PSBB di Tangsel Serasa Tak Berlaku, Beredar Foto Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan Berkerumun Bersama Laskar Anggrek

By on Jumat, 29 Mei 2020

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum berakhir sejak mulai diberlakukan pada 18 April 2020 lalu.

Saat ini tengah ramai di media sosial, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan berkerumun berfoto bersama Laskar Anggrek tanpa mengindahkan physical distancing (pembatasan fisik). Diketahui, Benyamin Davnie saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Tangsel dan akan mencalonkan diri pada Pilkada Tangsel mendatang bersama Pilar Saga Ichsan. Pasangan ini diusung oleh Partai Golkar.

Dalam foto-foto yang beredar, pertemuan tersebut dikemas dengan acara halal bihalal dan dialog interaktif bersama Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan yang diakhiri dengan pengenalan budidaya lele. Acara ini digelar di kediaman H Syamsudin, Kampung Rawa Lele, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kamis (28/5/2020) kemarin. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kabid Perundang-undangan Satpol PP Tangsel Sapta Mulyana dan Koordinator Rumah Lawan Covid-19 Suhara Manullang. Tidak diketahui dengan pasti kehadiran Benyamin Davnie pada acara tersebut sebagai Wakil Walikota atau sebagai bakal calon Walikota Tangsel.

 

Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan Minta Maaf

Benyamin Davnie meminta maaf kepada masyarakat Tangsel, akibat viral foto dirinya bersama Laskar Anggrek dalam keadaan tanpa physical distancing di masa PPSBB.

“Saya mohon maaf kepada semua masyarakat dan tidak ada niatan kesengajaan,” dalih Benyamin Davnie, Jumat (29/5/2020).

Benyamin mengklaim, sebelum adanya sesi foto-foto. Narasumber maupun peserta kegiatan pada pelaksanaan acara, tetap mengikuti protokol kesehatan. Semuanya menjaga jarak dan pakai masker. Malah pembawa acara melalui pengeras suara yang ada, juga seringkali mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan pada masa PSBB tahap kedua yang baru berakhir pada 31 Mei besok.

“Eh begitu foto-foto udah kaga bisa ditahan dah.Waktu acara resminya semua ikutin protokol kesehatan, termasuk diperiksa suhu badan pas waktu datang. Tapi waktu sesi foto, ga bisa di tahan lagi untuk deket-deketan,” jelasnya.

Sementara itu, Pilar Saga Ichsan menjelaskan, dalam acara tersebut, dirinya mengaku diundang untuk berbincang-bincang bersama pengurus Laskar Anggrek dan meninjau budidaya lele milik salah satu pengurus. Baginya, budidaya lele tersebut bisa menjadi contoh program UMKM kedepan untuk masyarakat yang beraktifitas di peternakan.

“Yang saya tahu katanya mau ketemu hanya beberapa orang, pas hadir ternyata banyak orang. Saya dan Pak Ben disitu juga diminta selfie dan foto bareng. Saya sudah minta foto satu persatu kalau mau foto. Karena saya juga khawatir ada-apa-apa,” kata Pilar.

Akan tetapi, sambung Pilar, antusiasme anggota dan pengurus Laskar Anggrek  tidak terbendung.

“Saya pribadi jelas minta maaf yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan jangan sampai terulang. Dan saya akan terus melakukan sosialisasi biar masyarakat tetap mengikuti aturan PSBB sebagaimana mestinya,” imbuhnya. (kts)


error: Terimakasih