Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan Rp357 miliar dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2). Tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat mendistribusikan 420 ribu lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2.
“PBB menjadi salah satu pendapatan asli daerah yang bertujuan untuk membantu membiayai pembagunan daerah,” kata Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.
Airin menambahkan, PBB merupakan salah satu sumber pendapatan bagi Pemkot Tangsel. Maka itu, raihan pajaknya harus dilakukan secara optimal.
“Kita juga sedang kaji potensi pendapatan lain. Karena kita sudah harus mandiri dari sisi keuangan. Pembangunan akan lebih cepat karena kita memiliki uang sendiri,” tandasnya.
Kepala Bapenda Kota Tangsel, Dadang Sofyan mengatakan Bapenda pada tahun ini ditarget meraup pendapatan senilai Rp1,4 triliun. Dari sektor PBB-p2, diakui mencapai Rp357 miliar.
“Kami sangat berharap mendapatkan dukungan penuh untuk bisa mencapai target tersebut. Minimal, sampaikan SPPT langsung ke wajib pajaknya,” terangnya. (plp)
Sport6 hari agoKlasemen Akhir BRI Super League 2025/2026: Persib Juara, Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak Terdegradasi
Sport6 hari agoPersita Tangerang Akhiri BRI Super League 2025/26 di Posisi Ke-10 dengan Raihan 45 Poin
Nasional5 hari agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
Nasional6 hari agoUsai Presiden Prabowo Jadi Bahan Taruhan, Kementerian Komdigi Blokir Polymarket
Nasional6 hari agoMenhan Sjafrie Sjamsoeddin Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad
Bisnis5 hari agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Pemerintahan4 hari agoIduladha 1447 H, Pemkot Tangsel Pastikan Pasokan Pangan Tetap Lancar
Pemerintahan4 hari agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan













