji lebih lanjut.

3. Daerah tidak terjangkau penyebaran virus

Spesialis mikrobiologi klinik RS Universitas Indonesia, dr. R. Fera Ibrahim, M.Sc., Ph.D., Sp.MK, menyatakan bahwa kepadatan penduduk dan akses beberapa wilayah di Indonesia berperan penting dalam penyebaran novel coronavirus.

Menurutnya, semakin padat penduduk suatu wilayah dan baik aksesnya, semakin besar kemungkinan novel coronavirus menyebar. Sebaliknya, wilayah di Indonesia yang agak terpencil atau jauh dari kepadatan justru mendapatkan ‘keuntungan’ karena virus lebih sulit menyebar.

Meskipun Indonesia memiliki sejumlah faktor yang dapat menghambat penularan novel coronavirus, negara ini tidak sepenuhnya terlepas dari risiko penyebaran wabah. Oleh sebab itu, masyarakat tetap perlu melakukan upaya pencegahan dan membatasi paparan terhadap pasien terinfeksi maupun hewan yang bisa menyebarkan virus.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport51 menit ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport57 menit ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport1 jam ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif1 jam ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini16 jam ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional20 jam ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif21 jam ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Interior Nyaman, Fitur Lengkap, dan Desain Gagah
Otomotif21 jam ago

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap

Nasional21 jam ago

Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?

Nasional22 jam ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Nasional23 jam ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Nasional23 jam ago

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Nasional23 jam ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional23 jam ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Pemerintahan1 hari ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional2 hari ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport2 hari ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 hari ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 hari ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer