Pasar Serpong Tangsel Dipasok 3 Ton Bawang Putih

By on Senin, 13 Mei 2019

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memasok tiga ton bawang putih di Pasar Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ini dilakukan untuk menekan kenaikan harga bawang putih yang terus terjadi, bahkan tembus Rp80 ribu per kilogram pada dua pekan terakhir.

Pemasokan bawang putih yang dilakukan Kemendag RI ini merupakan kerjasama antara importir dan distributor bawang putih dengan pemerintah daerah. Untuk di Kota Tangsel, Kemendag bekerjasama dengan Pemkot Tangsel.

“Dari fasilitasi ini, kami memasok tiga ton bawang putih di sini (Pasar Serpong) untuk dijual oleh para pedagang dengan harga perkilogramnya Rp25 ribu untuk karung bawang putih seberat 18 kilogram,” ucap Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan, Srie Agustina di Pasar Serpong, Sabtu (11/5/2019).

Sebelumnya, Kemendag sudah memasok 375 ton bawang putih ke 13 provinsi di Indonesia, dengan alasan menjual kepada para pedagang agar tidak menyaingi para pedagang bawang putih.

“Operasi pasar ini tujuannya bukan menjual langsung pada konsumen, tapi kepada para pedagang. Sehingga kita tidak menyaingi pedagang, jadi rantai untuk sampai ke konsumen tetap ke pedagang. Pedagang dapat harga termurah yaitu 25 ribu per kilogramnya, kemudian harus menjual tidak boleh lebih mahal dari Rp32 ribu per kilogram,” paparnya.

Srie juga sempat berbincang dengan salah satu pedagang, bahwa pada intinya saat ini harga bawang putih sudang berangsur menurun.

“Kalau tadi ada pedagang bawang putih bilang sebelumnya Rp80 ribu perkilo dan sekarang berangsur-angsur turun. Sekarang Rp60 ribu ada yang Rp50 ribu. Diharapkan ini akan terus terjadi penurunan signifikan sampai harga normal kembali sampai yang kita inginkan Rp32 ribu untuk di pasar rakyat dan Rp35 ribu di pasar ritel modern,” jelas Srie didampingi Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie.

“Mudah-mudahan harga bawang putih dapat kembali ke harga wajar Rp32 ribu. Insya allah sampai lebaran cukup dan aman,” harapnya. (plp)