Connect with us

Lifestyle

Mengenal Hyperglycemic Hyperosmolar State (HHS) pada Orang Diabetes

Tingginya kadar gula darah pada penyakit diabetes melitus dapat menyebabkan komplikasi  serius yang mengancam nyawa. Jika kadar gula darah dibiarkan tinggi dalam waktu lama, diabetesi (penderita diabetes) bisa mengalami Hyperosmolar Hyperglycemic State (HHS) atau hiperglikemi hiperosmolar nonketotik. Kondisi ini ditandai dengan gejala buang air secara menerus sampai mengalami dehidrasi parah sehingga membutuhkan pertolongan medis darurat. 

Penyebab penderita diabetes mengalami HHS

HHS atau hiperglikemi hiperosmolar nonketotik merupakan komplikasi yang muncul pada diabetes tipe 2. Namun, HHS adalah komplikasi yang sebenarnya jarang terjadi dibandingkan komplikasi diabetes lainnya.

Hyperosmolar Hyperglycemic State terjadi ketika kadar gula di dalam darah penderita diabetes terlalu tinggi. Pada kondisi HHS, gula darah biasanya telah naik secara ekstrem hingga mencapai 600 mg/dL (33.3 mmol/L). Padahal kadar gula darah normal adalah di bawah 100 mg/dL atau kurang dari 140 mg/dL setelah makan.

Meskipun ditandai dengan tingginya kadar gula darah, penyebab HHS pada diabetes tidak semata disebabkan kelalaian menjaga gula darah dari penerapan gaya hidup sehat.

Advertisement

Menurut studi dari jurnal American Family Phisician terdapat berbagai faktor lain yang dapat memicu kenaikan gula darah penderita diabetes menjadi sangat ekstrem, seperti:

  • Penyakit infeksi, seperti pneumonia, infeksi saluran kencing, dan sepsis 
  • Obat-obatan diuretik yang menurunkan toleransi gula dalam tubuh atau membuang cairan dari tubuh
  • Kondisi diabetes yang tidak terdiagnosis sejak lama
  • Keberadaan penyakit kronis lain, seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan fungsi ginjal
  • Tidak menjalani pengobatan diabetes seperti yang dianjurkan dokter
  • Penderita diabetes tipe 2 yang berusia di atas 65 tahun

Ketika gula di dalam darah terlalu tinggi, ginjal akan mencoba mengeluarkan kelebihan gula yang menumpuk melalui urine.

Pada kondisi HHS, pembuangan gula darah melalui urine yang terlalu sering lantas menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan sehingga mengalami dehidrasi.

Alih-alih menurunkan kadar gula darah, kondisi dehidrasi malah mengakibatkan ketidakseimbangan cairan di dalam tubuh sehingga darah menjadi terlalu kental (hiperosmolaritas). Pengentalan darah selanjutnya dapat menimbulkan pembengkakan pembuluh darah (edema) di otak.

Tanda-tanda dan gejala dari HHS

Gejala HHS

Hyperosmolar Hyperglycemic State memang merupakan kondisi dehidrasi berat yang membutuhkan penanganan darurat, tapi Anda tetap bisa mewaspadai kemunculannya melalui beberapa gejala.

Advertisement

HHS biasanya berkembang dalam hitungan hari hingga minggu. Gejala HHS akan semakin memburuk dari hari ke hari, seperti:

  • Tingginya kadar gula darah hingga mencapai 600 mg/dL
  • Rasa haus yang berlebihan
  • Mulut kering
  • Buang air kecil terus-menerus
  • Kulit kering dan terasa hangat
  • Demam
  • Kelelahan dan lemas
  • Halusinasi
  • Penurunan penglihatan
  • Kehilangan kesadaran

12 Gejala Umum Diabetes yang Bisa Dikenali Sejak Dini

Perbedaan HHS dengan ketoasidosis diabetik

Kondisi HHS dan gejalanya memiliki kemiripan dengan komplikasi diabetes lain seperti ketoasidosis diabetik. Keduanya sama-sama menimbulkan gejala sering buang air kecil dan dehidrasi.

Akan tetapi, ketoasidosis diabetik merupakan komplikasi yang umum terjadi pada diabetes tipe 1. Pada kondisi tersebut, pengeluaran gula darah melalui urine menyebabkan penumpukan zat keton (asam darah) dari pembakaran lemak karena kurangnya hormon insulin.

