Lifestyle
Menghilangkan Mengigau saat Tidur Secara Mudah

Teman sekamar sering protes karena Anda sering mengigau saat tidur dan meminta untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Pernah mengalaminya? Padahal tak seorang pun bisa mengontrol diri sendiri saat mengigau.
Ada banyak faktor pencetus yang membuat seseorang mengigau. Meski tak bisa dikontrol, tentu Anda bisa mengelola diri supaya tidak lagi mengigau saat tidur.
Cara menghilangkan kebiasaan mengigau saat tidur
Mengigau merupakan bagian dari kondisi parasomnia. Salah satu kondisi ini merujuk pada seseorang yang berbicara saat tidur. Meskipun sering terjadi, tetapi mengigau tidak selalu menimbulkan dampak kesehatan yang serius.
Biasanya mengigau tidak berlangsung selama 30 detik per episode. Pada orang yang sering mengigau, episode ini dapat terulang beberapa kali dalam satu siklus tidur. Tentu Anda bertanya-tanya, apa yang membuat Anda sering mengigau.
Melansir Psychology Today, faktor penyebab seseorang mengigau di antaranya kurang tidur, alkohol dan narkoba, demam, stres, cemas, hingga depresi.
Jika Anda memiliki salah satu faktor di atas dan kerap mengigau, atasilah segera. Ikuti cara berikut untuk menghilangkan kebiasaan mengigau saat tidur.
1. Hindari stres
Menghilangkan kebiasaan mengigau saat tidur bisa dilakukan dengan menghindari stres. Meskipun ada beragam masalah yang Anda hadapi setiap hari, cobalah untuk mengelola stres.
Terpapar stres terus menerus dapat menyebabkan masalah tidur. Anda tidak bisa sepenuhnya beristirahat saat berhasil tertidur. Oleh karena itu, siklus tidur sangat mungkin terganggu, sehingga bisa meningkatkan kemungkinan Anda mengigau.
Menghindari dan mengelola stres dapat dilakukan secara mudah dengan cara di bawah ini.
- tetap berpikir positif
- menerima hal yang terjadi di luar kontrol
- meditasi atau yoga
- berolahraga
- makan dengan gizi seimbang
- melakukan hobi
- hindari alkohol dan narkoba
- curhat
Jangan terus terkungkung saat stres melanda, lakukan hal yang membawa diri Anda lebih rileks dan positif.
2. Perbaiki jam tidur Anda
Kurang tidur bisa meningkatkan kemungkinan Anda untuk mengigau. Oleh karenanya, menghilangkan mengigau dapat dilakukan dengan memperbaiki jam tidur.
Selain memastikan tidur cukup selama 8 jam, Anda perlu memperbaiki kebiasaan untuk tidur dan bangun pada jam yang sama. Cara ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur, sehingga Anda bisa sepenuhnya berisitirahat.
Jauhkan alat elektronik seperti laptop, tablet, dan telepon genggam. Suasana tidur perlu dibuat sekondusif mungkin tanpa interupsi.
Sebelum tidur, buat diri Anda lebih rileks. Caranya dengan membaca buku atau minum secangkir teh herbal, seperti teh magnolia bark, chamomile, lavender, atau passion fruit. Dengan demikian, Anda menghilangkan kebiasaan mengigau dan saat tidur jadi lebih tenang.
3. Memasang White Noise

Anda juga bisa mencoba gunakan white noise saat tidur untuk menghilangkan kebiasaan mengigau. White noise merupakan suara dalam frekuensi tertentu yang membuat pendengarnya merasa rileks.
Suara ini mungkin saja berasal dari AC, kipas angin, atau purifier dari ruangan. Namun, sensasi suara semacam ini dapat dicari dengan mudah melalui aplikasi video atau musik.
Menurut Sleep Foundation, white noise ini dapat membantu Anda mendapatkan kualitas tidur yang baik. Sebab efeknya yang menenangkan dan membuat Anda lebih mudah tertidur.
Saat Anda berhasil tidur dengan nyenyak, otomatis kualitas tidur jadi lebih baik. Sehingga Anda bisa menghilangkan kebiasaan mengigau saat tidur.
4. Berkonsultasi ke dokter
Cara menghilangkan mengigau saat tidur adalah dengan berkonsultasi segera ke dokter. Terutama jika Anda sering mengigau secara intens, misalnya menjerit saat tidur, melakukan tindakan yang membahayakan, dan memiliki riwayat mengigau dari kecil.
Sebenarnya belum ada tes spesifik untuk mendiagnosis kebiasaan mengigau. Namun, bila Anda mengalami hal ini secara berkala dan intens, mungkin saja ada penyebab gangguan tidur lainnya. Maka itu, Anda perlu melaporkan keluhan yang dirasakan kepada dokter.
Sebelum berkonsultasi ke dokter, akan sangat membantu bila Anda membuat sebuah jurnal tidur. Jurnal ini berisi tentang masalah tidur Anda. Mulai dari rekam jejak tidur, jam Anda tidur dan terbangun, obat-obatan yang dikonsumsi, konsumsi kafein, dan aktivitas fisik.
Jurnal tidur ini akan memudahkan dokter untuk menganalisis gangguan tidur Anda. Mungkin saja dokter memberikan rekomendasi yang tepat atas keluhan Anda sering mengigau.
Kabartangsel.com
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan



























