Kampus
Rektor UIN Jakarta Amany Lubis Buka Program Pembibitan Karier Batch I

Rektor UIN Jakarta Amany Lubis membuka resmi Program Pembibitan Karier Batch I secara virtual, Kamis (12/8/2021). Acara pembukaan program yang digelar Pusat Karier UIN Jakarta itu dhadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Arief Subhan, para wakil dekan bidang kemahasiswaan, para ketua program studi, Kepala Pusat Karier Salamah Agung, Kepala Bagian Kemahasiswaan Ikhwan, dan para peserta pembibitan.
Rektor Amany Lubis dalam sambutannya menyambut baik penyelenggaraan Pembibitan Karir bagi para mahasiswa. Pembibitan Karier tersebut merupakan salah satu proses yang harus dilalui oleh setiap orang yang akan berkarier.
“Berkarier dan meningkatan kepasitas itu membutuhkan proses, salah satunya melalui Pembibitan Karier ini. Karena itu para peserta yang saat ini ikut pembibitan sangat beruntung. Mereka difasilitasi untuk berkariernya. Saya berharap kesempatan ini tidak disia-siakan,” ungkap Rektor sebagaimana mengutip dari laman UIN Jakarta.
Pembibitan Karier merupakan program career fast track dari Pusat Karier UIN Jakarta yang memfasilitasi mahasiswa dalam mendapatkan pekerjaan. Dalam pelaksanaanya, Pembibitan Karier akan dilakukan secara reguler sebanyak empat batch setiap tahunnya.
Menurut Kepala Pusat Karier Salamah Agung, tujuan dilaksanakannya Program Pembibitan Karier untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan penerapan sikap yang baik di dunia karier dan profesional. Selain itu juga untuk meningkatkan peluang dan kesempatan berkarier bagi mahasiswa hingga alumni baru (fresh graduates).
Program yang baru diselenggarakan ini memiliki berbagai tahapan untuk menyeleksi para mahasiswa. Mereka dapat berkesempatan mengikuti Program Pembibitan Karier sesuai persyaratan yang ditentukan.
Salamah Agung menyebut, tingkat partisipasi peserta Pembbitan Karier cukup tinggi. Pendaftarnya mencapai 257 mahasiswa sembilan fakultas dan 32 program studi. Namun, dari jumlah tersebut hanya 93 mahasiswa yang dinyatakan lulus.
“Ada beberapa indikator yang digunakan dalam menyeleksi para calon peserta. Di antaranya komitmen mengikuti proses pembibitan, transkrip nilai, biodata diri, dan motivation letter,” katanya.
Setelah dinyatakan lulus seleksi, imbuhnya, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian materi dan kelas mentoring selama 1,5 bulan secara online pada Agustus-September 2021. Materi yang diberikan tidak hanya mengenai penguatan karier, namun juga mengenai keterampilan diri.
“Pembibitan Karier Batch I ini sebagai pilot project dari empat Batch yang disiapkan. Ke depan akan lebih ditingkatkan lagi. Saya berharap peserta akan mendapatkan manfaat sebesar-besarnya sebagai bekal mereka untuk berkarier,” ujarnya.
Dalam kegiatan Pembibitan Karier, menurut Salamah Agung, pihaknya mendapat dukunan dari berbagai mitra kerja sama, seperti perusahaan Esta Dana Ventura, Nusatalent, dan Evos Esport. Dengan dukungan tersebut diharapkan setelah lulus nanti peserta bisa langsung bekerja di beberapa perusahaan yang menjadi mitra sesuai keahlian masing-masing.
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport7 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi








































