Connect with us

Lifestyle

Obat Diare Bayi Seperti Apa yang Aman? Cari Tahu di Sini!

Diare pada bayi dapat diakibatkan oleh banyak hal, seperti perubahan pola makan dari cair ke padat, penyakit infeksi, atau kondisi medis tertentu. Lantas jika bayi di rumah sedang diare, apa obat mencret yang aman untuknya? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Adakah obat diare (mencret) yang aman untuk bayi?

Diare pada bayi biasanya tidak berlangsung lama karena seringnya penyakit ini dapat mereda dengan sendirinya. Namun jika setelah berhari-hari fesesnya masih terus encer, anak bayi sangat rentan mengalami dehidrasi. Belum lagi jika si kecil juga rewel karena muntah-muntah.

Dehidrasi pada bayi dan anak kecil dapat berakibat fatal jika terus dibiarkan. Namun apabila dehidrasinya disebabkan oleh diare, bolehkah orangtua memberikan obat mencret untuk bayi?

JANGAN PERNAH sembarangan memberikan obat antidiare pada bayi, kecuali jika sudah direkomendasikan atau diresepkan oleh dokter spesialis anak.

Advertisement

Beberapa produk untuk meredakan diare seperti Pepto-Bismol dan Kaopectate mengandung bismut, magnesium, atau aluminium, yang dapat berbahaya bagi bayi dan balita karena dapat cepat menumpuk sebagai racun dalam tubuh anak kecil.

Melansir Healthline, obat Imodium (loperamide) boleh digunakan pada kasus tertentu untuk anak kecil TAPI tidak untuk yang berusia lebih muda dari 2 tahun. Artinya, obat ini tetap tidak boleh sembarangan diberikan untuk bayi.

Sementara itu, mencret yang tidak kunjung sembuh kemungkinan besar disebabkan oleh infeksi pada pencernaan bayi. Khusus untuk kasus seperti ini, dokter akan mempertimbangkan pemberian jenis dan dosis antibiotik untuk anak yang diare.

Bila diare pada bayi disebabkan oleh masalah kesehatan lain, seperti alergi makanan atau penyakit Celiac dan crohn, dokter akan meresepkan obat yang spesifik untuk mengatasi kondisi pemicunya.

Advertisement

Cara mengatasi bayi yang diare di rumah

“Memberikan bayi atau balita obat mencret dapat membahayakan kesehatannya,” kata Benjamin Ortiz, M.D., seorang dokter anak dari FDA, badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena diare pada bayi bisa disembuhkan dengan perawatan sederhana lainnya.

“Aspek paling penting dalam mengatasi bayi yang diare adalah mengetahui tanda-tanda dehidrasi dan merehidrasi tubuh anak,” kata Ortiz. Berikut adalah beberapa cara yang bisa orangtua lakukan untuk mengatasi diare pada bayi.

1. Terus berikan ASI

Advertisement

anemia saat menyusui

Jika bayi masih menyusu eksklusif, jangan hentikan menyusui si kecil. FDA, selaku badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat menyatakan bayi yang diare harus tetap disusui seperti biasa; bahkan sebaiknya lebih sering.

ASI merupakan sumber makanan dan asupan cairan utama bagi bayi di bawah 6 bulan. ASI juga mengandung antibodi yang dapat memperkuat sistem imun bayi secara alami dari dalam.

Ketika usia bayi sudah lebih dari 6 bulan, Anda boleh menyelingi pemberian ASI dengan air putih matang. Mulailah dengan sesedikit 1 sendok teh (5 ml) air setiap 10 hingga 15 menit.

Jangan berikan cairan selain ASI atau air putih, seperti teh atau jus. Melansir laman Baby Center, American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa pemberian jus dapat memicu sakit perut dan memperburuk diare pada bayi di bawah usia satu tahun.

Advertisement

2. Beri minum oralit

oralit

oralit

Di samping memberikan ASI dan/atau air putih, Anda bisa memberikan oralit pada bayi yang diare untuk mencegah dehidrasi bertambah parah.

