Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) fokus menambah kamar dan tenaga medis di Rumah Lawan Covid-19. Ini seiring Kota Tangsel kembali masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.
“Ya pada intinya kemarin kan ada tawaran dari BNPB pusat bagaimana untuk menggunakan memanfaatkan hotel. Tetapi diskusi dengan PHRI, RLC dan Dinkes, intinya RLC kita masih memadai, hotel juga masih ada aktivitasnya,” tutur Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany di Balaikota Tangsel, Selasa (13/10/2020) kemarin.
Untuk opsi lain, menurut Airin, PHRI akan siap bila dibutuhkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel untuk memilih beberapa hotel dijadikan karantina pasien Covid-19.
“Tapi pada intinya PHRI siap bila dibutuhkan, tapi RLC masih memadai. Maka kita dorong tetap di RLC, karena kita lagi fokus peningkatan jumlah kamar dan tenaga medis kita fokuskan ke RLC,” ungkapnya.
Pilihan hotel dijadikan karantina pasien Covid-19, menurut Walikota Tangsel dua periode ini akan masuk ‘plan B’ Pemkot Tangsel.
“Ya plan B, karena ada RLC kita manfaatkan RLC dulu,” tandas Airin. (nlr/plp)
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Sport4 minggu agoKalender Kompetisi Liga Indonesia 2026/2027
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman dan Menkomdigi Meutya Hafid Kolaborasi Perkuat Pelindungan UMKM di Marketplace
Nasional4 minggu agoPerluas Akses Pendanaan Pengusaha Menengah, Wamen UMKM Helvi Moraza Luncurkan ACCES 2026
Bisnis3 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun














