Nasional
Satgas: Ketahanan Kesehatan Masyarakat Diperlukan Untuk Penanggulangan Pandemi COVID-19

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) diyakini para ahli, akan hidup berdampingan dengan masyarakat dalam waktu yang tidak dapat ditentukan kemudian. Karena itulah Indonesia perlu menyiapkan peta jalan (road map) jangka panjang kedepan agar masyarakat dapat hidup berdampingan dengan COVID-19.
“Hal baik yang dapat ditangkap, yaitu di masa yang akan datang, kekebalan masyarakat akan meningkat terhadap virus ini, seiring dengan akselerasi vaksinasi maupun infeksi alamiah. Sehingga angka perawatan dan kematian akan berkurang walaupun virus ada dan terus beredar,” Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Selasa (17/8/2021) yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia.
Karena itulah upaya penanggulangan harus terus menerus. Karena agen atau penyebab penyakit, masih tetap ada di lingkungan sekitarnya dan berpeluang muncul kembali apabila lengah. Untuk itu ada beberapa hal yang dapat dilakukan saat ini untuk membentuk ketahanan kesehatan masyarakat jangka panjang oleh Indonesia.
Upaya pertama , pengendalian kegiatan masyarakat dan modifikasi perilaku menjalankan protokol kesehatan. Upaya ini baiknya dimonitoring dan dievaluasi berkala demi penanganan yang antisipatif. Selama virus ini masih ada, maka proses mengetat-longgarkan kegiatan akan terus dilakukan demi mencapai masyarakat sehat dan produktif serta aman.
Kedua , mempercepat pembentukan kekebalan atau herd immunity secara gradual atau bertahap. Mulai dari pembentukan kekebalan secara regional termasuk secara bersamaan dengan daerah aglomerasi di wilayah sekitarnya sampai perlahan terbentuk menyeluruh secara nasional dengan prioritas populasi dan daerah yang berisiko.
“Jika kita telah mencapai kekebalan komunitas secara nasional, maka kita telah memberikan dan dapat dengan cukup besar dalam upaya intensifikasi vaksinasi secara global demi eliminasi COVID-19,” lanjutnya.
Ketiga , terus meningkatkan kapasitas dan infrastruktur kesehatan secara merata di seluruh pelosok daerah, melalui upaya testing, tracing dan treatment. Hal ini demi pelandaian kasus terus menerus yang merata. Modal, alat dan material kesehatan yang terus dikuatkan ini, juga dapat menjadi modal kuat ketahanan sistem kesehatan nasional secara berkelanjutan.
Keempat , mengawasi distribusi varian yang muncul, dan terus melakukan pengembangan dan pembaharuan teknologi untuk meminimalisir efek varian. Baik terhadap upaya pengobatan, diagnostik dan upaya pelayanan kesehatan lainnya.
Kelima , menyusun rencana ketahanan kesehatan masyarakat jangka panjang dengan pertimbangan multi disiplin sepeti interaksi antar manusia, hewan dan tumbuhan, sebagai investasi kesehatan jangka panjang. Hal ini akan sangat bermanfaat tidak hanya menangani COVID-19, namun juga mempersiapkan diri terhadap ancaman kedaruratan kesehatan di masa yang akan datang.
Karenanya, fakta bahwa kita harus hidup berdampingan dengan COVID-19 harus mampu menumbuhkan sikap optimisme terhadap kekuatan bangsa sendiri. Ingat, bahwa pandemi ini bukan yang pertama. Sejarah peradaban manusia mencatatkan bahwa manusia kuat dan mampu belajar dengan baik, hasilnya terdapat beberapa penyakit yang dapat dieradikasi atau hilang secara permanen seperti flu Spanyol, cacar dan flu babi.
“Saya pun berharap sikap optimisme ini dapat menggugah rasa nasionalisme dan patriotisme dari setiap orang. Untuk berperang melawan setiap serangan Covid-19 seusai kemampuan dan kapasitas masing-masing,” pungkasnya. (rls/kpcpen)
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Sport1 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoLeague Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final
Nasional5 hari agoGrand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik






























