Bisnis
Produk Terlaris di Tokopedia pada Awal 2023

“Di awal 2023, Fesyen, Kecantikan dan Perawatan Diri, Makanan dan Minuman, Ibu dan Anak, serta Rumah Tangga menjadi beberapa kategori paling laris di Tokopedia,” jelas Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya.*
Demi mengakomodasi tingginya animo masyarakat terhadap berbagai kategori produk tersebut, Tokopedia terus menggelar kampanye, seperti Women in Style, Tokopedia Beauty, Tokopedia NYAM!, Tokopedia Parents dan Home Living SALEbrations. Sejumlah kampanye ini pun telah terbukti berperan menciptakan tren perilaku konsumen di Tokopedia.
Tren dan Produk Terlaris di Tokopedia Awal 2023
“Sandal, tas selempang dan blus menjadi beberapa produk yang paling banyak diburu masyarakat lewat Tokopedia di subkategori Fesyen Wanita. Sementara produk Fesyen Pria terlaris adalah kaos, kemeja dan kaos kaki,” ungkap Ekhel.
Di kategori Kecantikan dan Perawatan Tubuh, produk paling laku antara lain krim dan pembersih wajah, serum wajah dan parfum. Sedangkan di kategori Makanan dan Minuman, keripik, kopi dan buah-buahan menjadi produk yang paling diserbu masyarakat.
Di sisi lain, pada kategori Ibu dan Anak, produk sabun dan sampo bayi, popok sekali pakai, krim dan pelembab bayi merupakan produk terpopuler. Pada kategori Rumah Tangga, masyarakat paling banyak membeli pupuk, benih bibit tanaman serta sprei dan bed cover.
“Selain mengadakan berbagai kampanye, Tokopedia terus memperkuat inisiatif berpendekatan Hyperlocal demi mendekatkan penjual dan pembeli di mana pun mereka berada, misalnya Kumpulan Toko Pilihan dan Dilayani Tokopedia,” jelas Ekhel.** Berkat inisiatif berpendekatan Hyperlocal tersebut, Tokopedia mencatat di awal 2023, pengiriman terjauh terjadi dari Medan ke Jayapura.
Inisiatif Hyperlocal juga turut mendorong peningkatan jumlah perempuan pembeli di Tokopedia paling tinggi di beberapa daerah, yaitu Lombok Utara (Nusa Tenggara Timur), Gianyar (Bali) dan Musi Rawas Utara (Sumatra Selatan). Sementara itu, jumlah perempuan penjual di Tokopedia paling banyak meningkat di Manado (Sulawesi Utara), Tasikmalaya (Jawa Barat) dan Tanjung Pinang (Riau).
Relevansi Tokopedia PLAY dan Tokopedia Affiliate di Era Social Commerce
Tokopedia menghadirkan sederet inovasi yang sesuai dengan kebutuhan di era social commerce dimana masyarakat cenderung mencari inspirasi atau hiburan sambil berbelanja atau sebaliknya. Salah satunya, kanal streaming video Tokopedia Play.
“Kesehatan, Makanan dan Minuman, Kecantikan dan Perawatan Tubuh, Fesyen dan Rumah Tangga menjadi beberapa kategori paling laris di Tokopedia PLAY di awal tahun 2023. Salah satu pembelian tercepat terjadi dalam waktu 2 detik untuk produk sendok dan garpu,” kata Ekhel.
Ada pula Tokopedia Affiliate untuk mempermudah siapa pun memperoleh komisi dengan cara merekomendasikan jutaan produk atau toko di Tokopedia melalui media sosial, serta memberikan nilai tambah pada strategi pemasaran para pegiat usaha.
“Jumlah pengguna aktif Tokopedia Affiliate pada Januari 2023 naik hampir 6 kali lipat dibandingkan dengan akhir bulan pertama Tokopedia Affiliate diluncurkan. Kategori produk yang paling banyak direkomendasikan lewat Tokopedia Affiliate, yaitu Makanan dan Minuman, Rumah Tangga, Elektronik, Kesehatan serta Olahraga dan Hobi,” tutup Ekhel. (rls/fid)
Bisnis3 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan4 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan4 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Cek Fakta4 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Sport4 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Sport4 hari agoMoto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finish ke-8, Hakim Danish Amankan Podium ke-3
Sport4 hari agoKapten Persita Tangerang Minta Maaf Gagal Penuhi Target BRI Super League 2025/26


















