Bisnis
Srikandi ASDP Pilar Tangguh di Balik Layanan Prima Penyeberangan Nasional

Di balik kokohnya operasional penyeberangan nasional, hadir sosok-sosok perempuan tangguh yang memainkan peran strategis dalam menjaga roda bisnis PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tetap melaju. Para Srikandi BUMN ini tak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi sebagai penggerak utama dalam pengambilan keputusan, manajemen operasional, dan transformasi layanan perusahaan.
Saat ini, dari total 4.696 karyawan ASDP, sebanyak 420 di antaranya atau sekitar 8,9% merupakan perempuan. Namun menariknya, sebanyak 13,2% posisi strategis ditop managementjustru diisi oleh para Srikandi, menunjukkan bahwa kompetensi dan kapabilitas mereka mendapat pengakuan tinggi di lingkungan perusahaan.
Kontribusi perempuan di tubuh ASDP kian nyata dengan kehadiran mereka di level strategis BoD-1 dan BoD-2, yang mencakup posisi Senior General Manager General Manager, Vice President hingga Manager. Para Srikandi ini tidak hanya menunjukkan kepemimpinan yang tangguh dalam mengelola operasional pelabuhan, teknologi informasi, SDM, keuangan, hingga layanan pelanggan, tetapi juga berperan aktif dalam menyusun kebijakan strategis perusahaan. Keberadaan mereka mempertegas bahwa kepemimpinan perempuan mampu menghadirkan keseimbangan antara ketegasan dan empati, antara inovasi dan keberlanjutan dalam proses pengambilan keputusan.
“Kontribusi para Srikandi ASDP tidak bisa dianggap remeh. Mereka adalah garda depan yang membawa perspektif baru, inovasi, serta ketangguhan dalam dinamika industri penyeberangan,” ujar Shelvy Arifin, Corporate Secretary ASDP.
Shelvy menegaskan bahwa keberadaan perempuan di berbagai lini operasional, mulai dari manajemen pelabuhan hingga ruang rapat direksi, memperkuat fondasi perusahaan dalam menciptakan layanan yang inklusif, adaptif, dan unggul.
“ASDP percaya bahwa keberagaman gender bukan hanya soal keadilan, tetapi juga tentang strategi bisnis. Ketika perempuan diberi ruang untuk berkontribusi, hasilnya adalah kualitas kerja yang lebih kolaboratif, berorientasi solusi, dan humanis,” tambahnya.
Komitmen ASDP untuk menciptakan ekosistem kerja yang setara terus diwujudkan melalui berbagai program pengembangan SDM dan pembukaan akses kepemimpinan yang merata bagi seluruh talenta terbaik, tanpa memandang gender.
Tahun lalu, ASDP berhasil meraih pengakuan sebagai tempat kerja inklusif dengan memperoleh sertifikasi Great Place to Work dari Great Place to Work Institute pada 19 Juli 2024. Survei internal menunjukkan 92% karyawan ASDP merasa dihargai di lingkungan kerja. Penghargaan ini mencerminkan kesuksesan perusahaan dalam menciptakan suasana kerja yang Harmonis, Loyal, dan Kolaboratif.
“Kami ingin membangun ASDP sebagai perusahaan yang tidak hanya unggul dalam layanan, tetapi juga progresif dalam budaya kerja. Para Srikandi ini adalah inspirasi bagi kita semua—bahwa kesetaraan menciptakan kekuatan. Dengan sinergi semua insan ASDP, kami yakin dapat membawa layanan transportasi penyeberangan Indonesia menuju masa depan yang lebih berdaya saing,” ujar Shelvy menandaskan.
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta
Sport2 minggu agoPSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional5 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya


































