Connect with us

Pendidikan

Ujian Nasional SMA Sederajat di Kota Tangerang Selatan Berjalan Lancar

Published

on

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sukses menggelar Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Sebanyak 17.101 siswa mengikuti UN sebagai bagian dari syarat mendapatkan ijazah kelulusan.

Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Tangsel, Sridoyo mengatakan jumlah seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri dan swasta sebanyak 148 sekolah. Dari jumlah tersebut, sekolah yang menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebanyak 28 sekolah. Sedangkan paper based test (PBT) 120 sekolah. Untuk SMK, sekolah UNBK sebanyak tujuh, dan PBT 65 sekolah. Madrasah Aliyah (MA) yang melaksanakan PBT 16 dan UNBK Satu sekolah. Untuk tahun 2015, lanjut Mathodah, siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) sebanyak 17.101 siswa SMA, SMK dan MA.

“Kami berharap tingkat kelulusan mencapai angka maksimal,” ungkap Sridoyo menjelaskan beberapa waktu lalu.

Advertisement

Sridoyo mengatakan tingkat kelulusan mencapai 99 persen pada tahun 2015, tingkat SMA mencapai 98,28 persen. Tingkatan SMK sebesar 98,86 persen.

“Sudah tiga tahun ini, tingkatan kelulusan di Tangsel meningkat. UN ini juga, sebagai pengabdian terakhir Dindik tingkatan Kota/Kabupaten, tahun depan sudah dikelola Provinsi,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Mathodah mengatakan pihaknya sudah menyiapkan beberapa alternatif untuk para siswa yang lulus tahun ajaran 2016. Bagi siswa tingkat SMA atau SMK lulusan 2016 di Kota Tangsel yang berminat dengan dunia kerja, Dindik Tangsel telah memfasilitasi mereka melalui job matching yang telah digelar pada tanggal 15-16 April yang lalu di SMKN 2 Tangsel.

Gubernur Banten Rano Karno bersama walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Kepala DInas Pendidikan Kota Tangsel Drs. H. Mathodah S saat meninjau pelaksanaan UN

Sementara itu, untuk siswa yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi, lanjut Mathodah, perkenalan kampus ke sekolah-sekolah hingga goes to campus. Tujuannya, memberikan wawasan terhadap para siswa, tentang program studi di Perguruan Tinggi.

Advertisement

“Untuk Tangsel, biasayanya 90 persen siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sisanya masuk dunia kerja,” tambahnya. (ADV)

Populer