Kementerian Kesehatan RI pada Kamis (12/11) ajak semua pihak untuk tepuk tangan selama 56 detik. Tepuk tangan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada tenaga kesehatan di Indonesia.
Siang hari ini nampak pegawai Kementerian Kesehatan berdiri berjejer di pinggir jalan HR. Rasuna Said, Jakarta. Tepatnya di depan gedung Kemenkes mereka berdiri dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu jaga jarak dan memakai masker.
Mereka menunggu mobil ambulans dengan tenaga kesehatan yang memakai APD lengkap. Rencananya ambulans tersebut akan lewat ke hadapan mereka kemudian disambut dengan tepuk tangan selama 56 detik. Hal tersebut dimaksudkan sebagai simbol apresiasi kepada tenaga kesehatan atas perjuangannya dalam menangani COVID-19 dan berjuang meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.
Tepuk tangan 56 detik ini diikuti oleh Menteri Kesehatan RI, seluruh pejabat, beserta pegawai di Kementerian Kesehatan. Bahkan tepuk tangan ini diikuti juga oleh instansi dan lembaga di wilayah lain, seperti di antaranya TNI dan Tim Medis di Makassar, dan Mahasiswi Politeknik Kesehatan Jakarta III.
Momen tepuk tangan 56 menit itu pun diunggah di media sosial lengkap dengan sejumlah tagar, di antaranya #gerakan56detik, #HKN56, hingga #terimakasihnakes. Bahkan tagar #gerakan56detik telah menjadi trending topic nasional.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Kemenkes, Widyawati, mengatakan gerakan tepuk tangan 56 detik itu dilakukan untuk memberikan apresiasi bagi tenaga kesehatan dan masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Durasi 56 detik merujuk pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56.
“Memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah melayani dan masyarakat yang taat pada protokol kesehatan. Karena HKN saat ini ke- 56 tahun,” katanya. (rls/fid)
Banten6 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional3 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional3 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf











