Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan Rp357 miliar dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2). Tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat mendistribusikan 420 ribu lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2.
“PBB menjadi salah satu pendapatan asli daerah yang bertujuan untuk membantu membiayai pembagunan daerah,” kata Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.
Airin menambahkan, PBB merupakan salah satu sumber pendapatan bagi Pemkot Tangsel. Maka itu, raihan pajaknya harus dilakukan secara optimal.
“Kita juga sedang kaji potensi pendapatan lain. Karena kita sudah harus mandiri dari sisi keuangan. Pembangunan akan lebih cepat karena kita memiliki uang sendiri,” tandasnya.
Kepala Bapenda Kota Tangsel, Dadang Sofyan mengatakan Bapenda pada tahun ini ditarget meraup pendapatan senilai Rp1,4 triliun. Dari sektor PBB-p2, diakui mencapai Rp357 miliar.
“Kami sangat berharap mendapatkan dukungan penuh untuk bisa mencapai target tersebut. Minimal, sampaikan SPPT langsung ke wajib pajaknya,” terangnya. (plp)
Banten5 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis5 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis5 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Nasional5 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis5 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis5 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis5 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional4 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji














