Kampus
Rektor Amany Lubis: UIN Jakarta Berkomitmen Implementasikan Kampus Hijau

UIN Jakarta berkomitmen meningkatkan status kampus hijau atau green campus guna mendukung pelestarian lingkungan. Optimalisasi anggaran, pemeliharaan ruang terbuka hijau dan lingkungan sekitar, dan kemitraan dengan berbagai lembaga mitra menjadi bagian penting dalam mengimplementasikan green campus.
Demikian disampaikan Rektor UIN Jakarta Profesor Amany Lubis, pekan ini. Dalam meningkatkan status kampus hijau, jelasnya, UIN Jakarta telah bergabung dalam UI Greenmetric World University Rankings sejak 2020 lalu bersama 912 perguruan tinggi dunia, termasuk diantaranya 87 perguruan tinggi nasional.
Pada pemeringkatan di tahun pertama keanggotaannya, ranking green campus UIN Jakarta baru mencapai 667 dunia atau 57 tingkat nasional. Kesulitan pemenuhan data yang dipersyaratkan dengan waktu yang terbatas menjadi alasan ranking kampus hijau UIN Jakarta belum sesuai harapan.
“Tapi saya kira itu awal yang baik agar tahun ini kita bekerja keras meningkatkan lagi. Kita ingin dibina UI Greenmetric sendiri, juga belajar dari kampus-kampus lain yang lebih baik. Mudah-mudahan ranking tahun ini jadi lebih baik,” harapnya.
Diketahui, UI Greenmetric World University Rankings merupakan salahsatu perankingan kampus hijau dunia sejak 2010 lalu. Terdapat enam kategori yang digunakan sebagai sarana pengukuran green campus yang dilakukan pemeringkatan ini, yaitu penataan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian.
Untuk mendukung peningkatan ranking kampus hijau sendiri, tutur Rektor, UIN Jakarta bakal mengoptimalkan pembiayaan penataan ruang terbuka hijau di lingkungan kampus. Optimalisasi dana ini dilakukan dengan pemaduan program-program kerja UIN Jakarta sendiri.
“Selama ini kurang lebih 11 persen yang mencakup dalam beberapa item. Memang belum begitu besar. Tapi paling tidak ini menjadi awal agar terdorong semuanya, bukan hanya dari dana pemeliharaan,” tambahnya.
Selain optimalisasi dari sisi anggaran, sambungnya, UIN Jakarta sendiri terus meningkatkan ruang terbuka hijau di ruang kelas, perkantoran, maupun lingkungan. Revitalisasi taman-taman, pengadaan biopori, pengelolaan sampah, dan reservasi air terus dilakukan UIN Jakarta.
Kemitraan juga menjadi strategi penting UIN Jakarta dalam implementasi kampus hijau. UIN Jakarta telah menerima dukungan mitra seperti komitmen perusahaan energi asa Uni Emirat Arab, Masdar Energy, untuk membangun panel surya bagi kebutuhan energi ramah lingkungan UIN Jakarta.
“Dari sisi energi, kita akan lakukan kolaborasi dan Alhamdulillah sudah ada persetujuan dari Masdar Energy dari Uni Emirat Arab untuk membangun enam panel surya di UIN Jakarta,” tuturnya.
Kerjasama dengan pemerintahan setempat juga dilakukan di sektor pengelolaan sampah kampus. Kerjasama ini tidak hanya menyediakan solusi atas problem sampah melainkan juga inovasi-inovasi pemanfaatan sampah sendiri. (rls/red)
Serba-Serbi6 hari agoPrakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini, Rabu 28 Oktober 2026: Setu Berpotensi Hujan Sedang
Banten6 hari agoAmal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten
Pemerintahan6 hari agoporprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026
Sport4 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November
Lifestyle6 hari agoKandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga
Banten4 hari agoUntirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional
Pemerintahan5 hari agoHari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati







































