Pemerintah telah membatasi akses media sosial dan layanan perpesanan Whatsapp hingga beberapa hari ke depan. Menkopolhukam Wiranto mengatakan bahwa pembatasan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran informasi hoax.
Pembatasan rencananya akan dilakukan hingga 2-3 hari ke depan atau sampai tanggal 25 Mei 2019. “Jadi berkorban 2-3 hari tidak bisa lihat gambar tidak apa-apa, ini semata untuk keamanan nasional,” terang Wiranto dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (22/5/2019).
Wiranto menjelaskan bahwa selain Poliri dan TNI, masyarakat juga perlu membantu menciptakan keamanan yang salah satunya tidak menyebarkan atau termakan hoax. “Ketika masyarakat tidak termakan hoax dan rasional, ini sudah membantu keamanan negeri ini,” ujar Wiranto.
Hal yang sama diungkapkan Menkominfo Rudiantara yang mengatakan bahwa pembatasan hanya bersifat sementara. “Pembatasan ini bersifat sementara dan bertahap,” kata Rudiantara di Jakarta, Rabu (22/5/2019).
“Fitur-fitur media sosial tidak semuanya dan messaging system juga. Kita tahu modusnya adalah posting di medsos. FB, Instagram dalam bentuk video, meme, foto. Kemudian screen capture hoax itu disebarkan melalui WhatsApp. Dan karena viralnya makanya kita batasi,” ungkap Rudiantara. (pmj)
Tangerang Selatan5 hari agoIndah Kiat Tangerang Santuni Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua
Lifestyle7 hari ago7 Alasan Kenapa Kamu Harus Mengunjungi Songkran Festival
Otomotif7 hari agoMotor Suzuki Nex II, Pilihan Matic 115cc Terbaik yang Awet dan Nyaman untuk Aktivitas Harian
Bisnis4 hari agoPromo Sunscreen Biore Selama Diskon Ramadhan di Blibli
Pemerintahan5 hari agoRamadan, Pilar Saga Ichsan: Pelayanan Publik Tak Boleh Kendor
Pemerintahan3 hari agoPemkot Tangsel Gelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
Pemerintahan3 hari agoBenyamin Davnie Buka Bazar Ramadan 1447 H di Pondok Aren, 11.000 Paket Sembako Murah Diserbu Warga
Pemerintahan3 hari agoPilar Saga Ichsan Lepas Ekspor Perdana Bumbu Masak PT Niaga Citra Mandiri ke Arab Saudi














