Nasional
Wamenkes Dante Launching Smart RSCM

RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) membuat layanan telekonsultasi terpadu bernama SmartRSCM. Secara simbolis SmartRSCM diluncurkan oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Dante Saksono Harbuwono di gedung RSCM, Jakarta, Jumat (5/8).
Wamenkes Dante mengatakan sudah lebih dari 2 tahun Indonesia dilanda pandemi COVID-19. Pada saat awal-awal pandemi pelayanan pasien mengalami kesulitan karena banyak pasien yang takut datang ke rumah sakit. Akibatnya pasien tidak bisa berkonsultasi ke rumah sakit.
“RSCM mengambil peran dalam menggunakan revolusi telekonsultasi dengan membuat SmartRSCM. Saya ucapkan terima kasih,” ujar Wamenkes Dante.
Hal ini sejalan dengan transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin. Ada 6 pilar transformasi kesehatan yang dilakukan, yakni Transformasi Layanan Primer, Transformasi Layanan Rujukan, Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, dan Transformasi Teknologi Kesehatan.
SmartRSCM ini merupakan bagian dari pilar keenam terkait transformasi teknologi kesehatan.
SmartRSCM ini berupa aplikasi yang memudahkan pasien berkonsultasi dengan dokter secara virtual di manapun dan kapanpun. Telekonsultasi juga mencakup berbagai macam layanan lainnya seperti reservasi layanan, tebus obat, reservasi laboratorium, dan pembayaran.
Dengan menggunakan layanan telekonsultasi ini pasien dapat mengakses layanan kesehatan secara keseluruhan dengan mudah dimanapun kapanpun hanya dalam satu genggaman.
Aplikasi tersebut didesain untuk memudahkan pasien berkonsultasi dengan dokter handal masing-masing. Selain dapat berkonsultasi via video call keunggulan dari aplikasi SmartRSCM adalah seluruh konsultasi masuk ke rekam medik pasien, sehingga dapat terpantau oleh dokter dengan baik dan akuntabel sesuai standar internasional.
SmartRSCM merupakan layanan one stop service di mana semua layanan terintegrasi menjadi satu. Karenanya Smart RSCM ini terintegrasi dengan sektor lain di luar pemerintah seperti AdMedika, Kimia Farma, dan Prodia.
Admedika berkomitmen meningkatkan layanan bagi pasien untuk memanfaatkan layanan digital, utamanya dalam hal memberikan solusi telemedicine secara cashless.
Selanjutnya untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan obat, seluruh jaringan apotek Kimia Farma siap membantu layanan resep elektronik dari RSCM melalui aplikasi SmartRSCM. Sehingga membantu pasien untuk mendapatkan obat yang terjamin mutu dan kualitasnya dengan cepat dan tepat dari apotek terdekat dengan pasien.
Apabila dokter meresepkan obat, pasien dapat memesan obat melalui jasa antar yang bekerja sama dengan Kimia Farma. SmartRSCM ini memiliki fitur yang memudahkan pasien untuk dapat mengambil obat di manapun dan kapanpun, selanjutnya pesanan obat akan dihantar sampai depan rumah pasien.
Selain itu, kemitraan dengan Prodia dapat memberikan kemudahan bagi pasien untuk memperoleh layanan kesehatan yang komprehensif mulai dari telekonsultasi, permintaan uji lab rujukan, hingga perolehan hasil pemeriksaan.
Wamenkes Dante mengapresiasi RSCM dalam membangun ekosistem kesehatan yang terintegrasi ini.
“Saat ini rumah sakit vertikal tidak hanya menjalankan fungsinya sebagai rumah sakit pemerintah, tapi lebih bertransformasi untuk berkolaborasi dengan swasta seperti kolaborasi yang dilakukan RSCM dengan AdMedika, Prodia dan Kimia Farma,” ucap dr. Dante.
Event6 hari agoFestival Lebaran Betawi Tangsel ke-6 Digelar 23–24 Mei 2026 di Jurang Mangu Barat
Bisnis4 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Jabodetabek4 hari agoDelapan SD Terbaik DKI Jakarta dan Banten Berkompetisi di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Nasional6 hari agoRaker dengan DPR, Menteri Maman Abdurrahman Paparkan Evaluasi Anggaran dan Kinerja Kementerian UMKM Semester I 2026
Bisnis4 hari agoGoogle dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia
Bisnis5 hari agoJobstreet by SEEK Dukung SV UGM Career Days 2026
Nasional4 hari agoHari Kebangkitan Nasional 2026, Prof Asep Saepudin Jahar Tekankan Kebangkitan SDM, Inovasi, dan Kemandirian Menuju Indonesia Emas 2045
Nasional6 hari agoMenteri Maman Abdurrahman Soroti Biaya Layanan Marketplace yang Membebani UMKM























