Connect with us

Lifestyle

Jenis Makanan yang Dilarang untuk Penyakit Jantung

Penyakit jantung dapat menyebabkan komplikasi parah mengancam jiwa. Oleh karena itu, orang yang mengalami gejala penyakit kardiovaskuler ini harus mendapatkan perawatan dokter segera. Nah, agar gejalanya tidak kambuh, pasien harus minum obat. Selain itu, menghindari pantangan makanan yang dapat memperparah penyakit jantung. Lantas, apa saja makanan dan minuman yang dilarang untuk pengidap penyakit jantung? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

Penyakit jantung tidak dapat sembuhkan, tapi gejalanya bisa dikendalikan dengan pengobatan. Mulai dari minum obat seperti heparin hingga menjalani prosedur medis, seperti angioplasti.

Tidak hanya itu, pasien penyakit jantung harus cermat memilih makanan dan minuman. Mereka harus meningkatkan konsumsi makanan yang menyehatkan jantung, contohnya buah dan sayur, biji-bijian, kacang-kacangan, dan ikan kaya omega 3.

Sebaliknya, jika pasien masih bandel mengonsumsi makanan dan minuman yang dilarang untuk penyakit jantung, pengobatan jadi tidak efektif.

Advertisement

Jika Anda didiagnosis berbagai jenis penyakit jantung, seperti aterosklerosis atau aritmia, daftar makanan pantangan yang wajib dihindari, meliputi:

1. Makanan tinggi lemak dan kolesterol

Penyebab sakit jantung yang paling umum adalah penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah arteri oleh plak. Pada orang yang sehat, pembuluh darah ini menjadi jalur mengalirnya darah kaya oksigen ke jantung.

Akan tetapi, pada orang dengan penyakit jantung, jalur tersebut menjadi lebih sempit karena plak. Akibatnya, aliran darah menjadi tidak lancar.

Plak pada arteri ini terbentuk oleh lemak dan kolesterol dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Jika makanan tinggi lemak dan kolesterol sering dikonsumi, risiko penyakit jantung akan semakin besar.

Advertisement

Bila pasien penyakit kardiovaskuler mengonsumsi makanan ini, kondisi jantung dan pembuluh darah akan semakin memburuk. Itulah sebabnya, jenis makanan ini menjadi pantangan bagi penderita penyakit jantung.

Contoh makanan yang dilarang untuk pengidap penyakit jantung ini adalah pizza, burger, daging dengan lemaknya, dan berbagai makanan yang digoreng.

2. Daging olahan

Sumber protein hewani memang baik untuk jantung. Anda bisa mendapatkan nutrisi ini dari daging sapi. Akan tetapi, bukan daging sapi olahan, seperti sosis, kornet, atau daging asap.

Jenis daging ini mengalami proses pengolahan yang biasanya ditambahkan pengawet. Bahan pengawet daging yang sering digunakan adalah nitrit dan garam.

Advertisement

Orang dengan masalah pada jantung diharuskan mengurangi asupan garam. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, garam dapat menaikkan tekanan darah dan mengurangi aliran darah kaya oksigen ke jantung.

Bila tekanan darah sudah tinggi, jantung akan mendapat banyak tekanan dan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Pada pasien penyakit kardiovaskuler, pembuluh arteri bisa rusak dan akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Ketimbang mengonsumsi makanan yang dilarang untuk penderita penyakit jantung ini, Anda lebih baik memilih masakan daging sapi segar yang disisihkan lemaknya.

3. Mayonaise dan margarin yang tinggi lemak trans

Sebagai pelengkap dan penyedap rasa, mayonaise sering kali ditambahkan untuk makanan. Sebut saja burger, salad, dan makanan junk food lainnya. Meskipun enak, ternyata penderita penyakit jantung harus menghindari makanan ini.

Advertisement

Konsumsi mayonaise dan margarine yang mengandung lemak trans dikhawatirkan memicu kenaikan kolesterol dan memperburuk penyakit kardiovaskular. Sebagai ganti mayonaise, Anda bisa menggunakan yogurt rendah lemak tanpa rasa. Gunakan yogurt ini sebagai topping untuk salad sehat Anda.

Anda juga bisa mengganti mayonaise ini dengan minyak zaitun, yakni minyak yang sehat untuk jantung. Akan tetapi, penggunaan minyak zaitun juga harus dibatasi.

4. Camilan dan makanan asin

Membatasi asupan garam menjadi salah satu aturan diet pada pasien penyakit kardiovaskuler. Jadi, tidak diragukan lagi jika camilan asin, seperti makaroni gurih atau keripik kentang menjadi makanan yang dilarang untuk pengidap penyakit jantung.

Anda bisa mengganti camilan ini dengan makanan yang lebih sehat, seperti pisang, apel, atau yogurt dengan topping kacang almond atau stroberi.

Advertisement

Kemudian, pastikan masakan yang Anda olah tidak ditambahkan banyak garam. Coba tambahkan rempah-rempah agar makanan tetap lezat dan menggugah selera.

5. Makanan tinggi gula

Obesitas adalah faktor risiko penyakit kardiovaskuler sekaligus memperparah kondisinya. Maka itu, dokter akan meminta pasien penyakit jantung untuk menjaga berat badannya tetap terkendali; tidak terlalu gendut maupun kurus.

Agar berat badan tidak berlebihan, konsumsi makanan tinggi gula harus dihindari. Apalagi dikonsumsi terlalu sering. Contoh makanan tinggi gula yang menjadi pantangan untuk pasien penyakit jantung adalah manisan buah kering, permen, kue-kue manis, dan es krim.

Anda lebih baik mengonsumsi yogurt rendah lemak tanpa rasa, buah-buahan segar, atau kacang almond tanpa penambah rasa.

Advertisement

Tidak hanya makanan, ada pula jenis minuman yang dilarang

Untuk Anda yang menderita penyakit jantung, selain perlu memerhatikan makanan yang dilarang, ada juga minuman sebaiknya dihindari yaitu soda dan soft drink. Jenis minuman ini diketahui tinggi gula sehingga dikhawatirkan membuat asupan kalori per hari jadi berlebihan.

Pengidap penyakit kardiovaskular perlu membatasi asupan kalori agar berat badannya selalu terkendali. Jika asupan kalori berlebihan ditambah dengan kurangnya aktivitas fisik, berat badan akan bertambah. Kondisi ini bisa memperburuk kondisi jantung.

Di samping tinggi gula, baik soda maupun soft drink tidak mengandung banyak nutrisi. Akan lebih baik, Anda mengutamakan minum air putih dan menambahkan jus buah atau infused water sebagai variasi.

Menentukan makanan yang aman untuk penyakit jantung mungkin tidak mudah bagi Anda. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Lakukan konsultasi lebih lanjut pada dokter spesialis jantung atau ahli gizi yang menangani kondisi Anda.

Advertisement

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Techno3 jam ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport1 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan2 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis3 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten4 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport6 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport6 hari ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport6 hari ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten6 hari ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan7 hari ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional7 hari ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport7 hari ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport7 hari ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Obituari1 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport6 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Populer