Nasional
PPKM Hari ke-4, Jubir Luhut: Menyangkut Nyawa Manusia, PPKM Darurat Harus Berhasil

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan, kondisi pelayanan kesehatan saat ini tidak sedang ideal. Dia mengaku prihatin bagi mereka yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan.
Menurutnya, hari ini saja, sebanyak 31 ribu lebih terkonfirmasi positif COVID-19 dan 728 orang meninggal dunia dalam satu hari. Kasus aktif yang sedang ditangani mencapai lebih dari 324 ribu. Begitu banyaknya.
“Jumlah pasien COVID19 saat ini bisa memenuhi kapasitas kawasan Monas dan sudah mendekati jumlah penduduk kota Jogja! kondisi ini harus kita hentikan! bersama-sama. Patuhi peraturan PPKM, tinggal di rumah dan apabila harus keluar pastikan ikut program vaksinasi COVID-19,” ujar Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Dan Investasi Jodi Mahardi saat memaparkan perkembangan terbaru dalam PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali dan PPKM Mikro di wilayah lain di Indonesia, Selasa (6/7).
Dia menyampaikan duka cita yang mendalam kepada yang sudah berpulang ke haribaan Tuhan Yang Maha Esa karena komplikasi yang disebabkan COVID-19 terutama varian terbaru ini.
Dia kembali menegaskan, PPKM Darurat harus berhasil karena ini adalah tindakan kemanusiaan. Menyangkut penyelamatan nyawa diri, keluarga, dan masyarakat luas. “Kita bangsa yang tangguh, merdeka dengan keringat dan perjuangan bersama maka yakin! kita bisa melewati situasi ini. Bersama-sama tetap bersatu melawan COVID-19. Semoga Tuhan melindungi dan menyehatkan seluruh bangsa Indonesia,” ujarnya.
Dia memastikan, pemerintah pusat telah meminta pemerintah daerah mempercepat konversi tempat tidur di rumah sakit terutama di daerah di Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali. Saat ini baru DKI Jakarta yang sudah 50% mengonversi khusus untuk COVID-19. Pemerintah juga tengah menyiapkan rumah sakit cadangan di Wisma Haji Pondok Gede dengan kapasitas 900 kamar dan sudah mulai dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Jodi menambahkan, pemerintah memastikan jumlah pasokan obat-obatan dan alat kesehatan (alkes) dalam keadaan aman. Rantai suplai dan distribusi dioptimalkan agar tidak ada kendala pemenuhan kebutuhan di lapangan. Pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan tabung oksigen. Kementerian Perindustrian juga telah berkomitmen oksigen industri dikonversi ke medis hingga 90%.
Bagi yang sedang menjalani isolasi mandiri atau baru saja terkonfirmasi positif dengan tanpa gejala atau gejala ringan, Jodi mengatakan, Kemenkes telah bekerjasama dengan 11 platform telemedicine untuk memberikan jasa konsultasi dokter, jasa pengiriman obat dan penyediaan obat secara gratis. Semua ditanggung bersama oleh startup telemedicine dan Kementerian Kesehatan.
“Dapatkan informasi lebih lengkap di situs berita Kementerian Kesehatan RI di sehatnegeriku.kemkes.go.id dan aplikasi atau hotline, customer service 11 telemedis tersebut,” ujarnya.
Masih menurut Jodi, hingga Senin, 5 juli 2021, lebih dari 46,5 juta dosis vaksin telah diberikan kepada sekitar 32,4 juta orang yang menerima vaksin dosis pertama dan sekitar 14,1 juta orang yang mendapatkan dosis kedua. “Pastikan yang belum divaksinasi, daftarkan diri sekarang juga,” ajak Jodi. (rls/fid)
Pemerintahan5 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif5 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya


























