Sport
PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul

Persita Tangerang akan mengawali perjalanan di BRI Super League 2026/27 dengan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan pertama. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore.
Persita datang ke Yogyakarta dengan membawa optimisme tinggi untuk mengamankan poin maksimal pada pertandingan pembuka musim. Pendekar Cisadane telah menjalani persiapan selama sekitar tujuh pekan untuk memastikan kondisi tim berada dalam kesiapan terbaik.
Sejumlah pemain baru Persita juga berpeluang menjalani debut pada laga tersebut. Mereka di antaranya Luquinhas, Alexandre Ramalingom, Tyronne del Pino, Sutanto Tan, Wahyudi Hamisi, dan Dion Markx.
Persiapan Persita tidak hanya dilakukan melalui latihan rutin. Tim juga menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta serta melakoni sejumlah pertandingan uji coba menghadapi lawan-lawan yang kompetitif.
Rekor Positif Carlos Pena atas PSIM
Pertandingan melawan PSIM menjadi tantangan tersendiri bagi Persita, meski catatan pertemuan musim sebelumnya memberikan kepercayaan diri tambahan.
Pelatih Persita, Carlos Pena, memiliki rekor positif saat menghadapi PSIM pada musim lalu. Dalam dua pertemuan, Pendekar Cisadane berhasil meraih kemenangan.
Persita menang telak 4-0 ketika bermain di Indomilk Arena. Pada pertemuan kedua yang berlangsung di Bantul, Persita kembali mengamankan kemenangan dengan skor 1-0.
Namun, Carlos Pena tidak ingin terlalu bergantung pada hasil musim lalu. Menurutnya, pertandingan musim baru menghadirkan situasi yang berbeda, terlebih kedua tim telah melakukan persiapan dan perubahan komposisi pemain.
“Persiapan kami berjalan cukup panjang karena ini merupakan pertandingan pertama. Kami sudah memainkan banyak pertandingan uji coba melawan tim-tim yang kompetitif,” ujar Carlos.
Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa persiapan panjang Persita ditujukan agar tim mampu tampil konsisten sejak pertandingan pertama hingga kompetisi berakhir.
“Idenya adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin agar siap menghadapi pertandingan pertama sampai pertandingan terakhir. Pertandingan pertama dan pertandingan terakhir sama pentingnya. Tim saya harus siap untuk pertandingan besok,” katanya.
Pemain Baru Persita Berpeluang Debut
Carlos Pena juga memastikan sejumlah rekrutan baru Persita memiliki peluang untuk mendapatkan menit bermain pada pertandingan menghadapi PSIM.
“Kami memiliki beberapa pemain baru musim ini. Pastinya, sebagian dari mereka akan bermain besok,” ucapnya.
Salah satu pemain yang menjadi perhatian adalah Alexandre Ramalingom. Penyerang tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pilihan utama Persita di lini depan.
Meski demikian, Carlos masih memiliki sejumlah alternatif, termasuk Aleksa Andrejić dan Ahmad Nur Hardianto.
Menurut Carlos, Aleksa memiliki kemampuan untuk bermain sebagai penyerang seperti yang telah ditunjukkannya pada musim sebelumnya. Sementara Ahmad Nur Hardianto memiliki fleksibilitas karena dapat dimainkan di beberapa posisi, termasuk sebagai pemain sayap.
“Saya memiliki kepercayaan penuh kepada ketiganya. Mereka harus memberikan kontribusi dan mencetak gol untuk tim sepanjang musim. Kesempatan mereka semua akan datang,” jelas Carlos.
“Satu, dua, atau mungkin ketiganya bisa saja bermain sejak awal. Mereka harus tampil sebaik mungkin. Performa mereka sendiri yang akan menentukan siapa yang mendapatkan menit bermain lebih banyak,” lanjutnya.
PSIM Yogyakarta Siap Rayakan HUT ke-97
Di kubu tuan rumah, PSIM Yogyakarta juga memiliki motivasi khusus untuk pertandingan pembuka musim. Laga melawan Persita bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-97 klub.
PSIM akan berusaha menjadikan pertandingan kandang tersebut sebagai momentum untuk memulai musim dengan hasil positif.
Pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengaku antusias menyambut dimulainya kompetisi setelah tim menjalani masa pramusim yang cukup panjang.
“Pertama-tama, ini adalah awal dari musim baru. Saya sangat bersemangat setelah libur panjang dan masa pramusim cukup panjang,” ujarnya.
Menurut Van Gastel, masa pramusim dimanfaatkan untuk mematangkan skema permainan sekaligus memastikan kesiapan fisik seluruh pemain.
“Kami benar-benar ingin segera memulai kompetisi kembali, terlebih besok bertepatan hari ulang tahun PSIM. Ini akan menjadi hari spesial, dan saya sangat menantikannya,” tuturnya.
PSIM Benahi Ketajaman di Lini Depan
Van Gastel mengakui PSIM masih memiliki sejumlah aspek yang perlu diperbaiki setelah menjalani musim sebelumnya sebagai tim promosi.
Salah satu fokus utama adalah meningkatkan efektivitas serangan ketika menghadapi tim yang menerapkan pertahanan blok rendah atau low block.
“Kami jelas memiliki kendala dalam penyelesaian akhir di sepertiga akhir lapangan. Seperti pernah disampaikan Arne Slot saat melatih Liverpool musim lalu, sangat sulit membongkar pertahanan blok rendah. Jika Liverpool saja kesulitan menghadapinya, tim seperti PSIM menghadapi tantangan serupa,” tegasnya.
PSIM juga melakukan perubahan komposisi pemain untuk menghadapi kompetisi musim 2026/27. Beberapa pemain asing dari musim lalu masih dipertahankan, termasuk mantan pemain Persita, Ezequiel Vidal.
Selain Vidal, PSIM masih memiliki Ze Valente, Nermin Haljeta, dan Yusaku Yamadera.
PSIM juga mendatangkan lima pemain asing baru yang belum pernah bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.
Van Gastel menilai perubahan komposisi tersebut dapat memberikan warna berbeda bagi PSIM pada musim baru.
“Untuk musim ini, kami mendatangkan beberapa pemain berprofil berbeda demi mengatasi kendala musim lalu. Setiap musim komposisi skuad selalu berbeda, jadi hasil musim lalu tidak lagi relevan. Yang terpenting adalah kami mempersiapkan diri secara matang,” ucapnya.
PSIM Tak Ingin Terpengaruh Rekor Musim Lalu
PSIM memang memiliki catatan kurang baik ketika menghadapi Persita pada musim sebelumnya. Namun, Van Gastel menilai hasil tersebut tidak dapat dijadikan tolok ukur untuk pertandingan kali ini.
Pelatih asal Belanda itu mengaku telah kembali mempelajari pertandingan PSIM melawan Persita pada musim lalu. Ia juga memperhatikan gaya permainan Persita yang masih ditangani Carlos Pena.
“Saya sudah meninjau kembali laga-laga melawan mereka musim lalu. Mengingat Persita masih ditangani pelatih kepala sama, saya berasumsi dia mempersiapkan timnya lewat cara serupa, dan kami mempertimbangkan setiap detail agar meraih hasil positif besok,” pungkasnya.
Bek PSIM, Franco Ramos Mingo, turut menyampaikan kesiapan tim menghadapi laga perdana.
“Kami sangat antusias menyambut musim baru ini, khususnya karena laga bertepatan hari ulang tahun PSIM. Jadi, kami siap untuk pertandingan besok,” tandasnya.
Persita dan PSIM Sama-sama Mengoleksi 45 Poin
Pertandingan Persita vs PSIM juga menarik jika melihat hasil kompetisi musim 2025/26.
Persita mengakhiri musim lalu di posisi 10 besar dengan koleksi 45 poin. Sementara itu, PSIM berada satu tingkat di bawahnya, yakni peringkat ke-11, dengan jumlah poin yang sama, 45.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa duel di Stadion Sultan Agung berpotensi berlangsung ketat. Persita ingin membuka musim dengan kemenangan, sedangkan PSIM memiliki motivasi tambahan karena bermain di kandang sekaligus merayakan hari ulang tahun klub.
Pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persita pada Sabtu (5/9/2026) sore pun menjadi salah satu laga yang dinantikan pada pekan pertama BRI Super League 2026/27.
Banten1 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional5 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional5 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional5 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf





































