Akibat dampak melemahnya ekonomi nasional, hingga kuartal II tahun 2016 penjualan properti di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melambat.
“Pastinya terkena dampak. Tahun ini penjualan properti sangat lamban dan sulit sekali mencapai target,” kata Kepala Kantor Penanaman Modal Daerah (KPMD) Oting Ruhiyat.
Melemahnya ekonomi, diakui Oting sejalan dengan inflasi berbagai sektor, baik kebutuhan pangan dan kebutuhan lainnya sehingga daya beli masyarakat menurun. Upaya penanganan pemkot menekan infasi pada kisaran 0,2% per bulan sedangkan nasional 0,5%. Soal pelemahan ekonomi, sambung Oting, belum dihitung secara pasti berapa angka persis penurunanya.
“Kami akan berusaha mempertahankan tidak kurang dari angka sebelumnya. nyatanya masih banyak investor yang masuk pada pertengahan tahun ini,” katanya.
Diketahui, tahun sebelumnya ekonomi Tangsel diangka 8,4% di atas rata-rata nasional. (kie/plp/fid)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2












