Connect with us

Lifestyle

Uji Hydroxychloroquine COVID-19 Ditunda, WHO Nilai Tak Aman

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Pertengahan Mei lalu, sekelompok peneliti dari University of Oxford memulai uji klinis terhadap hydroxychloroquine untuk melihat potensinya sebagai obat COVID-19. Tidak sampai seminggu kemudian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa uji klinis ini dihentikan sementara terkait alasan keamanan.

Hydroxychloroquine merupakan kandidat obat COVID-19 terbaru setelah chloroquine, remdesivir, dan beberapa kombinasi obat-obatan lainnya. Obat ini mempunyai fungsi yang mirip dengan chloroquine sehingga menjadi kandidat obat yang cukup berpotensi. Lantas, apa yang membuatnya gagal?

Bagaimana uji klinis hydroxychloroquine untuk COVID-19 dilakukan?

Advertisement

LIPI Uji Obat Herbal COVID-19 dari Daun Ketepeng dan Benalu

Hydroxychloroquine adalah obat untuk mencegah dan mengatasi gejala akut malaria. Namun, obat ini belakangan juga digunakan untuk mengatasi peradangan kronis pada penyakit rematik, lupus, serta penyakit autoimun sejenisnya.

Belum jelas mengapa hydroxychloroquine ampuh mengatasi peradangan. Banyak ahli menduga bahwa obat ini bekerja dengan memengaruhi jalur komunikasi sel sistem imun. Jalur komunikasi inilah yang mungkin memicu reaksi radang pada tubuh.

Peradangan juga menjadi masalah utama pada COVID-19. Begitu paru-paru terinfeksi SARS-CoV-2, sistem imun akan merespons dengan reaksi peradangan. Akan tetapi, proses ini juga menimbulkan kerusakan organ yang berakibat fatal.

Mengingat keampuhannya dalam mengatasi peradangan, hydroxychloroquine mungkin bisa menjadi solusi atas peradangan akibat coronavirus. Para peneliti pun mengusulkan uji klinis dengan memberikan hydroxychloroquine dan antibiotik azithromycin kepada pasien COVID-19.

Advertisement

Para peneliti memberikan obat minum kepada pasien COVID-19 secara acak. Mereka diminta meminum 400 miligram hydroxychloroquine dua kali pada hari pertama. Lalu, dosisnya dikurangi menjadi 200 miligram sebanyak dua kali sehari selama enam hari berikutnya.

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Selain hydroxychloroquine, pasien juga mengonsumsi 500 miligram azithromycin pada hari. Dosisnya kemudian dikurangi menjadi 250 miligram selama empat hari berikutnya. Sementara itu, pasien dari kelompok kontrol diberikan pil plasebo (bukan obat).

Advertisement

Selama 20 hari masa penelitian, para pasien akan mencatat gejalanya, perawatan yang didapatkan, serta situasi apa pun yang berkaitan dengan penyakitnya. Staf penelitian memantau kondisi pasien lewat telepon atau kunjungan ke rumah sakit bila memungkinkan.

Seluruh uji klinis ini bertujuan untuk menilai apakah hydroxychloroquine dan antibiotik dapat mengurangi kemungkinan pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit. Selain itu, para peneliti juga akan menguji keamanan dan risikonya pada pasien COVID-19.

Uji klinis hydroxychloroquine dihentikan sementara

Peneliti membuat obat batuk rejan

Peneliti membuat obat batuk rejan

Sayangnya, uji klinis bertajuk COPCOV ini dihentikan sementara pada Rabu (27/5). Sebuah laporan terbaru dalam jurnal The Lancet menyebutkan bahwa hydroxychloroquine tidak memberikan manfaat yang diharapkan pada pasien COVID-19.

Laporan tersebut turut mengungkapkan bahwa pemberian hydroxychloroquine mungkin malah meningkatkan risiko kematian pasien dalam uji klinis. Pasien yang mengonsumsi obat tersebut juga lebih berisiko mengalami gangguan denyut jantung dibandingkan yang tidak.

Advertisement

Pasien uji klinis terbagi menjadi tiga kelompok, yakni pasien yang mengonsumsi hydroxychloroquine, chloroquine, dan yang tidak meminum obat apa pun. Dari 43,4% pasien yang meninggal, sekitar 18% adalah yang mengonsumsi hydroxychloroquine. 

Sebanyak 16,4% pasien meninggal lainnya berasal dari kelompok yang mengonsumsi chloroquine, sedangkan 9% sisanya adalah pasien yang tidak diberikan obat apa pun. Angka kematian pasien yang meminum kombinasi hydroxychloroquine bahkan lebih tinggi lagi.

Uji klinis ini tidak semata-mata membuktikan bahwa hydroxychloroquine menyebabkan kematian pada pasien COVID-19. Bahkan, hydroxychloroquine dan azithromycin sebenarnya adalah obat yang tergolong aman bagi kebanyakan orang.

ibuprofen covid-19ibuprofen covid-19

Meski begitu, keduanya memang diketahui bisa menimbulkan sejumlah efek samping. Efek samping ringannya yakni sakit kepala dan mual. Ada pula laporan efek samping berat berupa masalah denyut jantung, tapi kondisi ini terbilang langka.

Advertisement

WHO pun memutuskan untuk menghentikan sementara uji klinis hydroxychloroquine hingga ada bukti terbaru terkait keamanannya. Para peneliti juga tidak menyarankan penggunaan obat ini di luar uji klinis karena belum terjamin aman bagi pasien.

Para peneliti di seluruh dunia sejauh ini telah meneliti berbagai obat yang berpotensi mengatasi dan mencegah COVID-19. Namun, proses pengembangan obat COVID-19 sama halnya dengan pengembangan vaksin yang terdiri dari banyak tahapan.

Tidak jarang, para peneliti harus menghadapi banyak kegagalan sebelum menemukan obat yang betul-betul bekerja. Sambil menanti kabar terbaru, Anda bisa ikut berperang melawan COVID-19 dengan mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker, dan menerapkan physical distancing.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Advertisement

https://embed.kitabisa.com/sehathadapicorona

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Hukum22 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional22 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno2 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan4 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer