Internasional
Perolehan Sementara Medali Emas Sea Games 16 Desember 2025: Thailand Kokoh di Puncak, Indonesia Posisi Kedua

Tuan rumah Thailand kembali menegaskan dominasinya di ajang SEA Games 2025 setelah berhasil memimpin klasemen medali hingga update terakhir. Hingga 16 Desember 2025, Thailand mengumpulkan total 326 medali, terdiri dari 160 emas, 100 perak, dan 66 perunggu, menempatkan diri jauh di depan negara-negara peserta lainnya. Dominasi ini terlihat di hampir seluruh cabang olahraga, mulai dari atletik, renang, olahraga ekstrem, hingga cabang tradisional seperti Sepak Takraw dan Pencak Silat. Dukungan suporter lokal, persiapan matang, serta kedalaman talenta atlet menjadi faktor kunci di balik keberhasilan tuan rumah.
Indonesia Kokoh di Posisi Kedua
Kontingen Indonesia mempertahankan posisi kedua dengan total 206 medali, terdiri dari 62 emas, 72 perak, dan 72 perunggu. Indonesia unggul di cabang-cabang unggulan seperti Bulutangkis, Karate, Judo, Practical Shooting, dan Wushu. Cabang olahraga lain seperti Canoe, Cycling, dan Swimming juga memberikan kontribusi medali penting, menandakan kualitas atlet dan persiapan kontingen yang matang.
Persaingan untuk posisi kedua sempat cukup ketat, dengan Vietnam sempat menyalip Indonesia pada fase awal kompetisi. Namun, kemenangan di cabang-cabang unggulan membantu Indonesia kembali meneguhkan posisi runner-up hingga update 16 Desember 2025.
Vietnam dan Singapura Bersaing Ketat
Vietnam menempati posisi ketiga dengan total 182 medali (48 emas, 55 perak, 79 perunggu), unggul di cabang olahraga Swimming, Athletics, dan Ju-jitsu. Sementara itu, Singapura berada di posisi keempat dengan 120 medali, dominan di cabang Sailing, Gymnastics, dan Fencing, mempertahankan performa stabil meski bersaing ketat dengan negara tetangga.
Sorotan Cabang Olahraga Unggulan
Beberapa cabang olahraga menonjol sepanjang SEA Games 2025, termasuk Renang, di mana Thailand dan Vietnam mendominasi dengan koleksi medali terbanyak. Bulutangkis menjadi salah satu cabang unggulan Indonesia, mempertahankan tradisi kuatnya dan menyumbang medali emas terbanyak bagi kontingen Merah Putih. Karate dan Judo juga menjadi sorotan, dengan Indonesia tampil gemilang memperkuat posisi kedua di klasemen. Thailand memimpin hampir di semua nomor ekstrem, termasuk Extreme-Jetski dan Extreme-Sports Climbing, dengan performa luar biasa. Di cabang tradisional seperti Sepak Takraw, Thailand tetap memimpin, meski Indonesia dan Vietnam memberikan persaingan sengit.
Dinamika Klasemen dan Negara Lain
Dalam klasemen per 16 Desember 2025, Malaysia menempati posisi kelima dengan total 151 medali, unggul di cabang Karate, Gymnastics, dan Wushu. Filipina berada di posisi keenam dengan 168 medali, menonjol di cabang air, atletik, dan wushu. Myanmar, Laos, dan Brunei Darussalam mengisi peringkat tujuh hingga sembilan, masing-masing menampilkan kekuatan di cabang olahraga tertentu. Timor-Leste menempati posisi ke-10, menambah pengalaman atletik mereka di ajang regional. Cambodia secara resmi menarik diri dari SEA Games 2025, sehingga tidak berkontribusi pada klasemen medali.
Dampak dan Implikasi SEA Games 2025
SEA Games 2025 menunjukkan persaingan yang semakin ketat di Asia Tenggara. Thailand menegaskan dominasinya sebagai tuan rumah sekaligus negara terkuat, sementara Indonesia dan Vietnam menunjukkan peningkatan signifikan dan konsistensi di cabang-cabang unggulan. Prestasi ini menjadi bukti kualitas atlet sekaligus hasil strategi pembinaan jangka panjang, infrastruktur olahraga yang memadai, dan fokus pada cabang-cabang prioritas.
Hasil klasemen medali per 16 Desember 2025 menjadi tolok ukur persiapan negara peserta menuju Asian Games dan ajang internasional lain. Keberhasilan Indonesia mempertahankan posisi kedua memperlihatkan efektivitas program pembinaan atlet, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di kancah internasional.
Catatan: Data klasemen ini bersifat sementara hingga penutupan resmi SEA Games pada 20 Desember 2025, sehingga posisi dan jumlah medali dapat berubah hingga akhir pertandingan.
Klasemen Medali 10 Besar SEA Games 2025 – 16 Desember 2025
| Peringkat | Negara | Emas | Perak | Perunggu | Total | Cabang Unggulan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Thailand | 160 | 100 | 66 | 326 | Renang, Atletik, Extreme-Jetski, Extreme-Sports Climbing, Sepak Takraw, Pencak Silat |
| 2 | Indonesia | 62 | 72 | 72 | 206 | Bulutangkis, Karate, Judo, Wushu, Practical Shooting |
| 3 | Vietnam | 48 | 55 | 79 | 182 | Swimming, Athletics, Ju-jitsu |
| 4 | Singapura | 37 | 35 | 48 | 120 | Sailing, Gymnastics, Fencing |
| 5 | Malaysia | 30 | 31 | 90 | 151 | Karate, Gymnastics, Wushu |
| 6 | Filipina | 29 | 45 | 94 | 168 | Atletik, Air Sports, Wushu |
| 7 | Myanmar | 3 | 19 | 46 | 68 | Sepak Takraw, Athletics |
| 8 | Laos | 2 | 17 | 26 | 45 | Petanque, Sepak Takraw |
| 9 | Brunei Darussalam | 1 | 3 | 48 | 52 | Karate, Wushu, Sepak Takraw |
| 10 | Timor-Leste | 0 | 0 | 33 | 33 | Taekwondo, E-Sports |
Catatan: Cambodia menarik diri dari SEA Games 2025, sehingga tidak berkontribusi pada klasemen medali.
Serba-Serbi2 hari agoKalender Februari 2026 lengkap dengan Hijriyah
Serba-Serbi3 hari agoKalender Februari 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah
Banten5 hari agoKetua DPRD Banten Tinjau Banjir BCP 2 Ciruas, Pastikan Warga Selamat dan Salurkan Bantuan Pangan
Pendidikan5 hari agoPride Homeschooling Ciputat, Jawaban saat Sekolah Tak Lagi Menjadi Tempat Aman bagi Anak
Pendidikan7 hari agoGermany Calling: Gerbang Menuju Studi dan Karier di Jerman bagi Masyarakat Indonesia
Jabodetabek5 hari agoRektor Asep Saepuddin Jahar Kukuhkan 7 Profesor Baru, UIN Jakarta Kini Miliki 151 Guru Besar
Nasional5 hari agoTinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Gibran Rakabuming Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Dorong UMKM Naik Kelas
















