Kementerian Agama Kota Tangsel menggelar acara Doa dan Dzikir Kemerdekaan, pada Jum’at pagi (14/08/2020) bertempat di masjid Khodimul Ummah Kantor Kemenag Tangsel.
Acara yang diadakan mulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Ketua Umum MUI Tangsel, KH. Saidih, Kasubbag TU, Asep Azis Nasser, para Kasi, Kepala Madrasah, KUA, Penyuluh, Pokjawas, dan pegawai Kemenag Tangsel.
Acara yang disiarkan secara streaming di Faceboo, Instagram, dan Youtube Kemenag Kota Tangsel ini mengundang artis Dik Doank, yang bernama lengkap Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denada Kusuma.

Kepala Kantor menjelaskan bahwa acara Doa dan Dzikir Kemerdekaan ini dalam rangka menyambul HUT RI ke-75 tahun 2020.
“Kita semua berdoa semoga bangsa Indonesia di usianya yang ke-75 tahun ini selalu berada dalam lindungan Allah SWT, semakin makmur, tetap bersatu dan terhindar dari perpecahan. Kita juga berdoa semoga pandemi Covid-19 cepat hilang dari bumi Indonesia,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Umum MUI Tangsel, KH. Saidih, yang menjelaskan bahwa kemerdekaan adalah nikmat yang harus disyukuri.
“Nikmat itu seperti binatang liar yang harus diikat. Bagaimana cara mengikatnya? Yaitu dengan syukur. Demikian pula halnya dengan kemerdekaan. Kemerdekaan adalah nikmat dan harus diikat dengan rasa syukur,” terangnya.
Sementara itu Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, dalam sambutannya mengajak seluruh warga Tangsel untuk meningkatkan rasa syukur, terlebih kasus Covid-19 di kota Tangsel semakin hari semakin membaik.
“Namun kami dari Pemkot Tangsel terus mengajak masyarakat untuk disipin yaitu hidup bersih dengan selalu mencuci tangan dengan sabun, apalagi sebelum masuk rumah, selalu memakai masker saat keluar rumah, dan menjaga jarak. Hal ini harus dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Saat ini, tambahnya, sedang digelar MTQ XVII tingkat propinsi Banten di Serang. Semoga Tangsel dapat mempertahankan juara umum untuk yang keenam kalinya secara berturut-turut. Ini salah satu bagian dari motto Tangsel yang religius.
Siraman rohani disampaikan oleh Dik Doank, dengan gayanya yang khas, ia mengajak semua orang untuk banyak beristighfar dan menebarkan salam.
“Menebarkan salam itu mendoakan orang lain, dan kata tersebut merupakan salah satu Asmaul Husna,” tuturnya.
Lebih lanjut ia mengajak yang hadir untuk tidak hanya merasa cukup menjadi seorang muslim, tapi lebih meningkat lagi menjadi seorang mu’min.
“Siapa itu mu’min? Mu’min adalah yang dimana pun ia berada menyenangkan orang lain. Hak orang lain tidak ia rampas, dan ia selalu menebar manfaat,” terangnya.
Acara Doa dan Dzikir Kemerdekaan merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun oleh Kantor Kemenag Tangsel, dan selalu diikuti oleh ratusan jemaah. Di masa Pandemi itu, kegiatan Doa dan Dzikir Kemerdekaan dilaksanakan secara sederhana dan hanya diikuti oleh kalangan terbatas. (afm/fid)
Nasional7 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Sport7 hari agoPersija Jakarta Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta 1-1 di Gianyar
Sport7 hari agoPrediksi Persita Tangerang vs Bali United: Misi Bangkit Pendekar Cisadane, Serdadu Tridatu Tetap Percaya Diri
Pemerintahan6 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Nasional4 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis4 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD














