Connect with us

Lifestyle

Microtia : Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Definisi

Apa itu microtia?

Microtia atau mikrotia adalah cacat lahir pada telinga bayi. Secara lebih rincinya, microtia adalah kondisi cacat lahir ketika telinga bagian luar bayi berukuran kecil dan tidak terbentuk dengan baik.

Kata “microtia” merupakan kata lain dari “micro” dan “otia” yang artinya “ukuran telinga kecil”. Ukuran dalam kondisi microtia bervariasi, tetapi umumnya selalu kecil.

Biasanya, telinga bayi yang mengalami microtia hanya terdiri atas bagian kecil dengan bentuk menyerupai kacang.

Advertisement

Microtia atau mikrotia adalah kondisi cacat lahir yang biasanya hanya berpengaruh pada tampilan telinga bayi bagian luar. Sementara bagian dalam telinga bayi yang berada di dalam kepala tidak mengalami masalah.

Hanya saja, ada beberapa bayi yang mengalami mikrotia juga memiliki saluran telinga yang sempit (canal stenosis) atau bahkan hilang alias tidak ada (canal atresia atau aural atresia).

Seberapa umumkah kondisi ini?

Melansir dari Stanford Children’s Health, microtia atau mikrotia adalah kondisi yang terjadi pada sekitar 1 dari 5.000 kelahiran bayi.

Meski begitu, angka kejadian penyakit tersebut bisa saja bervariasi tergantung kondisi. Dalam 90% kasus, microtia atau mikrotia hanya terjadi pada salah satu telinga dan biasanya telinga kanan.

Advertisement

Bahkan, kebanyakan kasus mikrotia dialami oleh bayi laki-laki. Microtia atau mikrotia adalah kondisi cacat lahir bayi yang dapat berkisar dari ringan hingga berat.

Akan tetapi, dalam beberapa kasus lainnya, telinga bisa saja benar-benar hilang. Istilah medis untuk kondisi telinga luar yang hilang ini adalah anotia.

Tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala microtia?

Berbagai tanda dan gejala microtia atau mikrotia adalah sebagai berikut:

  • Bentuk telinga luar tidak normal
  • Ukuran telinga lebih kecil dari ukuran normal atau yang seharusnya
  • Telinga luar hilang atau tidak ada (anotia)

Kapan harus periksa ke dokter?

Jika Anda melihat bayi memiliki tanda-tanda, gejala-gejala di atas, atau pertanyaan lainnya sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Kondisi kesehatan tubuh masing-masing orang berbeda, termasuk bayi.

Selalu konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan terbaik terkait kondisi kesehatan buah hati Anda.

Advertisement

Penyebab

Apa penyebab microtia?

Penyebab microtia atau mikrotia pada bayi terkadang tidak diketahui. Akan tetapi, ada beberapa bayi yang lahir dengan kondisi microtia karena mengalami perubahan gen di dalam tubuhnya.

Bahkan dalam kasus tertentu, microtia bisa saja terjadi karena adanya kelainan pada gen tunggal bayi sehingga menyebabkan sindrom genetik. Ambil contohnya, hemifacial microsomia, Treacher Collins syndrome, dan Goldenhar syndrome.

Selain itu, penyebab microtia lainnya yakni bisa karena ibu hamil minum obat isotretinoin (Accutane®). Obat ini tidak boleh sembarangan diminum ketika ibu sedang hamil karena dapat mengakibatkan cacat lahir, termasuk mikrotia.

Bukan itu saja, microtia juga diyakini disebabkan oleh perpaduan antara faktor genetik dan faktor lainnya seperti yang berhubungan dengan lingkungan di sekitar ibu hamil.

Advertisement

Makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu hamil serta jenis obat-obatan lainnya digunakan selama hamil dapat turut berpengaruh pada bayi.

Apa saja jenis microtia?

Ada empat jenis microtia atau mikrotia. Jenis microtia pertama adalah bentuk yang paling ringan dan jenis mikrotia terakhir merupakan bentuk yang paling parah.

Beragam jenis mikrotia ini dapat berpengaruh pada satu atau kedua telinga. Berbagai jenis atau tipe microtia adalah sebagai berikut:

Tipe 1

Microtia atau mikrotia tipe ini adalah kondisi ketika telinga bagian luar berukuran kecil, tetapi masih terbilang normal.

Advertisement

Hanya saja, saluran telinga bayi mungkin mengalami penyempitan atau bahkan hilang.

Tipe 2

Microtia atau mikrotia tipe ini adalah kondisi ketika sepertiga bagian bawah telinga bayi, termasuk daun telinga, terlihat normal.

Akan tetapi, dua pertiga bagian atas telinga bayi tampak kecil dan cacat. Hal ini membuat saluran telinga bayi sempit atau bahkan hilang.

Tipe 3

Microtia atau mikrotia ini adalah tipe yang paling umum terjadi pada bayi. Bayi bisa memiliki telinga luar berukuran kecil, termasuk lobus dan tulang rawan kecil. Pada tipe mikrotia ke-3 ini biasanya tidak terdapat saluran telinga.

Advertisement

Tipe 4

Microtia atau mikrotia ini adalah tipe yang paling parah atau dikenal juga sebagai anotia. Bayi dengan tipe mikrotia yang satu ini tidak memiliki telinga maupun saluran telinga. Kondisi ini bisa terjadi pada satu atau kedua telinga

Faktor-Faktor Risiko

Apa yang meningkatkan risiko terkena kondisi ini?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya microtia adalah sebagai berikut:

Diabetes

Ibu yang mengalami diabetes sebelum hamil memiliki risiko yang lebih tinggi untuk melahirkan bayi dengan kondisi mikrotia. Sementara ibu hamil yang tidak mengalami diabetes tentu memiliki risiko yang lebih rendah.

