Connect with us

Lembaga Survei Politik (LSP) Indonesia merilis hasil riset opini publik untuk memprediksi pemenang Pilkada Banten pada 15 Februari 2017 mendatang. Hasilnya, pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy unggul atas pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarif.

Peneliti LSP Indonesia, Syaf Zulkarnain mengatakan, melalui pertanyaan tertutup dimana responden ditunjukkan kartu bantu gambar pasangan calon, Wahidin-Andika dipilih oleh 39,50% responden. Sementara Rano-Embay dipilih oleh 32,10% responden. Sisanya sebanyak 28,40% menyatakan rahasia, tidak tahu atau tidak menjawab.

“Melihat komposisi ini pasangan Wahidin-Andika unggul dengan selisih 7,40% atas pesaingnya Rano-Embay,” ujar Syaf dalam keterangannya, Rabu (1/2).

Advertisement

Syaf menambahkan,  masih ada 28,40% pemilih yang bisa diperebutkan, namun melihat rata-rata partisipasi pemilih dalam banyak pilkada di Banten masih di bawah 70%, besar kemungkinan distribusi pemilih yang belum memutuskan itu akan lari ke golput.

“Jikapun masih terdistribusi ke masing-masing paslon, kemungkinan sebagian terbesar akan memilih Wahidin-Andika. Ini karena sesungguhnya pemilih tidak akan menunda pilihan pada petahana, kecuali ada sesuatu yang mengganjal hati mereka,” jelasnya.

Survei LSP Indonesia, sambung Syaf, diselenggarakan pada tanggal 21 hingga 27 Januari 2017 dengan jumlah responden 800 orang. LSP Indonesia mengklaim tingkat margin of error sebesar 3,6% pada tingkat kepercayaan 95%. Setiap responden ditemui pewawancara yang telah dilatih. Satu pewawancara bertugas untuk satu desa atau kelurahan terpilih dengan jumlah responden sebanyak 10 orang di setiap desanya.

Untuk metode yang digunakan, LSP Indonesia menggunakan metode multistage random sampling dengan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) terpilih di seluruh wilayah Banten sebanyak 800 KK. Antara lain di Kabupaten Serang sebanyak 110, Kabupaten Pandeglang sebanyak 90 KK, Kabupaten Tangerang sebanyak 210 KK, Kota Cilegon 30 KK, Kota Serang sebanyak 50 KK, Kabupaten Lebak sebanyak 90 KK, Kota Tangerang sebanyak 120 KK dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebanyak 100 KK. (pr/fid)

Advertisement

Populer