Tangsel
Tangsel Kembangkan Kawasan Pertanian Terpadu

Bidang agraria sangan menjanjikan ekonomi. Setidaknya hal itulah yang ingin dibuktikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kepada masyarakatnya. Karenanya, pada APBD Perubahan ini pemkot akan membangun kawasan pertanian terpadu.
Rencananya, kawasan itu akan dibangun di Rawabuntu, Kecamatan Serpong dengan luas 5.000 meter. Menurut Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, dengan adanya sarana itu masyarakat bisa meniru proses yang sedang dikerjakan.
“Area ini bisa dimanfaatkan khusus untuk lahan pertanian seperti jamur atau pertanian lainnya. Masyaratkat nanti bisa mencontoh yang sedang dikerjakan. Bidang ini lebih menjanjikan daripada sekadar usaha menjual voucher pulsa atau lainnya,” papar Benyamin, saat mencicipi sate jamur di Dinas Pertanian Tangsel, Jombang, Ciputat (19/9).
Soal budidaya jamur merang yang saat ini tengah digeluti Koperasi Saung Kecapi Kota Tangsel (Kosakata), kata Benyamin, prospek kedepannya sangat terbuka luas. Salah satunya karena permintaan pasar Jabodetabek terhadap komoditi ini sangat tinggi.
“Jamur adalah makanan yang bergizi tinggi, banyak protein dan dapat menjadi pengganti daging. Jamur juga dapat dijadikan ketahanan pangan dan bisnis yang menjanjikan karena prospeknya masih terbuka luas, “ tutur Benyamin.
Bisnis jamur, sambungnya, juga dapat membantu pemerintah dalam program percepatan pengentasan kemiskinan. Karena dengan modal yang tidak terlalu tinggi masyarakat yang membuka usaha ini dapat mendapatkan penghasilan hanya dalam jangka waktu singkat.
“Saya berharap ke depannya usaha jamur ini memiliki daya ungkit untuk membangun ketahanan pangan. Karena produksinya yang tidak memakan waktu lama,” imbuhnya.
Dengan modal minimal Rp 11 juta, usaha ini akan mendapatkan penghasilan dalam 10 hari. Karena masa panen untuk jamur merang ini setiap 10 hari sekali dengan menghasilkan 250 hingga 550 kilogram jamur merang dalam satu kumbung, yang dijual seharga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu perkilogram.
“Tidak memakan waktu lama untuk break even point dibanding membuka usaha lain yang untungnya sedikit dan lama,” ujar Benyamin. (Photo: Tangseloke)
(sumber: tangselpos)
Sport4 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Banten4 minggu agoLamiPak Bersama Frisian Flag Resmikan Program Pengelolaan Sampah Kemasan Aseptik di Kabupaten Serang
Pendidikan4 minggu agoPahami Poin-Poin Perubahan Juknis Serdos Tahun 2026
Nasional3 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Nasional4 minggu agoHarga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan3 minggu ago379 Masjid dan 376 Musala di Tangsel Terhubung Internet Gratis, Diskominfo Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Edukasi




