Pada diabetes tipe 2, yang terjadi justru sebaliknya, hormon insulin berlebih di dalam darah karena insulin tidak bekerja optimal (resistansi insulin) sehingga tidak menyebabkan penumpukan keton. Oleh karena itu Hiperosmolar Hyperglycemic State ini dikenal juga dengan Hiperglikemi Hiperosmolar Nonketotik (HHNK).

Advertisement

Kapan perlu menemui dokter?

Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter ketika kadar gula darah terus tinggi atau naik dari target kadar gula darah yang semestinya. Terutama jika Anda mengalami beberapa gejala HHS seperti yang telah disebutkan.

Sementara itu segera cari pertologan ke unit gawat darurat jika mengalami tanda dan gejala HHS seperti:

  • Kadar gula darah mencapai 400 mg/dL meskipun telah minum obat sesuai yang dianjurkan dokter
  • Penurunan penglihatan
  • Kejang-kejang 
  • Kehilangan kesadaran

HHS dapat menyebabkan koma diabetes

Gejala dehidrasi akibat HHS dapat menyebabkan penurunan jumlah cairan di dalam tubuh secara drastis.

Pada ulasan ilmiah dari peneliti The Brooklyn Hospital Center dijelaskan bahwa kondisi dehidrasi parah membuat cariran tubuh mengental dan dapat mengakibatkan pembengkakan di otak (edema otak). Pada anak-anak kondisi edema otak dapat berakibat fatal hingga menyebabkan koma diabetik.

Bagaimana menangani Hiperglikemi Hiperosmolar Nonketotik

Infus untuk HHS

Infus untuk HHS

HHS merupakan komplikasi diabetes yang membutuhkan pertolongan medis darurat. Untuk mengobati HHS, dokter akan melakukan:

Advertisement
  • Memasukkan cairan dalam jumlah banyak melalui infus untuk mengatasi dehidrasi.
  • Memberikan insulin untuk menurunkan atau menstabilkan kadar gula darah.
  • Memberikan elektrolit berupa kalium, fosfat, atau natrium melalui pembuluh darah atau infus untuk mengembalikan fungsi sel-sel di dalam tubuh. 

Jika terjadi gangguan pada organ tubuh lainnya, seperti gangguan fungsi ginjal dan jantung, dokter  akan memberikan pengobatan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Cara mencegah komplikasi HHS pada diabetes

Hal terpenting yang perlu dilakukan untuk mencegah komplikasi HHS dari penyakit diabetes adalah dengan menjaga kadar gula darah tetap normal, terutama pada saat sakit dan mengalami penyakit infeksi.

Anda dapat melakukan beberapa hal berikut untuk mencegahnya:

  • Menjalani pengobatan diabetes secara teratur.
  • Mematuhi anjuran pola makan sehat untuk diabetes.
  • Berolahraga secara rutin. 
  • Selalu mengikuti jadwal kontrol kondisi diabetes ke dokter.
  • Mewaspadai gejala awal dari HHS 
  • Memeriksa kadar gula darah Anda secara teratur, terutama jika Anda merasa sakit.
  • Segera menemui dokter ketika mengetahui kadar gula darah sudah terlalu tinggi.
  • Beri tahu keluarga, teman, rekan kerja, atau orang terdekat Anda mengenai tanda-tanda dari HHS dan minta mereka untuk mencari pertolongan medis sesegera mungkin.

Hiperglikemi Hiperosmolar Nonketotik merupakan salah satu komplikasi diabetes tipe 2 yang menyebabkan dehidrasi parah. HHS bisa mengarah pada kondisi yang mengancam nyawa seperti koma diabetes.

Sebagaimana komplikasi diabetes lainnya, kondisi ini tetap bisa dicegah. Namun, Anda perlu mengenali gejalanya dengan baik sehingga bisa lebih waspada akan kemunculan komplikasi ini.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional2 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport5 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis8 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis8 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis8 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis8 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis8 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis8 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis8 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis8 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis8 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis8 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis8 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis9 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis9 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis9 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan9 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional9 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan10 jam ago

Benyamin Davnie Paparkan Prioritas RAPBD Tangsel 2027: Penanganan Banjir, Rumah Tidak Layak Huni hingga Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer