Pemkot Tangsel Segera Revitalisasi Pasar Ciputat

By on Sabtu, 27 Oktober 2018

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar kegiatan konsultasi publik proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur pembangunan Pasar Ciputat.

Kegiatan yang berlangsung di Intermark BSD, Kecamatan Serpong, Tangsel pada Kamis, 25 Oktober 2018 itu dihadiri oleh 100 orang, yang terdiri dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Lurah, Camat Ciputat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan, bahwa pelaksanaan konsultasi publik pada revitalisasi Pasar Ciputat yang merupakan bagian dari salah satu target Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangsel ini, bertujuan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan mengenai kebutuhan masyarakat atau pedagang terkait dengan desain konsep pembangunan yang nantinya akan ditempati oleh para pedagang.

“Konsultasi publik adalah proses interaksi antara Pemerintah Kota Tangsel dengan masyarakat, pedagang termasuk pemangku kepentingan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, akuntabilitas dan efektivitas KPBU,” ujarnya.

Dikatakan Benyamin, Kondisi Pasar Ciputat yang terletak di Kelurahan Ciputat itu, dibangun sejak tahun 1996, dan kondisi bangunannya saat ini sudah kurang layak digunakan. Demikian juga dengan kondisi kios atau losnya, dan penataan pasarnya masih perlu banyak pembenahan, masih banyaknya sebagian pedagang yang berjualan dipinggir jalan sekitar pasar. Terutama pada jam-jam sibuk di pagi hari, mengakibatkan kemacetan lalu-lintas yang cukup tinggi sehingga akses ke Pasar Ciputat melalui jalan Aria Putra, menjadi terganggu.

“Atas dasar permasalahan yang dihadapi Pasar Ciputat, Pemerintah Kota Tangsel berencana untuk melakukan revitalisasi Pasar Ciputat. Pedagang yang telah berjualan di Pasar Ciputat, nantinya setelah pasar yang baru terbangun akan menempati kios atau los di Pasar Ciputat, dan proses perolehan lokasi penempatan lokasi kios atau los dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Dijelaskan Benyamin, jumlah kios atau los yang akan dibangun direncanakan melebihi dari jumlah pedagang yang ada sekarang. Sehingga diharapkan dapat menampung pedagang-pedagang sesuai kebutuhan. Dalam revitalisasi pasar, juga akan dilengkapi dengan rumah potong hewan, gedung pertokoan, fasilitas parkir, foodcourt, dan taman tempat bermain, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka peluang kesempatan kerja bagi masyarakat Kecamatan Ciputat dan Kota Tangsel.

“Pengembangan Pasar Ciputat yang akan dilakukan dengan skema KPBU. Saat ini sedang pada tahapan Penyusunan Kajian Awal Prastudi Kelayakan Outline Business Case (OBC), dan diharapkan pembangunan Pasar Ciputat dapat dilaksanakan antara tahun 2019-2020, untuk jumlah kios dan lapak di sana ada sekitar 774 dan nanti akan ditambah menjadi seribuan,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel Maya Mardiana menambahkan, Pasar Ciputat merupakan salah satu pasar terbesar di Tangsel, sehingga butuh dilakukan revitalisasi agar terlihat lebih modern, dan tidak monoton.

“Maka perlu kerjasama dengan pihak swasta, agar Pasar Ciputat bisa menjadi Pasar Tradisional yang lebih modern. Jika kondisinya sudah membaik, maka sirkulasi perekonomian akan lebih baik, untuk mengarah ke situ harus tertata dengan baik, baik soal keamanan, kebersihan juga soal penataan pasarnya,” pungkasnya. (dkt/fid)