Deputi Bidang Geofisika BMKG, Dr. Ir. Muhamad Sadly, M.Eng, mengatakan berdasarkan UU no 31 tahun 2009, BMKG mendapat mandat dan wewenang untuk melakukan observasi, analisis dan diseminasi informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami.
Dalam rangka memberikan layanan informasi gempabumi dan tsunami secara lebih tepat dan akurat sesuai yang dimandatkan dalam UU no 31 /thn 2009, BMKG menjalin kerjasama dengan para pakar di bidang gempa bumi dan tsunami dari berbagai lembaga, instansi dan perguruan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Hasil penelitian dan kajian bersama para pakar yang sudah teruji secara ilmiah berbasis data yang memadai dan valid, dapat diterapkan dalam mendukung analisis untuk meningkatkan kualitas dan akurasi info gempabumi dan tsunami yang diberikan oleh BMKG. Oleh karena itu masyarakat dihimbau untuk lebih arif dalam memahami info kegempaan dan tsunami, khususnya apabila informasi tersebut masih berupa kajian awal yang belum teruji, maka informasi tersebut belum dapat menjadi pegangan resmi untuk menjadi acuan dalam upaya mitigasi bencana,” ujarnya dalam siaran pers resmi BMKG, Kamis (5/4/2018).
Pada kasus hasil kajian potensi tsunami di Pandeglang, kata Dr. Ir. Muhamad Sadly, M.Eng, peneliti sebenarnya tidak melakukan prediksi tapi mencoba mengungkap potensi yang masih perlu dikaji lebih lanjut berbasis data ilmiah yang lebih memadai, karena peneliti tersebut tidak menyebutkan kapan akan terjadinya, sehingga dalam hal ini masyarakat dihimbau agar tetap tenang.
“BMKG akan terus melakukan monitoring aktivitas gempabumi di Indonesia termasuk potensi tsunami dari setiap gempa kuat yang terjadi, dan segera memberikan informasi tersebut dengan cepat dalam waktu kurang dari 5 menit, melalui berbagai media disseminasi (sms, website, Sosial Media dan Aplikasi Info BMKG),” paparnya.
Dr. Ir. Muhamad Sadly, M.Eng melanjutkan, selain itu BMKG bersama pihak terkait akan terus aktif dalam memberikan edukasi, terkait mitigasi gempabumi dan tsunami kepada stakeholder, masyarakat, dan media, untuk mendukung efektivitas pengurangan risiko bencana. (rls/fid)
Bisnis9 jam agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan8 jam agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan1 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan1 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Pemerintahan5 hari agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan
Nasional6 hari agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
Sport1 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Cek Fakta1 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD












