Connect with us

Lifestyle

4 Deretan Makanan Rendah Indeks Glikemik

Makanan rendah indeks glikemik (IG) sering direkomendasikan kepada diabetesi atau orang dengan faktor risiko diabetes. Pemilihan makanan menjadi penting untuk mengontrol kadar gula darah mereka. Nah, apakah orang tanpa risiko diabetes perlu memilih makanan dengan asupan rendah indeks glikemik juga? Jawabannya, tentu saja perlu!

Boleh saja mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik

makanan rendah indeks glikemik

Setiap makanan yang dikonsumsi memiliki dampak di dalam tubuh tergantung bagaimana tubuh memprosesnya. Indeks glikemik dalam makanan akan menentukan seberapa cepat gula diserap ke dalam darah dan berpengaruh pada kenaikan gula darah.

Makanan karbohidrat sederhana seperti gula halus dan roti memiliki indeks glikemik yang tinggi, sehingga tubuh mudah mengubah karbohidrat tersebut menjadi glukosa. Glukosa sendiri sebenarnya digunakan sebagai energi di dalam tubuh Anda.

Advertisement

Namun pada penderita diabetes, gula darah yang tinggi ini tidak dapat dimasukkan ke dalam sel sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi karena kondisi hormon insulin yang menurun. 

Sementara itu makanan dengan karbohidrat kompleks cenderung diproses lambat oleh tubuh menjadi glukosa. Ini menyebabkan gula darah di dalam tubuh tidak cepat melonjak. Makanan karbohidrat kompleks dalam ini bisa ditemukan dalam beragam kacang-kacangan, misalnya kacang kedelai, kacang almond, dan lainnya.

Indeks glikemik dalam makanan berpengaruh terhadap rasa lapar dan kenyang seseorang. Makanan dengan glikemik indeks yang tinggi membuat gula darah cepat naik. Hal ini membuat seseorang akan lebih cepat lapar. Tentunya hal ini tidak diinginkan pada diabetesi. 

Sementara itu, pada orang yang normal, makanan dengan IG yang tinggi akan membuat seseorang cepat lapar yang akhirnya jadi makan lebih banyak dan berat badan bertambah. Jika kondisi ini berlangsung lama, bisa berujung pada diabetes. 

Advertisement

Ketika gula darah tidak melonjak drastis atau stabil, biasanya orang tidak cepat lapar dan merasa kenyang lebih lama. Inilah mengapa makanan dengan glikemik indeks rendah sering menjadi pilihan orang yang sedang menjalani program penurunan maupun mengontrol berat badan.

Jika Anda memiliki visi untuk lebih sehat dalam mengelola berat badan, ketahui apa saja makanan rendah glikemik yang bisa dikonsumsi selanjutnya yuk.

Deretan makanan dengan glikemik indeks yang rendah

Indeks glikemik memiliki skor dari 1-100. Setiap makanan yang kita konsumsi memiliki skornya masing-masing. Semakin rendah skor, maka semakin lama makanan itu memengaruhi kenaikan gula darah seseorang.

Melansir laman Medical News Today, indikator indeks glikemik dapat dilihat di bawah ini.

Advertisement
  • makanan rendah indeks glikemik ≤55
  • makanan menengah indeks glikemik 56-69
  • makanan tinggi indeks glikemik ≥70

Berikut asupan dengan indeks glikemik rendah yang bisa Anda konsumsi.

1. Kacang kedelai

Menurut laman Very Well Fit, kacang kedelai memiliki skor indeks glikemik 15-20. Di dalamnya terkandung protein nabati yang memiliki dampak baik untuk kesehatan kardiovaskular. Protein pada kedelai ini membuat perut kenyang lebih lama, sehingga Anda mampu mengendalikan nafsu makan. 

Kacang kedelai tergolong asupan rendah indeks glikemik dan tinggi serat, sehingga membuat Anda kenyang lebih lama, serta menjaga kadar gula darah. Anda bisa mengonsumsi kacang kedelai secara utuh ataupun dalam snack bar dari kedelai utuh untuk mendapatkan manfaat kesehatan.  

Hal yang perlu diperhatikan adalah proses memasak. Lebih baik mengonsumsi kacang kedelai dipanggang atau direbus. Hindari proses memasak yang digoreng untuk menghindari terjadinya asupan lemak berlebih dalam tubuh. 

2. Wortel

Sumber: Joyful Healthy Eats

Wortel, makanan ini memiliki indeks glikemik rendah dengan skor ±39. Anda bisa mengombinasikan wortel dengan asupan rendah glikemik lainnya untuk membuat tubuh kenyang lebih lama.

Anda bisa menyajikan wortel dengan cara direbus atau dikukus sebagai sayuran pendamping pada hidangan apapun.

Advertisement

Mengulik sisi manfaatnya, wortel mengandung beta karoten yang baik untuk kesehatan mata. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

3. Kacang almond

Ternyata, penelitian juga menunjukkan kacang almond dapat membantu menjaga kadar gula darah pada diabetes karena kacang yang satu ini memiliki nilai indeks glikemik yang rendah. Kemampuan almond dalam membantu menjaga kadar gula darah diduga karena kandungan serat, protein, dan lemak sehat. 

Jadi, jangan ragu untuk memilih kacang almond sebagai camilan sehat untuk penderita diabetes. Untuk Anda yang ingin jaga berat badan, camilan kacang almond juga bantu Anda untuk kendalikan nafsu makan, karena gula darah yang lebih terkendali. 

Demikian jenis-jenis makanan dengan indeks glikemik yang rendah. Siapkah Anda hidup lebih sehat dengan makanan indeks glikemik rendah? 

Advertisement

Kabartangsel.com

Sumber

Hitti, M. (2006, February). How to Use the Glycemic Index. Retrieved March 13, 2019, from WebMD website: https://www.webmd.com/diabetes/guide/glycemic-index-good-versus-bad-carbs

Glycemic index for 60+ foods – Harvard Health. Retrieved March 13, 2020, from Harvard Health website: https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/glycemic-index-and-glycemic-load-for-100-foods

Advertisement

The Lowdown on Glycemic Load – Diet and Nutrition Center. (n.d.). Retrieved March 13, 2020, from EverydayHealth.com website: https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/101/nutrition-basics/the-glycemic-load.aspx

What is the glycemic index? Definition, foods, and more. (n.d.). Retrieved March 13, 2020, from www.medicalnewstoday.com website: https://www.medicalnewstoday.com/articles/325660#what-is-gi

A Beginner’s Guide to the Low-Glycemic Diet. (2017). Retrieved March 13, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/nutrition/low-glycemic-diet

Low-glycemic foods: Best options and dietary tips. (n.d.). Retrieved March 13, 2020, from www.medicalnewstoday.com website: https://www.medicalnewstoday.com/articles/324871

Advertisement

Atkinson, F. S., Foster-Powell, K., & Brand-Miller, J. C. (2008). International Tables of Glycemic Index and Glycemic Load Values: 2008. Diabetes Care, 31(12), 2281–2283. https://doi.org/10.2337/dc08-1239

Get the Glycemic Index of Many Common Foods. (n.d.). Retrieved March 13, 2020, from Verywell Fit website: https://www.verywellfit.com/glycemic-index-food-lists-2242513

Soy Protein: Good or Bad? Retrieved March 13, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/nutrition/soy-protein-good-or-bad

Soy Foods Benefits of Soy. (n.d.). Retrieved March 13, 2020, from Cleveland Clinic website: https://my.clevelandclinic.org/health/articles/17491-soy-foods/benefits-of-soy

Advertisement

Type 2 Diabetes Mellitus: Practice Essentials, Background, Pathophysiology. (2020). Retrieved 15 April 2020, from https://emedicine.medscape.com/article/117853-overview#a3

Kaur B, Quek Yu Chin R, Camps S, Henry CJ. The impact of a low glycaemic index (GI) diet on simultaneous measurements of blood glucose and fat oxidation: A whole body calorimetric study. J Clin Transl Endocrinol. 2016;4:45-52. doi:10.1016/j.jcte.2016.04.003

Zafar MI, Mills KE, Zheng J, Peng MM, Ye X, Chen LL. Low glycaemic index diets as an intervention for obesity: a systematic review and meta-analysis. Obes Rev. 2018. doi:10.1111/obr.12791

8 Surprising Health Benefits of Edamame. (2020). Retrieved 15 April 2020, from https://www.healthline.com/nutrition/edamame-benefits

9 Evidence-Based Health Benefits of Almonds. (2020). Retrieved 15 April 2020, from https://www.healthline.com/nutrition/9-proven-benefits-of-almonds#section8

Li, S., Liu, Y., Liu, J., Chang, W., Chen, C., & Chen, C. (2011). Almond consumption improved glycemic control and lipid profiles in patients with type 2 diabetes mellitus. Metabolism, 60(4), 474-479. doi: 10.1016/j.metabol.2010.04.009

13 foods that won’t raise blood glucose. (2020). Retrieved 15 April 2020, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/318625#nuts

Source

Advertisement
Pemerintahan2 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional4 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport8 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis11 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis11 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis11 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis11 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis11 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis11 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis11 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis11 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis11 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis11 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis11 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan12 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional12 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer