Untuk merespon regulasi pengelolaan sumberdaya air di Indonesia yang dinilai berpihak kepada asing dan swasta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat akan menggelar Sekolah Politik Nasional pada tanggal 23 hingga 25 September 2016 mendatang .
“Air adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi, sesuai amanat konstitusi Pasal 33 UUD 1945: bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Akan tetapi pada nyatanya, air justru diliberalisasi dan dikuasi oleh segelintir orang dari swasta dan asing,” kata Ketua Bidang Hikmah dan Kebijakan Publik IMM Ciputat, Faisal Aristama , Kamis (8/9/2016).
Menurut Faisal, liberalisasi air yang bersifat eksploitatif tersebut mengakibatkan berbagai macam bencana, seperti kekeringan, banjir, longsor, puting beilung, gelombang pasang dan banjir.
“Berdasarkan data BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), 96 persen dari 119 bencana selama 2014 di Indonesia adalah bencana hidrometeorologi yang asal muasalnya perihal air,” sambungnya.
Pemerintah hanya mengejar pertumbuhan ekonomi melalui liberalisasi air tanpa memikirkan dampak ekologis. Pangkal persoalannya terletak pada regulasi yang tidak tegas terkait pengelolaan air.
“Ini bukti kegagalan kita dalam mengelola air. Oleh sebab itu kami berharap dengan mengadakan Sekolah Politik Nasional, mahasiswa Muhammadiyah bisa melakukan gebrakan melalui pendekatan politik serta mendorong pemerintah untuk membuat regulasi pengelolaan air yang berpihak kepada rakyat,” tutupnya. (rls/fid)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Tangsel3 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Bisnis4 minggu agoJKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja














