Cek Fakta
Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu dapat Membunuh Virus Covid-19? Cek Faktanya Dulu!
![[SALAH] Racikan Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu dapat Membunuh Virus Covid-19](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2021/07/kelapa.jpg)
Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)
Faktanya, informasi tersebut adalah hoaks lama yang kembali beredar dan telah dikonfirmasi oleh para ahli.
Selengkapnya di bagian penjelasan.
=====
Kategori: Konten yang Menyesatkan
====
Sumber: WhatsApp
====
Narasi:
“Tolong Infokan kpd Saudara2, Sahabat kita yg terjangkit Covid.19 atau yg akan Rapid test dan Swab.
Ini obat Herbal yg Manjur sekaligus Anugerah dari Allah, yg mudah didapat dan tersedia di Lingkungan kita utk Membunuh VIRUS &
COVID. 19.
Bahan2nya Sbb :
🥥 Air KELAPA MUDA (1 buah)
🍈 Air JERUK NIPIS (1 buah)
🥄 GARAM 1/2
Sendok Teh
🥃 MADU 2 Sendok”
[…]
(Narasi dilanjutkan setelah bagian referensi)
====
Penjelasan:
Telah beredar pesan berantai melalui WhatsApp yang memaparkan informasi terkait campuran air kelapa, perasan jeruk nipis, garam, dan madu dapat dikonsumsi sebagai obat herbal pembunuh virus Covid-19. Setelah 1 jam mengkonsumsi campuran bahan-bahan tersebut, virus dalam tubuh akan hilang dan tes swab akan menunjukkan hasil negatif.
Berdasarkan hasil penelusuran, campuran air kelapa, garam, madu, dan perasan jeruk nipis tidak benar dapat membunuh virus Covid-19. Mengutip dari Kompas, Guru Besar pada Departemen Penyakit Dalam FKUI, Ari Fahrial Syam, mengonfirmasi bahwa klaim campuran bahan-bahan tersebut belum terbukti secara medis dapat membunuh virus Covid-19 dan bisa menimbulkan efek samping bagi orang-orang yang memiliki masalah lambung.
“Kalau orang ada masalah dengan maag, itu bisa jadi problem. Jeruk nipis asam sama garam asin, maag-nya bisa kambuh. Saya terus terang saja juga ada pasien-pasien dapat jeruk nipis, jadi maag-nya kambuh,” papar Ari.
Selain itu, mengutip dari Jawa Pos, Guru Besar Biologi Molekuler dari Universitas Airlangga (Unair), Chairul Anwar Nidom menegaskan, sampai saat ini belum ada obat yang efektif untuk virus Covid-19 sehingga informasi yang beredar melalui WhatsApp itu tidak benar.
“Sampai detik ini tidak ada obat atau vaksin yang betul-betul efektif, karena virusnya sangat cerdik. Karena kalau ada bahan yang membahayakan dirinya maka virus akan melakukan mutasi,” tegas Nidom.
Informasi yang sama terkait campuran air kelapa, perasan jeruk nipis, madu, dan garam sebelumnya pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax berjudul [SALAH] Campuran Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis dan Garam dapat Menyembuhkan Covid-19 dan
[SALAH] Konsumsi Campuran Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam dan Madu Dapat Menyembuhkan Covid-19.
Dari berbagai fakta di atas, pesan yang beredar melalui WhatsApp itu dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.
=====
Referensi:
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Sport1 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoLeague Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

































