Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) fokus menambah kamar dan tenaga medis di Rumah Lawan Covid-19. Ini seiring Kota Tangsel kembali masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.
“Ya pada intinya kemarin kan ada tawaran dari BNPB pusat bagaimana untuk menggunakan memanfaatkan hotel. Tetapi diskusi dengan PHRI, RLC dan Dinkes, intinya RLC kita masih memadai, hotel juga masih ada aktivitasnya,” tutur Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany di Balaikota Tangsel, Selasa (13/10/2020) kemarin.
Untuk opsi lain, menurut Airin, PHRI akan siap bila dibutuhkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel untuk memilih beberapa hotel dijadikan karantina pasien Covid-19.
“Tapi pada intinya PHRI siap bila dibutuhkan, tapi RLC masih memadai. Maka kita dorong tetap di RLC, karena kita lagi fokus peningkatan jumlah kamar dan tenaga medis kita fokuskan ke RLC,” ungkapnya.
Pilihan hotel dijadikan karantina pasien Covid-19, menurut Walikota Tangsel dua periode ini akan masuk ‘plan B’ Pemkot Tangsel.
“Ya plan B, karena ada RLC kita manfaatkan RLC dulu,” tandas Airin. (nlr/plp)
Nasional6 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport7 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional7 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport7 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport5 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport7 hari agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis7 hari agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM













