Connect with us

Lifestyle

Mitos Epilepsi, Cari Tahu Benar dan Salahnya Yuk!

Epilepsi atau yang lebih sering disebut ayan adalah sebuah penyakit kronis berupa gangguan pada sistem saraf pusat (neurologis) yang menyebabkan seseorang mengalami kejang berulang bahkan terkadang sampai kehilangan kesadaran. Sayangnya, masih banyak mitos yang beredar di masyarakat tentang penyakit epilepsi.

Tak jarang orang-orang juga mengaitkan penyakit epilepsi dengan hal-hal gaib.

Mitos-mitos seputar epilepsi yang keliru

Banyak yang mengira bahwa penyakit epilepsi merupakan penyakit langka yang sangat jarang terjadi. Berikut adalah sederet mitos lainnya yang selama ini beredar di masyarakat:

Epilepsi adalah penyakit langka

Faktanya, penyakit epilepsi adalah penyakit yang banyak diderita orang-orang. Epilepsi paling tidak menyerang 1 dari 100 orang, jika dihitung populasinya mencapai 1% di dunia atau sekitar 60 juta orang. Pada sebagian penderitanya, penyakit epilepsi tidak hanya menjadi kondisi tunggal namun juga dapat disertai dengan penyakit lain seperti cerebral palsy, retardasi mental, autisme, alzheimer, dan cedera otak traumatis.

Advertisement

Seseorang yang pernah mengalami kejang pasti mengidap epilepsi

mitos epilepsi
Sumber: American Nurse Today

Mitos yang masih banyak dipercaya ini kerap membuat khawatir akan adanya potensi terhadap epilepsi. Memang, seseorang akan memiliki kemungkinan terdiagnosa epilepsi jika mengalami kejang 2 kali atau lebih dalam beberapa hari. Namun, jika kejang yang dialami adalah hasil dari minum-minum berlebihan, kurang tidur, atau pengobatan tertentu, hal tersebut tidak selalu berhubungan dengan epilepsi.

Epilepsi hanya menyerang anak-anak

Kebanyakan penderita epilepsi memang termasuk golongan usia anak-anak, namun banyak juga penderita epilepsi dari golongan usia lanjut. Epilepsi yang terjadi pada orang-orang yang lebih tua sering kali merupakan efek dari masalah kesehatan yang dimiliki seperti stroke dan penyakit jantung. Walau bagaimanapun, epilepsi adalah penyakit yang bisa diderita semua orang dan dapat muncul kapan saja.

Orang dengan epilepsi memiliki disabilitas dan tidak bisa bekerja

Hal tersebut tentu hanya mitos belaka, seperti yang sudah diketahui epilepsi dapat menyerang siapa saja. Meski ada penderita dengan kondisi lebih serius yang menyebabkan mereka tidak bisa bekerja, bukan berarti semua penderita epilepsi mengalami hal yang sama. Epilepsi tidak selalu menjadi halangan untuk sukses. Selain itu, epilepsi juga tidak berpengaruh pada tingkat intelejensi seseorang.

Epilepsi dapat menular

Mitos ini salah. Anda tidak akan tertular epilepsi karena berdekatan dengan penderitanya. Penyakit epilepsi disebabkan oleh terganggunya sistem saraf pusat, bukan karena penyebaran virus atau bakteri.

Perempuan dengan epilepsi tidak bisa hamil

mitos epilepsi
mitos epilepsi
Sumber: Independent

Mitos mengatakan penderita epilepsi tidak bisa hamil. Padahal, epilepsi tidak akan memberikan pengaruh pada kemampuan seseorang untuk memiliki anak. Namun, yang perlu diketahui adalah ketika ibu hamil mengkonsumsi obat antiepilepsi, risiko cacat lahir pada bayi akan meningkat sekitar 2-10%. Bagi yang memiliki epilepsi dan berencana untuk hamil, ada baiknya untuk mengkonsultasikan penggunaan obat-obatan pada dokter.

Epilepsi yang dimiliki orang tua akan menurun ke anaknya

Anak-anak yang orang tuanya mengidap epilepsi memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena epilepsi, namun perbandingannya di antara keduanya hanya sedikit. Epilepsi tidak hanya disebabkan semata-mata dari gen orang tua saja, munculnya penyakit ini juga melibatkan kombinasi beberapa gen yang cacat. Malah faktanya, lebih dari 90% anak dari ibu yang memiliki epilepsi lahir dengan normal.

Advertisement

Memasukkan sesuatu ke dalam mulut penderita epilepsi saat kejang

Ada anggapan bahwa memasukkan sesuatu seperti sendok ke dalam mulut akan membantu meredakan kejang. Padahal, cara ini malah akan menimbulkan masalah lain seperti tidak bisa bernapas, gigi patah, gusi tertusuk, tergigit, atau bahkan menyakiti rahang.

Untung menangani orang yang tiba-tiba kejang, Anda dapat membantu dengan menggulingkan tubuhnya ke satu sisi, amankan pada tempat yang jauh dari benda-benda tajam dan berbahaya. Anda juga bisa meletakkan bantal pada kepala dan biarkan hingga tegang berhenti. Bila tegang berlanjut selama lebih dari 5 menit dan terjadi masalah lain, segera cari pertolongan pada ahli.

Kesadaran akan penyakit epilepsi sesungguhnya penting untuk ditingkatkan mengingat banyaknya penderita epilepsi di seluruh dunia, salah satunya adalah mengetahui mitos-mitos seputar penyakit yang tidak terbukti kebenarannya.

Sebaiknya Anda tidak menelan mentah-mentah ketika ada informasi seputar epilepsi yang tidak jelas asal-usulnya. Tanyakan pada dokter atau ahlinya jika Anda merasa ragu.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Pemerintahan12 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional14 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport18 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport19 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis21 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis21 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis21 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis21 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis21 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis21 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis21 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis21 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis21 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis21 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis21 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis21 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis21 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis21 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan21 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional22 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Populer