Event
12/12/2013, Bedah Buku: “Golkar Sejarah Yang Hilang” Karya David Reeve

HMJ Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta akan menggelar Bedah Buku: “Golkar Sejarah Yang Hilang” Karya David Reeve. Acara ini diselenggarakan:
Hari/tanggal: Kamis, 12 Desember 2013
Jam: 13.00 s/d selesai
Tempat: Aula lt 1 FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Pembicara:
– David Reeve (University of South Wales)
– Indra J Piliang (Politisi Golkar)
– Arya fernandes (Peneliti Charta Politika)
Informasi lebih lanjut, hubungi :
Twitter: @HMJIPOLUINJKT
Email: ilmupolitikuinjkt@gmail.com
Deskripsi Buku “Golkar Sejarah Yang Hilang”
Buku ini mengurai sejarah panjang Golkar. Sejarawan David Reeve menelusuri masa-masa paling awal Golkar yang jarang dibahas. Pada gagasan integralistik kolektivis buah pemikiran Soepomo, Sukarno dan Ki Hadjar Dewantara pada periode 1940-an 1950-an dicari sumber ilham dan pembentuk organisasi-organisasi golongan karya. Tapi, kemunculan Golkar masih harus menunggu sampai sistem partai didiskreditkan pada pertengahan 1950-an. Disinilah Golkar naik ke panggung politik bersama gagasan Sukarno mengubur partai-partai. Sukarno mendorong menggantikan partai-partai dengan Golkar yang saat itu disebut golongan fungsionil dan pada 1959 di-Sansekertakan menjadi Golongan Karya serta diambil alih Angkatan Darat. Tapi, sejak 1959 itu pula gagasan Golkar digunakan Angkatan Darat dan para sekutunya sebagai senjata anti-PKI juga anti-Sukarno.
Sukarno jatuh, Suharto memanfaatkan Golkar dalam pemilu. Para aktivis, intelektual, dan pendukung Orde Baru diperintahkan mengambil alih Sekber Golkar dan direstrukturisasi. Kepemimpinan lama dipinggirkan digantikan kepemimpinan Orde Baru. Golkar diambil alih kembali demi tujuan politik jangka pendek yang berbeda, yaitu memenangkan pemilu bagi Orde Baru dan merestrukturisasi perpolitikan Indonesia. Golkar memainkan peran ini sampai 1998. Saat itu, Soeharto jatuh tapi Golkar tak tersapu. Malahan muncul jadi salahsatu kekuatan politik utama dalam pemilu Indonesia 1999, 2004 dan 2009. Era baru Golkar yang jauh dari gagasan asli, yaitu memenangkan gagasan partai, mengalahkan gagasan anti-partai. Tokoh-tokoh militer pun pergi dan sekelompok pengusaha mengambil alih kepemimpinan.
Sebuah karya ilmiah yang kaya dan ditulis dengan sikap akademik yang jernih juga kritis. Buku yang dengan cepat dapat mengantarkan mengenal dan memahami Golkar, bahkan sejarahnya yang masih gelap atau malah dilupakan (kalau tidak bisa disebut gelapkan) juga diingkari. (Komunitasbambu)
Banten2 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport6 hari agoTiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID
Sport6 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Sport6 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport6 hari agoJadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

































