Nasional
MRT Jakarta Bakal Sediakan Kereta Khusus Perempuan, Seperti juga KRL

Ratangga, moda raya terpadu (MRT) yang akan melayani warga Jakarta. (JPC)
Kabartangsel.com, JAKARTA – Moda Terpadu Raya (MRT) Jakarta berupaya menjadi angkutan transportasi publik yang memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Di antaranya menyediakan kereta khusus perempuan.
Ketersediaan itu diungkapkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mendampingi mendampingi Iriana Joko Widodo bersama dengan anggota OASE Kabinet Kerja, Senin (18/3).
Dia mengatakan, ke depannya MRT Jakarta menyediakan kereta (gerbong) khusus untuk penumpang perempuan dalam setiap rangkaian. Rencananya akan ditempatkan di kereta ketiga atau keempat. Kereta khusus itu untuk memberikan kenyamanan untuk penumpang perempuan. “Berlaku pada jam sibuk. Saya pikir kalau desak-desakan kan bahaya,” ujar Budi Karya.
Ketersediaan kereta perempuan ini sama seperti yang diterapkan oleh PT KCI dalam operasional kereta rel listrik (KRL). Di setiap rangkaian itu terdapat dua kereta khusus perempuan. Semuanya terdapat di kereta paling depan dan belakang.
Sebagaimana diketahui rangkaian MRT Jakarta bernama Kereta Ratangga. Kereta itu saat ini sedang menjalani tahap uji coba pengangkutan penumpang yang berlangsung sejak Selasa (12/3) hingga Sabtu (24/3) mendatang.
Senin (18/3), ibu negara Iriana Jokowi bersama istri para menteri Kabinet Kerja ikut merasakan suasana pelayanan transportasi publik tersebut. MRT ini groundbreaking-nya dilakukan oleh Jokowi yang ketika itu menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, pada 2013 lalu.
Rencananya kereta yang dibangun atas pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA) itu akan diresmikan pada 24 Maret 2019 mendatang. Namun untuk resmi beroperasi mulai pada 1 April 2019.
Moda transportasi masal ini memiliki panjang lintasan sepanjang 16 km. Terdiri atas jalur layang dan jalur bawah tanah. Stasiun pertama terdapat di Lebakbulus, Jakarta. Stasiun itu sekaligus berfungsi sebagai depo. Lalu stasiun terakhir terdapat di Bundaran HI yang berada di bawah tanah.
Ke depannya MRT fase II akan bangun dari Bundaran HI hingga Kampung Bandan, Jakarta Barat. Namun proses pembangunannya belum jelas. Apakah menggunakan pinjaman luar negeri atau menyerahkan kepada swasta.
Ke depannya kehadiran Kereta Ratangga ini dapat memecahkan persoalan kemacetan di Ibu Kota. Terutama dari arah selatan ke pusat kota. Sebab selama ini kemacetan lalu lintas moda angkutan lain di sepanjang jalur MRT itu tergolong cukup parah.
(JPC)
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional2 minggu agoPerombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo









































