Citizen Journalism
Sebelum Terlambat, Pemkot Tangsel Harus Buat Moratorium Mall

Pernyataan Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Tangsel Oting Ruchiyat, bahwa Tangsel belum akan melakukan Moratorium Mall karena belum sepadat jakarta dan masih banyak daerah yang bisa dikembangkan seperti Setu, Pamulang dan Serpong Utara adalah suatu pendapat yang kurang bijak dan tidak berpikir dampak bagi problematika yang akan dihadapi masyarakat kota Tangsel ke depannya, karena dengan kondisi Mall yang saat ini ada dikota Tangsel sudah cukup dan tidak perlu ditambah lagi.
Dengan kondisi Mall yang ada saja Kota Tangsel sudah kewalahan dalam menghadapi permasalahan Macet dan Banjir akibat dampak dari pembangunan Mall tersebut, seperti macet dijalan raya serpong hampir sepanjang hari akibat dari berdirinya Mall dipinggir jalan seperti Terasa Kota Mall, ITC BSD, Plaza BSD, WTC Serpong, Plaza Serpong yang membentang dari jalan raya serpong hingga perbatasan kota Tangerang. Belum lagi bila musim hujan datang, maka banjir selalu menggenangi jalan tersebut. Itu baru diserpong, dipamulang dengan keberadaan Pamulang Squere saja permasalahan macet dan banjir juga terjadi seperti diserpong.
Pemkot Tangsel harusnya sudah dapat mencegah secara dini (Preventif) dengan melakukan Moratorium Mall dan lebih melakukan pembangunan Ekonomi Kerakyatan seperti melakukan pembenahan Pasar Tradisional menjadi Pasar Modern yang bersih yang membuat warga nyaman berbelanja tetapi dengan melibatkan Pedagang-pedagang tradisional untuk membangun ekonomi keluarga masyarakat kecil dikota Tangsel. Minimal dampaknya adalah selain menekan angka pengangguran tangsel juga akan mendapatkan nilai ekonomi dari retribusi pasar tersebut. Tetapi yang paling terpenting dari hal tersebut adalah Pemkot Tangsel menjadi pemimpin dalam pembangunan sosial budaya Masyarakat Kota Tangerang selatan.
Saya berharap kepada pemkot Tangsel agar segera mengikuti lankah Pemprop Jakarta untuk melakukan Moratorium Mall di Tangsel agar kedepan dampak dari problematika Masyarakat Jakarta yang kita lihat sekarang ini tidak terjadi dikota Tangsel. Saya juga berharap kedepan Pemkot Tangsel mampu membangun Pasar Tradisional Modern di setiap kelurahan yang ada dikota Tangsel karena akan berdampak positif bagi masyarakat Tangsel kedepannya baik itu dari nilai ekonomi, sosial-budaya yang ada dimasyarakat Tangsel. Kalau itu terjadi maka Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davni telah memenuhi salah satu janjinya pada saat berkampanye dulu yaitu “ PEMBANGUNAN EKONOMI KERAKYATAN YANG MELIBATKAN MASYARAKAT TANGSEL “ !!!
Mahasiswa Program Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi/Komunikasi Politik Universitas Mercubuana Jakarta
Banten1 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional4 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Sport4 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional4 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional4 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf





































