Sebanyak 880 orang dari 24 PKBM di Tangsel mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Paket B yang setara dengan SMP. Dari 880 peserta UNBK dibagi menjadi 4 lokasi yaitu di SMAN 1 Tangsel, SMKN 1 Tangsel, SMKN 3 Tangsel dan PKBM Ka Seto.
Untuk melihat jalannya UNBK Paket B ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel Taryono bersama Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Republik Indonesia, Harris Iskandar mengunjungi para peserta PKBM yang sedang ujian.
“Hari ini mulai dilaksanakan kegiatan UNBK paket B selama tiga hari hingga 12 Mei 2019. Sama dengan UNBK tingkat SMP, ujian untuk paket B ini dilakukan 3 shift dengan 4 pelajaran,” ungkap Taryono.
Lanjut Taryono, sejak tahun kemarin Tangsel untuk kesetaraan A, B dan C semua sudah berbasis online. Dan tahun kemarin di Tangsel lulus semua. Mudah-mudahan tahun ini semua bisa berjalan dengan lancar.
Sementara Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Republik Indonesia, Harris Iskandar mengatakan bahwa pihaknya memantau UNBK paket B dihari pertama.
“Non Formal ini progresif, hampir 100 persen di Indonesia sudah melakukan ujian berbasis komputer. Bahkn dari tahun kemarin sudah menggunakan sistem UNBK,” kata Harris.
Menurutnya, di hari pertama ujian ini masih ada beberapa peserta yang tidak masuk. Hal ini dikarenakan ada beberapa kendala, diantaranya karena tidak diijinkan oleh atasannya.
Ada beberapa anak yang tidak masuk kaitannya dengan ijin. Kesetaraan ini karena mereka diluar sekolah banyak kesibukan. Diantaranya ada yang homescholling karena mereka tidak punya waktu cukup untuk sekolah reguler.
“Makanya hampir disetiap ruangan ada satu atau dua orang yang tidak masuk. Oleh karena itu kita adakan susulan bagi yang belum bisa masuk pada saat ini. Hasil ujian ini akan diketahui satu bulan mendatang,” jelasnya.
Menurut Harris saat ini ada soal-soal penalaran tingkat tinggi. Sehingga ada perbedaan pertanyaan dari yang sebelumnya. Jadi anak-anak diberikan studi kasus sehingga tidak mudah seperti dulu. Porsinya akan semakin meningkat.
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemerintahan4 minggu agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri














