Connect with us

Lifestyle

Teknik Pernapasan untuk Meringankan Gejala Coronavirus (COVID-19)

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Sesak napas adalah salah satu gejala umum dari COVID-19. Beberapa orang yang mengalami gejala ini akhirnya mencoba teknik pernapasan tertentu untuk meringankan gejala tersebut, termasuk J.K. Rowling, penulis buku Harry Potter.

Apakah teknik pernapasan yang disebut oleh penulis kondang ini ampuh untuk tangani coronavirus (COVID-19)?

Adakah teknik pernapasan tertentu untuk ringankan gejala COVID-19?

Advertisement

pH tubuh asam sesak napas dada sakit

Baru-baru ini, J.K. Rowling menyebut bahwa ada teknik pernapasan yang membantu dirinya mengatasi gejala sesak napas yang mirip dengan coronavirus (COVID-19). 

Dalam twitnya, terdapat video dokter dari rumah sakit Inggris ini, digambarkan bagaimana mengontrol batuk. Mulai dari menarik napas dalam-dalam hingga menutupi mulut dan batuk agar terkontrol.

Lantas, apakah teknik pernapasan yang disebut J.K. Rowling ini dapat membantu meringankan gejala coronavirus?

Teknik pernapasan yang diperagakan oleh dr. Sarfaraz Munshi dari Queen’s Hospital di Inggris tersebut memang dapat membantu meringankan sesak napas yang sering dialami pasien coronavirus. 

Advertisement

Akan tetapi, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa metode ini dapat digunakan oleh pasien yang terinfeksi virus yang menyerang sistem pernapasan ini. 

Mengontrol batuk yang disebut oleh J.K. Rowling ini ternyata cukup membantu bagi penderita cystic fibrosis. Cystic fibrosis adalah kelainan bawaan yang menyebabkan kerusakan parah pada paru-paru, sistem pencernaan, dan organ lain di dalam tubuh bayi.

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Advertisement

Begini, sel paru manusia memproduksi lendir yang lengket sebagai bagian dari sistem pertahanan tubuh. Apabila paru-paru terinfeksi virus, terutama SARS-CoV-2 atau influenza, produksi lendir akan meningkat. Lendir dari paru ini bertujuan untuk ‘menjebak’ patogen yang menyerang.

Umumnya, lendir ini akan dikeluarkan dari paru layaknya rambut kecil yang bergerak di saluran udara. Maka itu, ketika seseorang batuk, lendir dapat dikeluarkan sebagai dahak atau ditelan.

Paru bisa menghasilkan lendir yang cukup banyak sehingga sulit untuk bernapas. Hal ini dikarenakan lendir menghalangi saluran udara kecil yang mencegah tubuh mendapatkan oksigen dari paru-paru. 

Pada penyakit seperti cystic fibrosis, batuk yang terkontrol memang dapat membantu menghilangkan lendir dan memudahkan Anda bernapas.

Advertisement

Namun, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa teknik pernapasan ini bisa digunakan untuk meringankan gejala coronavirus. 

Bolehkah metode ini tetap dicoba?

teknik pernapasan untuk tidur

teknik pernapasan untuk tidur

Sebenarnya, mencoba teknik pernapasan yang direkomendasikan oleh dokter dari Inggris tersebut untuk meringankan gejala coronavirus bukan menjadi masalah. Namun, ada risiko yang cukup mengkhawatirkan karena metode itu dapat secara tidak sengaja menyebarkan virus. 

Pada saat Anda batuk, tubuh akan memproduksi tetesan lendir dari paru yang dapat menyebar atau percikan dari mulut. Akibatnya, percikan air yang cukup banyak dan berisi virus dapat menginfeksi orang lain. 

Sebagai contoh, ketika seseorang batuk, secara tidak langsung percikan dari mulut yang menempel di tangan bisa berpindah ke benda atau permukaan yang disentuh orang lain.

Advertisement

Sesak napas Anda mungkin membaik, tetapi ketika dilakukan di dekat orang lain, risiko penyebarannya akan cukup besar. 

Pada saat seorang pasien positif COVID-19 dirawat di rumah sakit, mereka akan ditempatkan di ruangan khusus yang udaranya tidak tercemar. Pasien juga diwajibkan memakai masker untuk menyerap percikan air saat batuk, sedangkan petugas medis memakai alat pelindung diri (APD).

Begini teknik pernapasan untuk meringankan sesak napas

tanda hipertensi paru

tanda hipertensi paru

Sebenarnya, teknik pernapasan yang disebut-sebut dapat meringankan gejala coronavirus tersebut lebih cocok digunakan oleh orang yang sering mengalami sesak napas akibat infeksi paru. 

Penderita cystic fibrosis, bronkitis kronis, dan asma kronis mungkin sudah sering melakukan metode ini ketika mereka kesulitan bernapas. 

Advertisement

Apabila Anda mengalami kondisi yang sama dan ingin menggunakan teknik ini, sebaiknya tidak dilakukan di dekat orang lain dan lebih baik menggunakan masker.

Selain itu, jangan lupa untuk melakukan berbagai cara mencegah penularan COVID-19, seperti mencuci tangan dan menjaga jarak. 

Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko penyebaran karena percikan air dari tenggorokan dapat bertahan di permukaan. 

Mengontrol batuk

Salah satu teknik pernapasan yang dapat meringankan sesak napas seperti gejala coronavirus adalah dengan mengontrol batuk. 

Advertisement

Dilansir dari Baltimore Washington Medical Center, sering batuk dapat menghambat saluran udara dan membuat Anda kesulitan bernapas. 

Apabila Anda mencoba metode mengontrol batuk, paru akan kembali longgar dan membawa lendir melalui saluran udara tanpa menghambat apa pun. Metode ini juga dipercaya dapat menghemat oksigen, terlebih saat Anda batuk. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Duduk di kursi dengan kaki menempel di lantai dan condongkan tubuh ke depan
  2. Lipat lengan di atas perut dan tarik napas perlahan melalui hidung
  3. Condongkan tubuh sedikit ke depan dan buang napas sambil menekan lengan ke perut
  4. Buka sedikit mulut dan batuk dua sampai tiga kali
  5. Usahakan untuk membuat batuk tidak terlalu panjang
  6. Tarik napas dengan lembut melalui hidung
  7. Istirahat

Mengatur pernapasan

Selain mencoba mengontrol batuk ketika merasa sesak napas, ada teknik pernapasan lainnya yang mungkin dapat meringankan gejala yang mirip coronavirus, yaitu mengatur napas. 

Fokus utama dari mengatur napas adalah bernapas dengan lembut dengan usaha yang sedikit. 

  1. Duduk dengan posisi yang nyaman
  2. Meletakkan tangan di tulang rusuk atau atas perut
  3. Cobalah rasakan pergerakan tulang rusuk atau perut naik dan turun saat bernapas
  4. Tarik napas lewat hidung dan keluarkan dari mulut
  5. Usahakan bernapas dengan ritme yang pelan dan nyaman

Droplet Pasien COVID-19 Bertahan di Udara, WHO Imbau Petugas Medis

Walaupun kedua teknik pernapasan di atas mungkin dapat membantu meringankan sesak napas yang mirip dengan gejala coronavirus, usahakan untuk memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu.

Advertisement

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan3 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional5 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport8 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport10 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis11 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis11 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis12 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis12 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis12 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis12 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis12 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis12 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis12 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis12 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis12 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis12 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis12 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis12 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan12 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional13 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer