Connect with us

Lifestyle

Toxic Positivity, Ucapan Penyemangat yang Membuat Depresi

Pernah dengar toxic positivity? Istilah ini seperti sebuah paradoks. Antara sebuah lontaran positif beradu dengan emosi negatif, sehingga menjadi racun bagi mereka yang menerimanya.

Mungkin tak semua orang membutuhkan petuah positif untuk membawa dirinya lebih baik. Terkadang respons penyemangat hanya membuat perasaannya semakin memburuk. Hal ini wajar adanya dan mungkin saja Anda pernah mengalaminya.

Mengenal toxic positivity lebih dalam

Setiap orang memiliki masalah dan membuat perasaannya rapuh. Ketika ia mencari kelegaan atas masalah yang dialaminya, ia akan bercerita kepada orang yang dipercayanya. 

Misalnya saja, Anda dikeluarkan dari pekerjaan karena membuat suatu kesalahan. Kemudian kawannya berusaha untuk membuat perasaannya lebih baik dengan berkata, “Coba lihat sisi baiknya, kamu bisa dapat pekerjaan yang lebih baik lagi dibandingkan kantor yang sekarang.”

Advertisement

Mungkin saja ia mendapatkan respons dari kawan lainnya seperti ini, “Yakin deh kamu masih bisa dapet pekerjaan yang baru. Masih ada yang lebih parah kok dari kasus lo.”

Sayangnya, respons yang cenderung positif ini berseberangan dengan apa yang Anda rasakan. Orang yang sedang menghadapi masalah cenderung ingin dimengerti mengenai posisinya saat itu. Inilah yang dinamkan toxic positivity, saat segala ungkapan positif hanya menjadi bumerang.

Bahayanya, toxic positivity tidak membuat seseorang merasa lebih baik. Tetapi merasa lebih buruk. Terutama untuk mereka yang mengalami depresi.

Toxic positivity hanya memicu orang yang tertimpa persoalan menutupi perasaan sesungguhnya. Kenyataannya, ia dirundung emosional dan rasa sakit hati. 

Advertisement

Terkadang toxic positivity muncul karena seseorang belum pernah mengalami permasalahan yang kawannya hadapi. Sehingga saat menanggapi respons, ia hanya bisa mengkamuflasekan perasaannya dengan berpura-pura baik-baik saja atau merasa bahagia.

Mengutip laman Psychology Today, kata-kata yang bersifat toxic positivity, sebetulnya mengacu pada konsep menjalani hidup secara benar adalah dengan cara berpikir positif. Sayangnya, persepsi ini hanya memicu emosi negatif.

Lantas, bagaimana jika saya dirundung masalah?

sahabat dan pacar

Ketika Anda mendengar petuah yang bersifat toxic positivity dan merasa dunia seakan membungkam perasaan Anda yang sebenarnya, tentu ini wajar. Kadang perasaan alami yang sebetulnya dirasakan seperti terkunci.

Advertisement

Tak satu orang pun bisa mengontrol agar kebahagiaan terus menyelimuti hidupnya. Kadang kala masalah pun datang. Ketika Anda dilanda masalah, salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan bercerita kepada orang terdekat, baik keluarga, kekasih, atau sahabat.

Bercerita setidaknya membuat Anda merasa lega, karena beban di hati setidaknya bisa terangkat. Berceritalah terus terang, meskipun sulit. Bercerita dapat menghilangkan gundah, dibandingkan Anda harus pura-pura tersenyum saat mendengar toxic positivity dari orang lain.

Kadang kita juga tak bisa menduga respons seseorang yang cenderung toxic positivity. Mungkin saja pernyataan itu datang dari orang terdekat. 

Menerima kenyataan atas apa yang Anda alami mungkin saja bisa membuat perasaan menjadi lebih baik. Cobalah untuk menghadapi emosi yang Anda alami, meski rasanya tak nyaman. Tentu ini akan membawa kebaikan dan membantu Anda mengerti diri sendiri.

Advertisement

Belajar untuk tak menjadi toxic positivity bagi yang lain

sahabat sejati menjaga kesehatan mental

sahabat sejati menjaga kesehatan mental

Ada saatnya kita berhadapan dengan masalah. Namun, ada juga titik di mana kita menjadi pendengar bagi mereka yang bermasalah. Terkadang kita tak sadar bahwa apa yang kita utarakan menjadi toxic positivity bagi mereka.

Ketika ada kawan yang bercerita mengenai persoalan yang dihadapinya, cobalah bayangkan Anda berada pada posisinya. Berempati padanya adalah cara yang dapat membuat ia merasa lebih dimengerti. 

Anda bisa menyampaikan empati terhadap perasaan mereka atas apa yang mereka alami. Misalnya, dalam kasus teman yang dikeluarkan dalam pekerjaan. “Aku turut sedih kamu dikeluarin dari kantor. Wajar, kamu merasa kecewa atau marah dalam kondisi sekarang ini.”

Pernyataan semacam ini setidaknya membuat mereka merasa dihargai karena ada orang yang mampu memahami perasaan mereka. Untuk dalam kasus tertentu, pernyataan optimis hanya menjadi toxic positivity. Oleh karenanya, berempatilah, karena kita juga pun ingin dimengerti saat persoalan melanda.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional4 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan7 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan7 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Populer