Connect with us

Pemerintahan

Penanganan TPA Cipeucang Dilakukan Bertahap: Penataan Terasering Landfill 3, Pelebaran Jalan hingga Siapkan MRF

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatulloh

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melakukan penanganan bertahap terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang selama ini menjadi sorotan publik. Penataan fisik kawasan, pengendalian longsoran sampah, hingga rencana pembangunan fasilitas pengolahan modern menjadi bagian dari upaya memulihkan kondisi TPA yang sudah lama mengalami kelebihan beban.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatulloh, baru-baru ini meninjau langsung kondisi TPA Cipeucang. Ia menjelaskan bahwa saat ini fokus utama pemerintah daerah adalah melakukan penataan Landfill 3 melalui sistem terasering guna meminimalisir dampak lingkungan, khususnya saat musim hujan.

“Hari ini saya ngecek kondisi TPA Cipeucang. Kita lihat di belakang ini, ini posisi Landfill 3 yang sedang dilakukan penataan. Saat ini sedang dilakukan terasering,” ujar Bani di lokasi.

Menurutnya, sistem terasering menjadi langkah krusial untuk mencegah longsoran sampah yang selama ini kerap terjadi saat hujan, bahkan dalam intensitas kecil sekalipun. Longsoran tersebut diketahui mengalir ke anak Sungai Cirompang dan berdampak langsung pada warga di sekitarnya.

Advertisement

“Fungsi terasering ini untuk meminimalisir longsoran yang selama ini setiap ada hujan turun ke anak Kali Cirompang, sehingga berdampak kepada warga sekitar yang berdekatan dengan aliran sungai,” jelasnya.

Advertisement

Ketinggian Timbunan Berhasil Diturunkan

Bani mengungkapkan, sebelum dilakukan penataan, ketinggian timbunan sampah di Landfill 3 mencapai sekitar 7 meter. Setelah proses pengangkatan dan penataan, kini ketinggiannya berhasil ditekan menjadi sekitar 3 hingga 4 meter.

“Sekarang alhamdulillah sudah tinggal sekitar 3 atau 4 meter. Nanti semakin ke sana akan semakin tinggi karena akan dilakukan terasering secara bertahap. Terasering ini untuk menghambat agar air hujan tidak langsung membawa sampah ke anak kali,” katanya.

Ia menegaskan, tujuan utama dari terasering bukan hanya menahan longsoran, tetapi juga mencegah sampah berceceran ke aliran sungai yang dapat memperparah pencemaran dan genangan di wilayah permukiman.

Pembebasan Lahan 4.000 Meter Persegi untuk MRF

Selain penataan landfill, DLH Tangsel juga tengah melakukan pembebasan lahan seluas 4.000 meter persegi di area sekitar TPA Cipeucang. Lahan tersebut disiapkan sebagai lokasi pembangunan Material Recovery Facility (MRF), fasilitas pengolahan sampah modern yang menjadi bagian penting dari transformasi pengelolaan sampah di Tangsel.

Advertisement

“Di tahun 2025 ini kita membebaskan lahan sekitar 4.000 meter persegi. Ini dalam rangka nanti digunakan untuk fasilitas MRF,” ungkap Bani.

Ia menekankan, penataan yang dilakukan tidak boleh bersifat sementara. Setelah area ditata dan dipulihkan, pemerintah akan memastikan tidak ada lagi pembuangan sampah sembarangan di lokasi tersebut.

“Jangan sampai sudah ditata, sampah dibuang lagi ke sini. Tapi kita sediakan landfill dan ketika ada sampah, kita proses dulu melalui MRF,” tegasnya.

Melalui MRF, sampah akan dipilah antara organik dan anorganik. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik akan didaur ulang.

Advertisement

Pelebaran Jalan dan Penguatan Infrastruktur

Untuk menunjang operasional di kawasan TPA, DLH Tangsel juga melakukan peningkatan akses jalan. Dengan dukungan dari Sumber Daya Air dan Bina Marga Bina Konstruksi (SDA BMBK), pelebaran jalan selebar 4 meter sepanjang sekitar 120 meter menuju Landfill 2 dan Landfill 4 mulai dikerjakan pada akhir tahun anggaran ini.

“Alhamdulillah dari SDA BMBK membantu membuat jalan dengan lebar 4 meter menuju Landfill 4 dan Landfill 2,” kata Bani.

Selain itu, pemasangan bronjong di sekitar Landfill 3 juga dilakukan untuk menjaga stabilitas tanah dan memastikan akses jalan yang dibangun tidak kembali terganggu oleh pergerakan sampah atau tanah.

MRF Dibangun 2026, Open Dumping Ditinggalkan

Bani menyebutkan, pembangunan MRF direncanakan mulai tahun 2026, dengan target pembebasan lahan rampung pada 2025 dan konstruksi dimulai pada triwulan pertama tahun depan.

Advertisement

“MRF ini semacam mesin pencacah yang akan memisahkan mana yang organik dan mana yang anorganik,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah dengan sistem open dumping sudah tidak diperbolehkan lagi. Ke depan, sampah yang masuk ke TPA hanyalah residu hasil pengolahan.

“Yang dibuang ke TPA itu hanya residu. Organik sebagian bisa jadi kompos, anorganik bisa kita daur ulang. Ini kenapa kita membangun MRF,” ujarnya.

Menuju Pemulihan TPA dan PSEL

Seluruh langkah tersebut, menurut Bani, merupakan upaya serius pemerintah daerah untuk meminimalisir dampak pencemaran, mulai dari bau, longsoran, hingga potensi gangguan kesehatan masyarakat.

Advertisement

“Ini semua semata-mata agar kita bisa memulihkan lagi TPA yang sudah krodit ini. Pelan-pelan kita kembalikan, sambil sampah baru kita olah,” katanya.

DLH Tangsel juga terus berproses menyiapkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018, yang kini diperbarui melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2025.

“Kalau di Perpres 109, pemerintah pusat melalui Danantara diberi kewenangan untuk memilih pengembang yang akan melaksanakan program PSEL di kabupaten/kota,” jelasnya.

Ajak Masyarakat Kelola Sampah dari Hulu

Di akhir keterangannya, Bani mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.

Advertisement

“Mari dari mulai hulu, di rumah masing-masing, kita kelola sampah dengan diminimalisir dan dipilah sebisa mungkin, sehingga menghindari penumpukan sampah di hilir ke TPA ini,” pungkasnya.

Dengan langkah bertahap tersebut, Pemkot Tangerang Selatan berharap TPA Cipeucang dapat kembali berfungsi secara lebih aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (fid)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport9 jam ago

Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0: Macan Kemayoran Tampil Menggila

Sport9 jam ago

Hasil Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0

Pemerintahan2 hari ago

Berkolaborasi dengan Gerakan Pejuang Subuh, Tangsel Digital Academy Lanjut di Masjid At-Taubah Pamulang

Bisnis2 hari ago

Tiga Penghargaan BASF dalam Dua Tahun Perkuat Rekam Jejak Bahtera Adi Jaya sebagai Mitra Distribusi 

Pemerintahan2 hari ago

Syarat Mendapat Bantuan Bedah Rumah di Tangsel Sesuai Perwal 110/2022

Pemerintahan2 hari ago

Jaga Kesehatan Mental, Walikota Benyamin Davnie Ingatkan Remaja Tangsel Bijak Gunakan Teknologi

Pemerintahan2 hari ago

CKG Tangsel Capai 48 Persen, Benyamin Davnie Dorong Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis

Pemerintahan2 hari ago

Rp75 Juta per Rumah, Program Bedah Rumah Tangsel Tuntas Perbaiki 329 Hunian di 2026

Sport2 hari ago

Persita Tangerang Siap Arungi BRI Super League 2026/2027, Kampanyekan #STAYFOCU53D

Jabodetabek2 hari ago

Tiket Persija Jakarta vs Brisbane Roar di JIS Dijual Mulai Rp130 Ribu untuk Kategori 2

Sport2 hari ago

Jersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”

Banten2 hari ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Tangerang Selatan2 hari ago

Indah Kiat Tangerang Latih KWT Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Pemerintahan3 hari ago

Pemkot Tangsel Tuntaskan Bedah 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tahun 2026, Tersebar di 7 Kecamatan

Properti7 hari ago

Citra Garden Serpong, Hunian Modern di Kawasan Strategis Tangerang

Techno1 minggu ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional1 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport3 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport3 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Serba-Serbi2 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport2 minggu ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Pemerintahan2 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Banten3 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Sport2 minggu ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Sport3 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Hukum3 minggu ago

Polsek Kelapa Dua Gelar Razia dan Imbauan Kamtibmas Malam Hari

Banten3 minggu ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Pemerintahan3 minggu ago

Melalui Program SIGAP Anak Sehat 2026, Pemkot Tangsel dan Swasta Kolaborasi Perkuat Intervensi Stunting

Pemerintahan3 minggu ago

Pelantikan PCNU Tangsel 2026-2031, Benyamin Davnie Tekankan Kolaborasi Perkuat Manfaat bagi Masyarakat

Bisnis3 minggu ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Banten3 minggu ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan3 minggu ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Populer