Sinar Mas Land berupaya mewujudkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan melalui penerapan visi green secara nyata di berbagai proyeknya, termasuk di Klaster Kireina Park. Hal ini merupakan komitmen kuat perusahaan dalam mengembangkan setiap proyek properti, baik dalam pembangunan gedung komersial, hotel, resort hingga township (kota mandiri).
Sinar Mas Land juga selalu berupaya mengajak berbagai elemen, baik masyarakat, pemerintah, hingga pihak swasta lainnya untuk berperan aktif melestarikan lingkungan melalui berbagai kegiatan, seperti penanaman pohon serta pengembangan taman dan hutan kota yang dikemas menarik.
“Tanggung jawab besar pelestarian lingkungan berada di semua pihak termasuk Sinar Mas Land dan hal ini menjadi dasar kuat kami mengusung visi green demi beragam upaya memerangi perusakan lingkungan, pemanasan global, efisiensi energy dan menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman demi terciptanya kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land .
Penerapan visi Green secara berkesinambungan dalam kawasan maupun bangunan dilakukan melalui penggunaan lahan secara bijak, hemat energi, hemat air, penggunaan bahan yang ramah lingkungan dan menjaga kualitas udara dalam ruangan. Semua itu berimbas pada penghematan energy dan biaya operasional, bahkan pengurangan emisi karbon. Sementara itu taman dan hutan kota dapat berfungsi sebagai area resapan air yang sangat baik bagi wilayah pengembangan. (rls/fid)
Serba-Serbi2 jam agoKalender Februari 2026 lengkap dengan Hijriyah
Serba-Serbi14 jam agoKalender Februari 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah
Sport5 hari agoPersib Bandung Juara Paruh Musim BRI Super League 2025/26
Sport5 hari agoHasil Persib vs Persija 1-0 Full Time
Sport5 hari agoHasil Persib vs Persija 1-0 di Babak Pertama, Beckham Putra Bawa Maung Bandung Unggul Sementara
Sport5 hari agoKalahkan Persija 1-0, Persib Kembali Puncaki Klasemen BRI Super League 2025/26
Kota Tangerang7 hari ago3 Lapangan Padel di Kota Tangerang
Bisnis7 hari agoTimothy Ronald: Kebebasan Finansial Bukan Proses Instan