Diabetes yang dialami ibu sebelum hamil ini bisa terus dialami bahkan sampai masa kehamilan nantinya.

Advertisement

Pola makan ibu

Ibu hamil yang banyak makan makanan rendah karbohidrat dan rendah asam folat dipercaya punya risiko yang lebih tinggi untuk melahirkan bayi dengan kondisi mikrotia.

Itu sebabnya, ibu hamil sangat disarankan untuk memerhatikan asupan makanan dan minuman harian.

Kebutuhan asam folat untuk ibu hamil juga tidak boleh terlewatkan sebagai salah satu upaya untuk mencegah bayi lahir cacat.

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Advertisement

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis microtia?

Dokter dapat mendiagnosis adanya mikrotia dengan melakukan pengamatan atau pemeriksaan sejak bayi baru lahir.

Sementara untuk mencari tahu tingkat keparahan microtia dapat dilakukan dengan tes pendengaran menggunakan alat khusus bersama dokter yang ahli dibidangnya.

Pemeriksaan tersebut bisa dilakukan dengan bantuan dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT) dan paediatric audiologist.

Seorang audiolog di sini bertugas menilai seberapa parah gangguan pendengaran yang mungkin dialami bayi.

Advertisement

Audiolog memiliki tugas berbeda dengan dokter spesialis THT yang akan mengamati apakah ada lubang di dalam telinga atau tidak.

Selain itu, dokter spesialis THT juga akan memberikan saran jika bayi membutuhkan bantuan pendengaran maupun operasi rekonstruksi.

Dokter biasanya juga akan mencari tahu apakah ada kondisi lain karena microtia yang dapat terjadi bersamaan dengan kondisi genetik atau cacat bawaan lainnya.

Bayi bisa saja dirujuk ke dokter spesialis genetika apabila dicurigai adanya kelainan genetik di dalam dirinya.

Advertisement

Di samping melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, dokter juga mungkin akan melakukan tes CT scan untuk bayi di usia yang sudah lebih dewasa.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memberikan gambaran rinci mengenai kondisi telinga bayi beserta struktur tulang dan lainnya di dalam telinga.

Apa saja pilihan pengobatan untuk microtia?

Pengobatan untuk bayi dengan kondisi microtia biasanya disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan kondisinya. Beberapa pilihan pengobatan untuk bayi yang mengalami microtia adalah sebagai berikut:

1. Alat bantu dengar

Bayi dengan kondisi mikrotia bisa ditangani dengan pemasangan alat bantu dengar apabila kondisinya tidak terlalu parah. Bayi yang masih sangat kecil juga biasanya belum disarankan untuk melakukan operasi.

Advertisement

Di sisi lain, jika buah hati Anda yang mengalami mikrotia masih memiliki saluran pendengaran di dalam telinga, penggunaan alat bantu dengar juga dapat membantu.

2. Operasi atau pembedahan

Pembedahan yang dilakukan pada bayi dengan mikrotia bertujuan untuk mengubah bentuk telinga bagian luar.

Lama waktu operasi atau pembedahan pada bayi dengan kondisi mikrotia tergantung dari usia dan tingkat keparahan yang dialami.

Operasi atau pembedahan ini umumnya baru bisa dilakukan saat usia si kecil sudah berada antara 4 tahun atau 48 bulan sampai 10 tahun. Namun, buah hati Anda mungkin memerlukan perawatan lebih lanjut bila memiliki cacat lahir lainnya.

Advertisement

Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk menentukan perawatan atau pembedahan yang terbaik sesuai kondisi kecil.

Dengan memberikan perawatan dan penanganan yang tepat, bayi dengan kondisi mikrotia bisa tumbuh dan berkembang dengan normal serta sehat.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Advertisement

Source

Sport8 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport13 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional16 jam ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten20 jam ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintahan2 hari ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pemerintahan2 hari ago

Pilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026

Sport2 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Melbourne Victory 2-0 di ACL Two, Balsa Sekulic Cetak Brace

Nasional2 hari ago

LSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas

azerbaijan_stockers, Fresh milk in a mug and jug on wooden table (Magnific)
Lifestyle2 hari ago

Kandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga

Banten2 hari ago

Amal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten

Pemerintahan2 hari ago

porprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026

Serba-Serbi2 hari ago

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini, Rabu 28 Oktober 2026: Setu Berpotensi Hujan Sedang

Serba-Serbi2 hari ago

Teks Sumpah Pemuda

Nasional3 hari ago

Hery Haryanto Azumi Apresiasi Konser Andrea Bocelli, Serukan Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia

Banten3 hari ago

M Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten

Serba-Serbi3 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Serba-Serbi3 hari ago

Logo Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026: Tema, Makna Simbolik, dan Filosofi

Nasional3 hari ago

Serap Aspirasi Nelayan Cilacap, Wapres Gibran Rakabuming Raka Pastikan Kendala Lapangan Segera Dituntaskan

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Inovasi Energi Ramah Lingkungan dan Pemberdayaan Perempuan

Nasional3 hari ago

Jaga Lingkungan dan Ciptakan Nilai Ekonomi, Wapres Gibran Rakabuming Raka Apresiasi Peran Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Jabodetabek7 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport4 hari ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Serba-Serbi3 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Populer