Oralit adalah obat pemulih diare yang mengandung senyawa natrium klorida (NaCl), kalium klorida (CaCl2), glukosa anhidrat, dan natrium bikarbonat. Senyawa-senyawa ini bekeja menggantikan mineral dan elektrolit yang hilang dari tubuh bayi.

Selain membelinya di apotek, larutan oralit sebagai obat untuk bayi yang diare juga bisa Anda buat sendiri di rumah dari campuran garam, gula, dan air.

Menurut Medicine For Children, aturan pemberian oralit sebagai obat antidiare untuk bayi adalah:

Advertisement
  • Bila diare bersamaan dengan muntah-muntah, berikan larutan oralit 10-20 mL setiap 5-10 menit
  • Pada diare biasa, berikan larutan oralit dan tunggu hingga 30 menit. Bila gejala muncul lagi setelahnya, berikan oralit lagi. Pemberian selanjutnya tunggu hingga bayi kembali mencret.

Perlu diketahui bahwa anak tidak boleh diberi obat diare ini lebih dari 2 hingga 3 hari, kecuali dokter memberi lampu hijau.

Bayi juga tetap perlu untuk minum air putih jika usianya sudah lebih dari 6 bilan supaya ia tidak merasa haus dan asupan cairannya terpenuhi lebih cepat.

3. Memberikan makanan yang sesuai

makan bubur

makan bubur

Selain menjaga asupan cairan tubuh si kecil, orangtua juga perlu memberikan makanan yang tepat untuk anak diare. Pemberian makanan membantu menambah energi tubuhnya sehingga bayi tidak lagi merasa lemas karena diare.

Namun ingat, berikan makanan hanya untuk bayi yang memang sudah dalam tahap pemberian makanan lunak atau MPASI. Jangan pula berikan makanan pada bayi saat dia muntah.

Berikut aturan lebih lanjut saat memberikan makan untuk anak yang sedang diare:

Advertisement
  • Harus memiliki tekstur lembut dan matang sempurna.
  • Sajikan sup hangat berkuah hambar (tidak ditambahkan rempah tajam atau santan)
  • Memiliki kandungan serat yang rendah, seperti wortel lunak yang sudah direbus dan pisang yang dilumatkan.
  • Hindari sayuran yang banyak mengandung gas, seperti kacang polong atau brokoli

Kapan harus periksa ke dokter?

Memberikan obat untuk bayi yang diare tidak boleh sembarangan. Alih-alih menyembuhkan, obat yang tidak tepat bisa menimbulkan efek samping atau masalah kesehatan lain. Tentunya, hal ini akan mempersulit pengobatan.

Jika Anda ragu memilih obat diare yang tepat untuk bayi, konsultasi ke dokter. Pemeriksaan dokter sangat ditekankan bila bayi mengalami beberapa hal ini (terutama pada bayi kurang dari 6 bulan):

  • Diare terjadi lebih dari 3 hari
  • Terus muntah dan sulit diberi cairan, baik ASI, oralit, atau air putih
  • Feses bercampur darah
  • Bayi menunjukkan tanda-tanda dehidrasi

Dokter akan memeriksa kondisi bayi terlebih dahulu dan mencari tahu penyebabnya. Jika sudah ditetapkan diagnosis, barulah dokter memberikan obat mencret yang sesuai dengan kondisi bayi. Selanjutnya, ikuti perawatan pantangan makan, dan pemberian obat diare untuk bayi sesuai petunjuk dokter.

Jika bayi menunjukkan gejala tubuh lemas, mata lebih cekung, buang air hanya sedikit atau bahkan tidak sama sekali, dan tubuhnya mendingin, tandanya ia sudah mengalami dehidrasi parah. Berbagai cara perawatan di atas mungkin tidak akan manjur untuknya.

Satu-satunya cara untuk mengatasi anak yang terkena dehidrasi parah akibat diare adalah cepat-cepat membawanya ke rumah sakit. Bayi akan diberikan cairan tambahan berupa infus lewat pembuluh darah.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Pemerintahan5 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional7 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport10 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport12 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis13 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis13 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis13 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis13 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis13 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis13 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis14 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis14 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis14 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis14 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis14 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis14 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis14 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis14 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan14 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional14 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer