TANGERANG – Pemkab Tangerang mulai melakukan vaksinasi kepada sejumlah pedagang pasar tradisional dan pegawai mal. Pemberian vaksinasi tersebut dipusatkan di Summarecon Mall Serpong, Selasa, (9/3/2021).
Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmiji menjelaskan, pedagang pasar perlu diprioritaskan lantaran tingkat interaksinya yang cukup tinggi.
“Interaksi di pasar sangatlah tinggi, maka Itu menjadi prioritas yang harus dilakukan vaksinasi,” ucap Hendra.
Kata Hendra, pihaknya menyiapkan 2.000 vaksin untuk pedagang dan pegawai mal. Dengan vaksinasi pedagang pasar dan pegawai mal ini diharapkan penularan kasus covid-19 berkurang.
“Sasaran vaksinasi hari ini ada empat pasar yaitu di Kelapa Dua untuk 280 orang, Pasar Salsa 280 orang, pegawai SMS 280 orang, dan 50 orang di Pasar Bojong Nangka,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa menambahkan kegiatan ini untuk penanggulangan pencegahan dan pengendalian penyakit Covid-19 di wilayah Kecamatan Kelapa dua khususnya untuk para pedagang.
“Pedagang di pasar termasuk pelayan publik yang mesti diprioritaskan dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Pasalnya, para pedagang selalu berinteraksi dengan banyak orang setiap harinya,” terangnya. (RIK/WT)
Tangerang7 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden











