Kabartangsel.com – Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Purnama Wijaya mengungkapkan salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi angka pengangguran yang dilakukan oleh pihaknya adalah dengan meningkatkan keterampilan dan keahlian tenaga kerja, salah satunya dengan pelatihan pelatihan konstruksi furniture.
“Dengan kegiatan itu diharapkan akan tercipta tenaga kerja baru yang punya keterampilan atau skill untuk meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat,” terang Purnama, di Serpong Utara, Jum’at (10/11/2017).
Dijelaskan Purnama, SDM berkualitas menjadi hal yang sangat diperlukan pada masa sekarang, mengingat persaingan antartenaga kerja secara global kian hari semakin ketat. Untuk itu keterampilan harus dimiliki oleh pemuda Tangsel.
“Kita ingin ciptakan wirausaha handal dibidang furniture, terlebih kebutuhan akan furniture cukup tinggi, karena setiap rumah, kantor membutuhkan furniture, sehingga pelatihan ini diharapkan bisa menciptakan wirausaha dibidang furniture,”ungkapnya.
Ditempat yang sama, Kabid Pelatihan dan Produktifitas Kerja pada Dinas Ketenagakerjaan Suyatman Ahmad, mengungkapkan, pelatihan ini berlangsung selama satu bulan kedepan.
“Pelatihan diikuti oleh sebanyak 20 peserta yang berasal dari tujuh kecamatan, dan mereka diajarkan furniture basic oleh Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Provinsi Banten,” jelasnya. (red/fid)
Bisnis6 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis6 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten6 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Nasional6 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis6 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis6 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis6 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional5 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji













