Connect with us

Lifestyle

Waspada COVID-19 Varian Arcturus, Ini Tandanya!

Apa itu COVID-19 varian Arcturus?

Varian Arcturus adalah subvarian atau turunan varian Omicron yang pertama kali ditemukan di India pada 23 Januari 2023. Arcturus juga dikenal sebagai subvarian Omicron XBB.1.16.

Julukan varian Arcturus sendiri diambil dari nama bintang paling terang yang terlihat di belahan bumi utara.

Menurut Kemenkes RI, varian COVID-19 ini adalah penggabungan antara BA.2.10.1 dan BA.2.75 dengan tiga mutasi pada spike protein, yakni E180V, F486P, dan K478R.

Selanjutnya, mutasi pada K478R membuat virus SARS-CoV-2 varian Arcturus sangat kebal terhadap antibodi yang tertinggal dalam tubuh dari infeksi COVID-19 sebelumnya.

Advertisement

Hal ini juga terkait dengan kemampuan virus untuk lebih cepat menyebar serta menyebabkan infeksi.

Sampai saat ini, belum terdapat data yang menunjukkan bahwa salah satu dari 600 subvarian Omicron ini meningkatkan keparahan dan kematian pada orang yang terinfeksi.

Akan tetapi, tingkat penularannya yang cukup tinggi membuat varian COVID-19 ini masuk ke dalam daftar variant of interest (VoI).

Varian Arcturus termasuk ke dalam variant of interest 

 

Advertisement

Subvarian Omicron XBB.1.16 pertama kali ditemukan pada Januari dan telah dipantau oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 22 Maret 2023 lalu.

Laporan terbaru dari WHO pada 20 April 2023 telah meningkatkan status varian Arcturus ini dari variant under monitoring (VuM) menjadi variant of interest (VoI).

Peningkatan status ini dilakukan karena kecepatan penularan varian Arcturus yang lebih tinggi daripada varian COVID-19 lain sehingga memicu kenaikan kasus di beberapa negara.

WHO mencatat XBB.1.16 telah dilaporkan di 31 negara, seperti India, Inggris, serta Indonesia.

Advertisement

Selain dari XBB.1.16, WHO saat ini juga sedang melacak satu varian COVID-19 lainnya, yakni XBB.1.5 atau yang lebih dikenal dengan varian Kraken.

Data terakhir dari WHO menunjukkan bahwa varian Kraken atau XBB.1.5 dilaporkan di lebih dari 96 negara di seluruh dunia.

Dikutip dari The Independent, para ilmuwan dari Universitas Tokyo menemukan varian Arcturus bisa menyebar 1,17 hingga 1,27 kali lebih cepat dibandingkan dengan varian Kraken. Selain itu, hasil pengamatan juga menunjukkan varian Arcturus lebih kebal terhadap antibodi COVID-19 dalam tubuh orang yang terinfeksi.

Tanda dan gejala COVID-19 varian Arcturus

Sebagai salah satu subvariannya, orang yang terinfeksi varian Arcturus kemungkinan juga akan mengalami gejala varian Omicron. Beberapa gejala yang umum, meliputi:

Advertisement
  • pilek,
  • sakit kepala,
  • kelelahan,
  • bersin terus-menerus, dan
  • sakit tenggorokan.

Laporan dari dokter spesialis anak di India juga menunjukkan infeksi varian Arcturus pada anak terkait dengan konjungtivitis. Kondisi ini ditandai dengan mata merah, bengkak, dan nyeri.

Berbeda dengan kasus pada umumnya, konjungtivitis akibat varian COVID-19 ini dapat disertai dengan nyeri yang lebih parah, pandangan kabur, dan kepekaan berlebih terhadap cahaya (fotofobia).

Selain itu, varian XBB.1.16 juga dikaitkan dengan gejala demam yang lebih tinggi dibandingkan varian Omicron yang jarang menyebabkan peningkatan suhu tubuh.

Demam tinggi pada varian Arcturus disebabkan oleh adanya respons peradangan tubuh yang lebih khas dibandingkan dengan infeksi varian COVID-19 lainnya.

Siapa yang lebih berisiko terinfeksi varian Arcturus?

covid-19 pada lansia

Meski belum dilaporkan dapat menyebabkan gejala yang parah dan bahkan kematian, beberapa kelompok berikut ini berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi virus SARS-CoV-2 varian Arcturus.

Advertisement

1. Orang dengan penyakit bawaan

Infeksi COVID-19 lebih umum terjadi pada orang yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan gangguan pernapasan.

Berbagai penyakit tersebut bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga pengidapnya lebih mudah terkena infeksi virus, termasuk COVID-19.

2. Lansia

Orang lanjut usia (lansia) lebih rentan terhadap COVID-19 karena kerja sistem kekebalan tubuh yang menurun seiring bertambahnya usia.

Selain itu, banyak lansia juga memiliki penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke, yang cenderung meningkatkan risiko mereka untuk terinfeksi.

Advertisement

3. Belum vaksinasi

Vaksinasi COVID-19 dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi dampak berat dari infeksi virus yang Anda alami.

Orang yang tidak memperoleh vaksin COVID-19 pada umumnya mengalami gejala yang lebih parah dan berisiko mengalami komplikasi serius, termasuk kematian.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk segera mendapatkan vaksin dosis primer dan booster.

Meski PPKM di Indonesia sudah resmi dicabut, Anda tetap perlu selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menerapkan perilaku hidup sehat.

Advertisement

Jangan lupa juga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala yang dicurigai sebagai COVID-19.

  • Varian Arcturus atau XBB.1.16 merupakan subvarian atau turunan varian Omicron.
  • WHO telah memasukkan COVID-19 varian XBB.1.16 ke dalam daftar variant of interest (VoI) karena tingkat penularannya yang tinggi dan lebih kebal terhadap antibodi.
  • Orang yang terinfeksi varian ini bisa mengalami gejala berupa pilek, sakit kepala, kelelahan, sakit tenggorokan, demam tinggi, dan konjungtivitis.
  • Pengidap komorbid, lansia, dan orang yang belum vaksinasi berisiko tinggi terinfeksi varian COVID-19 ini.
  • Segera dapatkan vaksin COVID-19 primer dan booster untuk mencegah penularan dan mengurangi keparahan gejalanya.

(Hello Sehat)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan3 jam ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport14 jam ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport20 jam ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport21 jam ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport21 jam ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport21 jam ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan2 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan3 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan3 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional3 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional3 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional4 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional4 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan4 hari ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan4 hari ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan4 hari ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan4 hari ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan4 hari ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Sport3 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport3 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional5 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport6 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport3 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Nasional3 minggu ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Nasional2 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Populer