Serba-Serbi
Persaingan Ketat, Daihatsu Pilih Strategi Harga


Kabartangsel.com, JAKARTA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperkirakan penjualan otomotif pada tahun ini akan stagnan, atau sama dengan 2018 yang mencapai 1.151.413 unit. Hal itu membuat prinsipal otomotif memilih untuk tidak menaikkan harga kendaraannya di awal tahun demi memenangkan persaingan pasar.
“Biasanya setiap awal tahun atau Januari kita melakukan penyesuaian harga mobil. Tapi untuk sementara ini tidak, kita harus tahan harga dulu karena pasar yang belum begitu baik dan persaingan di beberapa segmen juga semakin ketat,” ujar Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso disela testdrive Grand New Xenia di Ciletuh Sukabumi, Rabu (6/2).
Strategi itu tidak hanya dilakukan oleh Daihatsu, tetapi juga prinsipal otomotif lain seperti Toyota, terutama di segmen kendaraan low multi purpose vehicle (LMPV). Di segmen ini Daihatsu baru saja me-launching Grand New Xenia yang harganya tidak mengalami perubahan dari Xenia versi sebelumnya.”Awal tahun ini kita memang melakukan strategi harga demi memenangkan persaingan pasar,” katanya.
Hendrayadi mengaku tidak mengetahui sampai kapan pihaknya akan menerapkan strategi harga. Sebab itu tergantung dari situasi pasar. Bila persaingan antar prinsipal otomotif semakin ketat, otomatis Daihatsu akan tetap berupaya menjaga pasarnya.”Apakah harga ini sementara atau tidak, jawabanya balik ke masalah kompetisi. Dari kacamata saat ini kita memang harus tawarkan harga yang kompetitif,” ucapnya.
Meskipun saat ini Daihatsu dan Toyota telah menjadi market leader otomotif di tanah air. Namun strategi harga harus tetap dilakukan karena kompetitor semakin banyak. Contohnya di segmen LMPV, dulu hanya Daihatsu dan Toyota saja pemainnya, sekarang terdapat lima merek lain yang ikut bersaing.”Pasarnya umpel-umpelan, seperti kue yang direbutin banyak semut,” cetusnya.
Meski begitu Hendrayadi menilai pasar Daihatsu tidak akan gampang tergerus oleh pemain-pemain baru. Pasalnya, masyarakat tidak membeli mobil hanya berdasarkan penampilan dan fitur saja, tapi juga mempertimbangkan faktor-faktor yang lain seperti keandalan dan purnajual.”Banyak juga yang pertimbangannya kalau dijual nanti harganya turun banyak atau tidak,” ungkap Hendrayadi.
Terbukti kehadiran Grand New Xenia langsung menyita perhatian pasar. Dalam waktu 15 hari sejak diluncurkan produk baru ini telah mencapai target penjualan yang ditetapkan sebanyak 3.000 unit perbulan. Dari jumlah itu sekitar 10 persen disumbang oleh varian baru yang memakai mesin 1.500 cc.”Penjualan Grand New Xenia lebih tinggi dibanding model lama yang rata-rata 2.500 unit perbulan,” jelasnya.
Dalam test drive yang diikuti 14 jurnalis dari berbagai media massa nasional, varian baru Grand New Xenia 1.500 cc menunjukkan banyak perbedaan dibanding Xenia versi sebelumnya. Selain mesin yang lebih bertenaga, suasana kabin juga sangat senyap karena Daihatsu memoles Grand New Xenia dengan peredam suara yang lebih baik. Suara bising kendaraan di jalan tol nyaris tidak terdengar di dalam kabin.
Saat tiba di kawasan Geopark Ciletuh yang memiliki kontur jalanan ekstrem, mobil ini mampu melahap berbagai tanjakan yang sangat tinggi dan turunan yang curam. Akselerasi masih tetap terjaga saat menggunakan Grand New Xenia bertransmisi manual maupun yang otomatis (matik). Grand New Xenia juga dipadukan teknologi kekinian digital AC dan 2-DIN touchscreen audio sehingga menambah kesan mewah di ruangan kabin.
(JPC)
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten3 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD






























