Pemerintahan
Tangsel Segera Miliki Taman Budaya

Setelah menanti cukup lama, akhirnya Kota Tangerang Selatan akan segera memiliki Taman Budaya di wilayahnya. Tidak tanggung-tanggung fasilitas yang nantinya akan dibangun sangat menunjang untuk menjadi ajang kreasi seni dan budaya. Sekitar Rp 26 miliar akan digelontorkan dari pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Taman Budaya ini yang berlokasi di Taman Kota II BSD.
“Rp 26 miliar kami siapkan. Rencananya dimulai pertengahan tahun ini, prosesnya saat ini tengah persiapan lelang,” ungkap Kepala Bidang Pembangunan Dinas Tata Kota Tangsel, Mukhodas, akhir pekan lalu.
Lanjutnya, Taman Budaya ini nantinya akan dilengkapi dengan pelbagai fasilitas, penunjang kreasi seni dan budaya di Kota Tangsel. Fasilitas seperti Auditorium, ruang rapat, perpustakaan, serta aphitheater outdoor atau panggung teater multifungsi.
“Rencananya juga akan ada area bermain outbound untuk keluarga, sehingga kumpul semua di taman budaya ini,” jelas Mukhodas.
Ia juga mengakui bahwa pembahasan konsep tentang Taman Budaya ini sudah lama dibincangkan dengan pelakon seni dan budaya di Kota Tangsel. Pertemuan itu membahas seluk beluk tentang taman budaya. Sehingga, bila sudah jadi, taman budaya ini tidak akan sepi peminat, dan harus selalu ramai oleh para pelaku seni dan budaya, serta masyarakat yang mengunjunginya.
“Pertemuannya waktu itu dengan Saung Kecapi juga, salah satu komunitas penggiat seni dan budaya. Para pelaku seni diamanatkan untuk menjaga taman budaya agar eksistensinya tetap tumbuh dan berkembang menjadi tempat rekreasi seni dan budaya,” katanya.
Menjawab tantangan dan amanat tersebut Imam Mahendra, salah satu pendiri Komunitas Saung Kecapi menuturkan bahwa gagasan besar mengenai taman budaya sudah lama didengungkan oleh Saung Kecapi, beragam diskusi sudah dilakukan agar taman budaya ini nantinya memiliki efek manfaat yang besar bagi pelakon seni, anak muda, dan masyarakat Tangsel umumnya.
“Harus mampu, pastinya taman budaya itu bisa mewujudkan harapan segenap pelakon seni, menjadi tempat untuk mengeksplorasi kreativitas seni dan budaya lokal. Kita pun sudah bekerjasama dengan Dewan Kesenian Tangsel, KNPI, juga beragam komunitas anak muda lainnya,” ungkapnya dengan optimistis.
Seniman berambut gondrong yang sedang memulai debut album musik ‘Duo Nengnong’ ini juga mengungkapkan, bahwa desai yang sudah disusun Pemkot Tangsel, diluar perkiraannya. Sebab, desain yang sudah jadi sangat mewah dan fantastik.
Imam pun menuntut agar taman budaya ini harus segera dikerjakan, sehingga Pemkot Tangsel mampu menjawab tuntutan seniman yang haus akan wadah kebudayaan di wilayahnya.
“Kami sudah sesak dan penat memenuhi kantong-kantong kebudayaan di Jakarta,” ungkapnya. (to/SN/kt)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Tangsel3 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Bisnis4 minggu agoJKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja






















