Lifestyle
Sakit Perut Setelah Buka Puasa? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya

Bagi Anda yang berpuasa, waktu berbuka menjadi momen yang paling ditunggu. Setelah seharian menahan lapar dan haus, Anda tentu ingin segera memenuhi hasrat makan enak yang tertunda seharian. Eits, tunggu dulu. Salah pilih makanan bisa menyebabkan sakit perut setelah buka puasa, lho! Kira-kira, apa saja penyebab sakit perut setelah buka puasa? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.
Apa saja penyebab sakit perut setelah buka puasa?
1. Makan terlalu banyak

Hal pertama yang menjadi penyebab sakit perut setelah buka puasa adalah karena makan berlebihan. Memang, sih, puasa membuat Anda ngidam banyak makanan dan ingin segera dipenuhi saat berbuka puasa. Hal ini justru tidak baik untuk kesehatan Anda.
Sakit perut setelah buka puasa sebenarnya merupakan sinyal bahwa tubuh tidak bisa menampung makanan di luar kapasitas yang seharusnya. Ketika Anda makan kebanyakan, lambung butuh waktu yang lebih lama untuk memecah makanan dan dapat memicu sakit perut.
Puasa juga membuat sistem pencernaan Anda beradaptasi dengan pola makan yang baru. Ini sebabnya, perut Anda akan kaget menerima banyak makanan setelah kosong selama 13 jam saat berpuasa. Maka itu, makanlah sewajarnya dan mulailah dengan makanan yang ringan terlebih dahulu untuk memudahkan pencernaan Anda.
2. Sakit maag kambuh


Kalau Anda tiba-tiba sakit perut saat buka puasa, coba lihat lagi jenis makanan yang Anda konsumsi. Anda mungkin baru saja makan sajian berbuka puasa yang terlalu asam sehingga memicu refluks asam lambung.
Terlebih bila Anda memiliki penyakit maag, makanan asam saat berbuka puasa akan sangat mudah memicu sakit maag kambuh. Oleh karena itu, hindari berbagai makanan asam dan mengandung gas, seperti jeruk (jeruk nipis atau lemon), kol, brokoli, bawang bombai, dan tomat.
3. Makanan pedas


Setiap makanan pedas tentu mengandung cabai yang membuat Anda merasakan sensasi panas atau terbakar saat memakannya. Ternyata, hal ini disebabkan oleh bahan kimia bernama capsaicin pada cabai.
Makanan pedas bukanlah pilihan makanan yang tepat untuk berbuka puasa. Pasalnya, kandungan capsaicin pada cabai dapat mengiritasi lambung Anda. Kalau Anda tidak ingin sakit perut saat buka puasa, maka hindari makanan yang satu ini dulu selama berpuasa, ya!
4. Minuman berkafein


Mengawali buka puasa dengan minum teh manis hangat memang dapat melegakan tenggorokan. Namun, kebanyakan minum teh juga bisa menyebabkan sakit perut setelah buka puasa.
Kandungan kafein dalam teh maupun kopi dapat mengiritasi lambung. Pasalnya, kafein menstimulasi gerak usus untuk bergerak lebih cepat saat mencerna makanan. Akibatnya, perut jadi terasa sakit dan bahkan menyebabkan diare.
5. Obat hipertensi


Bagi Anda yang punya masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi, dokter mungkin akan meresepkan obat penurun tekanan darah yang harus diminum setelah berbuka puasa. Bila Anda merasakan sakit perut saat buka puasa, bisa jadi ini karena efek obat hipertensi tersebut.
Sama seperti obat-obatan lainnya, obat hipertensi juga memiliki efek samping yang cukup mengganggu, di antaranya sakit perut dan sembelit. Bila efek sampingnya kian memburuk, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan obat hipertensi lainnya yang lebih aman untuk Anda.
Kabartangsel.com
Sport2 minggu agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 minggu agoTiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Sport2 minggu agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga









































