Connect with us

Lifestyle

4 Cara Menghadapi Anak yang Terlalu Sensitif dalam Mengelola Emosi

Menangis adalah respons normal anak saat ia merasa marah, ketakutan, stres, atau bahkan ketika ia bahagia. Namun, ada yang sensitif kemungkinan akan lebih sering menangis atau mengamuk. Anak yang terlalu sensitif dalam mengelola emosi ini, cenderung akan mengalami kesulitan di masa dewasa. Sebagai orangtua, bagaimana cara Anda menghadapinya? Jangan cemas, lihat tipsnya berikut ini.

Cara menghadapi anak yang sensitif dalam mengelola emosi

Dilansir dari laman Health Kids, emosi menggambarkan apa yang dirasakan seseorang sekaligus bagaimana harus bereaksi. Emosi ini ada dalam diri seseorang sejak masih bayi dan mereka mengekspresikannya dengan tawa atau tangis. Akan tetapi, bayi dan anak masih kesulitan untuk mengelola emosi yang mereka rasakan.

Misalnya, saat marah atau kesal oleh hal kecil, mereka cenderung untuk menangis, berbeda dengan orang dewasa yang bisa mengatasi kekesalan atau kemarahan mereka dengan cara lain.

Namun, pada anak yang sensitif mereka bisa mengekspresikan emosi ini dengan cara yang berlebihan. Mereka cenderung mudah marah, frustasi, dan mudah mengamuk. Untuk membantu anak yang sensitif dalam mengelola emosi agar jadi lebih baik, orangtua bisa melakukan beberapa hal, sepeti:

Advertisement

1. Jangan anggap rasa sensitif yang berlebihan ini sebagai kelemahan

menjelaskan mimpi basah anak

Anak yang tantrum karena tidak ingin ditinggal di sekolah oleh Anda, memang membuat Anda berusaha keras untuk menenangkannya. Anda juga perlu mengakalinya agar ia mau mengikuti pelajaran di kelas dengan tenang.

Meski kadang membuat Anda kewalahan, jangan anggap hal ini sebagai kelemahan anak. Apalagi mengomelinya dengan kata-kata yang bisa menciutkan mentalnya, “Ah kamu ini, nyusahin Ibu aja!”

Menjadi sangat sensitif dalam mengelola emosi bukan menandakan bahwa anak lemah. Ini adalah hal yang wajar karena ia masih kesulitan untuk mengekspresikan emosinya. Pada situasi ini, si kecil sangat membutuhkan anak untuk belajar mengenali emosi, memahami, dan mengekspresikannya dengan cara lebih baik.

Advertisement

2. Kenalkan anak dengan berbagai emosi

emosi
emosi
Sumber: Pinterest

Agar anak lebih terkontrol mengekspresikan emosinya, belajar mengenali berbagai perasaan yang ia rasakan adalah salah satu solusinya. Anda bisa mengajarinya lewat emotikon wajah, lewat gambar, buku, atau video anak yang membahas tentang emosi.

Tunjukkan emotikon wajah bersedih, kemudian minta anak menebaknya emosi tersebut. Tidak hanya itu, beri penjelasan dengan bahasa yang mudah dimengerti anak, seperti “Adik harusnya main bola, tapi di luar turun hujan. Kira-kira perasaan adik kayak gimana?”

Bila anak sudah mulai mengenali emosi yang ia rasakan, arahkan cara baik untuk mengekspresikannya. Contohnya, meminta teman untuk bicara baik-baik pada teman ketika ingin bertukar mainan, tidak dengan memukul atau menggigit.

Jelaskan padanya, ia boleh menangis ketika sedih atau marah. Namun, ingat jika ia tidak boleh menangis hingga berteriak keras-keras atau mengamuk dengan berguling-guling di lantai. Dengan begitu, anak yang sensitif dalam mengelola emosi tidak akan lagi berlebihan mengekspresikannya.

3. Pahami emosi yang anak rasakan

luka bakar pada anak

luka bakar pada anak

Anak yang berlebihan mengekspresikan emosinya, punya keinginan untuk dimengerti. Ia yang masih sulit untuk menyampaikan apa yang dirasakan, kebingungan dan melakukan hal tersebut agar keinginannya tersampaikan. Untuk itu, orangtua harus belajar memahami emosinya.

Advertisement

Saat anak sedih, karena Anda membatalkan janji untuk pergi ke kebun binatang, misalnya. Tunjukkan bahwa Anda juga sedih dengan batalnya janji tersebut, sebelum si kecil mengamuk parah. “Ayah tahu kalau Adek sedih. Ayah juga sedih kalau digituin. Minggu depan janji deh, Ayah nggak akan kayak gini lagi.”

Menunjukkan apa yang Anda rasakan tentu membuat perasaan si kecil jadi lebih baik. Dengan begitu, anak sensitif dalam mengelola emosi tidak akan lagi mengamuk jika ia merasa sedih atau marah.

4. Ajari anak untuk mengelola emosi dengan baik

penyebab anak nakal

penyebab anak nakal

Setelah mengenal berbagai emosi yang dirasakan, ajari anak untuk mengelola emosi tersebut. Alih-alih memukul teman, minta si kecil untuk menenangkan hatinya dengan menarik dan membuang napas dalam-dalam (latihan pernapasan). Ini bisa membantu membuat perasaan anak jadi lebih baik.

Pada anak-anak yang lebih besar, Anda bisa memintanya untuk menjauhkan diri dari situasi yang bisa membuatnya marah meluap-luap. Cari tempat yang lebih tenang, seperti di dalam kamar untuk menenangkan diri. Jika perasaan sudah lebih baik, utarakan hal yang membuat anak marah atau kesal pada orang lain.

Advertisement

Jika tips menghadapi anak yang sensitif dalam mengelola emosi di atas tidak juga berhasil, jangan ragu konsultasikan pada dokter anak maupun psikolog. Mereka akan membantu Anda mencari solusi yang tepat agar si kecil bisa mengendalikan dan mengekspresikan emosinya lebih baik.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan22 jam ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional22 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional22 jam ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional22 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan22 jam ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan2 hari ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Melalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital

Pemerintahan2 hari ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan4 hari ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan4 hari ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan5 hari ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan5 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan5 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan5 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal, Pilar Saga Ichsan: Jangan Lagi Pasang Diam-diam

Sport1 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Sport2 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport2 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Otomotif3 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Sport3 minggu ago

Jadwal Persib vs Persija Semifinal Piala Presiden 2026

Sport3 minggu ago

Hasil Persib Vs Persija 2-1, Maung Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Serba-Serbi3 minggu ago

Pemkot Bersama Dekranasda Gelar Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persib Bandung vs Persija Jakarta

Bisnis2 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Sport3 minggu ago

Prediksi Pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta Semifinal Piala Presiden 2026

Bisnis2 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

Sport3 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib vs Persija, Persebaya vs Arema

Serba-Serbi1 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Nasional3 minggu ago

DeepTalk Indonesia: Akademisi, Praktisi Hukum dan Eks Pimpinan KPK Dorong Reformasi Kejaksaan, Kawal Tuntas Proses Hukum Febrie Adriansyah

Pemerintahan2 minggu ago

Cegah Banjir, Pemkot Tangsel Keruk Sungai Ciputat di Kawasan Pondok Hijau

Pemerintahan5 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Banten1 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Populer